Peringati Hari AIDS, Dinkes Melalui Puskesmas SeKota Banjar Adakan Pemeriksaan Tes HIV/AIDS


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia, yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

Untuk tingkat Kota Banjar peringatan Hari Aids Sedunia, Dinas Kesehatan Kota Banjar melalui Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kota Banjar mengadakan pemeriksaan Test HIV/AIDS.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr. Andi Bastian melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) dr.Ika Rika Rohantika mengatakan, jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Banjar sampai bulan November 2022, bertambah 44 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2021.

"Ada peningkatan kasus ODHA di tahun 2022 ini, dibanding tahun 2021 ada 37 kasus ODHA. Dan paling banyak temuan kasus ODHA tersebut, yaitu berasal dari komunitas laki-laki suka laki-laki (LSL)," ucapnya saat ditemui di tempat pelaksanaan pemeriksaan HIV/AIDS di Puskesmas Banjar 3, Kamis (01/12/2022).


Berdasarkan penambahan kasus tersebut, dr Ika menyampaikan jumlah akumulasi kasus orang dengan HIV/AIDS atau ODHA dari tahun 2005 sampai tahun 2022 ini menjadi 414 kasus.

"Dari jumlah temuan ODHA tersebut, untuk yang berobat di Banjar sebanyak 188 orang. Sedangkan sisanya ada yang berobat di tempat lain, " imbuhnya.

Di tahun 2022, bahkan ada dua orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dilaporkan meninggal dunia.

Pentingnya pemeriksaan HIV/AIDS menjadi salah satu cara untuk mengetahui sejak dini apakah seseorang terjangkit virus HIV atau tidak. Pemeriksaan tersebut penting terhadap orang-orang berisiko, seperti ibu hamil, komunitas LSL dan wanita pekerja seks (WPS) serta waria.

" Saat ini masih banyak stigma orang yang takut untuk memeriksakan diri terkait HIV/AIDS ini. Padahal dengan diperiksa ini, itu memungkinkan kita, kalau misalnya positif, akan secepatnya diobati. Sehingga tidak diketahui ketika sudah dalam keadaan parah. Ini bisa mempunyai kesempatan hidup lebih panjang lagi, " pungkasnya./Tema