Tim EPPD Jabar Kunjungi Pemda Kuningan

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Kunjungan tim Evaluasi Penyelenggara Pemerintahan Daerah (EPPD) Provinsi Jabar ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan diterima langsung oleh Bupati Kuningan.

Bertempat di Ruang Rapat Linggarjati, Bupati Kuningan H. Acep Purnama,SH, MH, Sekda DR H. Dian Rachmat Yanuar, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Dinas, Badan Dan Kantor Se-Kabupaten Kuningan, dan Para Kabag Lingkup Setda Kabupaten Kuningan ikut mendampingi tim EPPD Jabar, Senin (20/07/2020)

Kehadiran Tim EPPD ke Kab.Kuningan bertujuan yang pertama untuk Mengetahui keberhasilan dari daerah, Memberikan apresiasi bagi Pemda yang sudah menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2019, dan sebagai ucapan terima kasih kepada tim penyusun LPPD di Kab.Kuningan.

Ketua Tim EPPD Toto Suharto, menjelaskan Tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah agar terdapat kesamaan pemahaman bagi para evaluator terhadap EPPD 2020. Dengan sangat baiknya peringkat Kabupaten Kuningan di antara Kabupaten lainnya dalam tingkat kinerja pemerintahan, Kab. Kuningan berpotensi di usulkan untuk mendapatkan penghargaan Tanda Kehormatan Samiya Para Samya Purna Karya Nugraha.

Hal ini tentu sangat diharapkan oleh berbagai pihak, khususnya pemerintah Kabupaten Kuningan. Dan untuk kepala pemerintahan yang memiliki kinerja dengan nilai tertinggi akan berpotensi di usulkan untuk mendapatkan Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha. Selain itu ada 3 sasaran untuk informasi birokrasi, yaitu pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi, pemerintahan yang efektif dan efisien dan pelayanan publik yang berkualitas.

Maka dari itu pelaksanaannya harus menjadi komitmen bersama, sehinggal hal tersebut dapat terwujud dan dapat dipertahankan. Ada 8 bentuk reformasi birokrasi yang bisa digunakan, yakni manajemen perubahan, penataan dan penguatan organisasi, penataan perundang-undangan, penataan sumber daya manusia, penataan tata laksana, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kerja, penguatan kualitas pelayanan publik, Tutur Toto.

Sementara dikatakan Bupati Kuningan, walaupun ditengah Covid-19 kinerja pemerintahan Kab. Kuningan tetap produktif. Sehingga EPPD bisa diselenggarakan tepat waktu sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kata Acep

Dari 361 desa, 100 desa wajib dijadikan sebagai Desa Pinunjul yaitu Desa unggulan yang bisa dijadikan motivasi. Dari 100 desa yang ditargetkan, ada 165 desa siap jadi desa pinunjul. Di harapkan juga desa pinunjul ini dapat menjadi desa yang mandiri. Dari 100 desa pinunjul akan diseleksi menjadi 25 Desa Wisata, dengan memanfaatkan keadaan geografis, sumber daya alam serta sumber daya masyarakatnya, tuturnya

Ditambahkannya, Kabupaten Kuningan menyumbangkan ruang terbuka hijau untuk provinsi jawa barat yang cukup signifikan. Tidak hanya itu Kab. Kuningan juga mengambil program dari luar juga yakni memajukan desa yang ada di Kab. Kuningan. Sehingga Kab. Kuningan bisa menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya. 

Kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah berfokus pada kemajuan masyarakat dan perbaikan produksi pangan dan non pangan. Guna mempertahankan dan memajukan kinerja tersebut, Pemkab melakukan tahap rancangan, perencanaan, keputusan bersama dengan DPRD lalu dilanjutkan dengan realisasi dan di terakhir adalah evaluasi. Jelas, Bupati Kuningan.

.Iwan/hms

KUNINGAN - Kunjungan tim Evaluasi Penyelenggara Pemerintahan Daerah (EPPD) Provinsi Jabar ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan diterima langsung oleh Bupati Kuningan.