Musyawarah Besar IKPPM Darul Huda Dihadiri Wakil Wali Kota Banjar


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Wakil wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S. Pd., menjadi Narasumber dalam Acara Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPPM) Darul Huda Kota Banjar yang bertempat di Gedung Pusdai Kota Banjar, Jumat, 01 Juli 2022.

Wakil wali kota memaparkan tentang Peran dan Fungsi Santri dalam membangun Peradaban Ummat. Menurutnya, Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang masih mengusung gaya tradisional. Pondok pesantren memiliki empat pilar yang menyatu yaitu kiai, santri, kurikulum dan asrama. Keempat pilar itulah yang membentuk generasi yang beretika, mengingat pendidikan di pesantren identik dengan nilai-nilai keislaman yang kental, kekeluargaan, gotong-royong, kemandirian, mengedepankan etika dan menjunjung tinggi kebijaksanaan.

"Oleh sebab itu masyarakat meyakini pendidikan di pesantren memiliki peran penting dalam peradaban bangsa dalam mencerdaskan para santri, juga membangun karakter yang baik. Bahkan di masa lalu, pesantren mencetak para pejuang kemerdekaan Indonesia. Maka tidak heran, sampai saat ini pesantren masih menjadi salah satu lembaga pendidikan yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, santri diharapkan menjadi pelopor dalam pemberdayaan ummat untuk berprilaku dalam keseharian maupun perilaku keagamaanya. "Jelasnya.

Bagi masyarakat Indonesia, pesantren merupakan lembaga keagamaan yang mempunyai peran sangat menentukan bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan bermartabat. Melalui pesantrenlah masyarakat Indonesia mengenal peradaban unggul yang hasilnya masih bisa dinikmati oleh generasi sekarang. Pesantren dengan pendidikan akhlaknya dapat menjadi contoh bagaimana seharusnya bangsa Indonesia itu berperikehidupan.

"Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam tentu dapat dikaitkan dengan peran pesantren di dalam Islamisasi di Indonesia. Peran pesantren yang utama adalah untuk mendidik santri agar menjadi pemeluk Islam yang taat dan kemudian mampu menyebarkan ajaran Islam kepada khalayak yang lebih luas. Pesantren juga mengajarkan kehidupan berbangsa. Pesantren sesungguhnya tidak hanya mengajarkan agama saja, akan tetapi hakikatnya juga mengajarkan tentang kehidupan. Diajari para santri untuk cinta tanah air. Diajari para santri untuk mencintai bangsa dan negaranya. “Hubbul wathon minal iman”. "pungkasnya./Tema