Polres Banjar Musnahkan Puluhan Knalpot Brong Hasil Operasi

JabarCeNNa.com, Banjar -- Kepolisian Resor Kota Banjar, Polda Jabar memusnahkan puluhan knalpot brong usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Mapolres Banjar, Jalan Siliwangi No.145, Karangpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (28 Mei 2019) petang.

Proses pemusnahan yang dilakukan dengan cara di lindas dengan menggunakan alat berat stoom Tandem Loler (Selaider) disaksikan oleh para unsur pimpinan daerah. 

Pimpinan yang hadir menyaksikan, diantaranya Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., Danyonif Raider 323/BP, Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S., Danlanud Wiriadinata, Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana, Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R. Kalyubi, Kepala Kejaksaan Negeri Banjar, Gunadi, SH., M.H., Kepala BPBD Kota Banjar, dan seluruh tamu undangan peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., mengatakan, dengan pemusnahan ini diharapkan bisa menimbulkan efek jera bagi para penggunanya dan tidak disalahgunakan lagi.

"Knalpot jenis ini tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan dan suaranya cukup keras, sehingga menganggu kenyaman lingkungan," kata Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Dadang Supriadi, SH., M.M., menjelaskan bahwa barang-barang bukti tersebut berasal dari hasil operasi yang dilakukan personel Satlantas Polres Banjar selama Bulan Ramadan 1440 Hijriah. Sebanyak 70 knalpot brong berhasil diamankan di Mapolres Banjar.

"Razia dilaksanakan secara rutin sejak awal bulan ramadan. Kami melaksanakan setiap pagi dan sore hari dan rata-rata pelanggar 90 persen remaja," ujar Kasatlantas Polres Banjar.

Dalam operasi tersebut, Dadang mengungkapkan, proses penyitaan barang bukti knalpot brong dengan dua cara. "Pertama mencopot langsung ditempat kemudian diminta mengganti dengan knalpot standar, dan dibawa langsung ke Mapolres kemudian menganti knalpotnya dengan yang standar di sini (Mapolres)," imbuhnya.

Kasatlantas menghimbau kepada masyarakat khususnya anak-anak muda Kota Banjar dan anak-anak sekolah untuk memakai knalpot sesuai dengan standar. "Karena selain nyaman, itu juga tidak akan mengganggu kenyamanan orang lain," tutur Dadang.

.Tm