JABARCENNA.COM | Portal Berita Jabar Katanya

JabarCeNNa.com, Kuningan --Bupati Kuningan H. Acep Purnama, memantau perkembangan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Baru Kuningan, Jumat (31/5/2019). Ia didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Agus Sadeli Drs. Agus Sadeli, M.Pd, Kepala Bidang Perdagangan Erwin Setiawan, SE dan Kepala Bidang Pasar Murdiana, SE, melakukan peninjauan di beberapa kios pasar tersebut.

“Terimaksih kepada petugas yang sudah berbakti kepada daerah, kedepan mudah-mudahan ada peningkatan kesejahteraan atas apa yang telah kita kerjakan, ” tutur Bupati Acep, saat memberikan arahan kepada petugas di UPTD Pasar Baru.

Bupati berpesan kepada petugas selain agar terus memantau persediaan bahan kebutuhan pokok dan perkembangan harga, juga petugas agar menjaga kekompakan, terutama memberikan keamanan dan kondusifitas di wilayah pasar. “Antisipasi kebakaran, antisipasi sabotase, penjagaan pada malam hari untuk ditingkatkan, arus lalu lintas harus diatur dengan baik,” imbuhnya.

Usai memberikan pengarahan Bupati Acep bergegas menuju kedalam pasar untuk langsung melakukan monitoring. Bupati mengunjungi pedagang yang menjual pakaian, penjual buah, sayur mayur dan daging.

“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui harga kebutuhan pokok jelang lebaran, ketersediaan stok hingga keamanan produk makan dan minuman yang dijual. Dan Alhamdulillah hasil dari monitoring ini harga-harga masih stabil” jelasnya

.Angga

JabarCeNNa.com, Kuningan -- Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memantau pegawai di lingkungan RSUD’45 Kuningan, Jumat (31/5/2019). Hal itu dilakukan dalam rangka menegakan disiplin pegawai di lingkungan instansi tersebut guna terciptanya budaya Gerakan Disiplin Daerah (GDD).


Ia memimpin apel pagi di halaman RSU 45 Kuningan untuk mengetahui kekuatan personel yang akan melakukan pelayanan kepada masyarakat. Memang, bagi Sekda Dian apel pagi penting untuk mengecek kekuatan personil dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Dian, pelaksanaan GDD ini sudah diatur dengan jelas atas dasar Undang-Undang mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah untuk meningkatkan kedisiplinan serta . dorongan kepada seluruh ASN. “Saya akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran mulai dari pucuk pimpinan sampai yang terendah,” kata Dian Rachmat Yanuar, yang saat itu didampingi Kepala Bagian Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Setda Kabupaten Kuningan, Drs. Agus Basuki, M.Si.

Gerakan Disiplin Daerah itu berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 061/Kpts.20-Org&Pa/2019 Tentang Pembentukan satuan Tugas (Satgas) Gerakan Disiplin Daerah (GDD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Dalam melaksanakan kedisiplinan itu memang tidak mudah, namun dengan proses melalui pendekatan dan pembinaan budaya disiplin, budaya bersih, budaya tertib dan budaya kerja, senantiasa dapat tercipta untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ketika kita mencintai pekerjaan pasti akan tumbuh kedisplinan. Ketika tumbuh kedisplinan kita sudah merasa terbiasa untuk selalu berbudaya disiplin. Apabila kita mencintai pekerjaan sebagai Aparatur Sipil Negara dimanapun kita ditempatkan pasti kita akan menyenangi,” paparnya.

“Dengan mencintai pekerjaan maka akan tumbuh disiplin serta bertanggung jawab. Itu terwujud salah satunya diawali dengan apel pagi, apalagi rumah sakit dan puskesmas memiliki peran penting untuk melayani masyarakat,” tandasnya. Usai dari RSU 45 dilanjutkan ke Puskesmas Sindangagung, Puskesmas Kramatmulya dan Pusksesmas Jalaksana. Di Puskesmas Jalaksana ia Sekda Dian didampingi pula Kepala Bagian Setda Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.

Berkaitan Libur Lebaran Idul Fitri 1440 H, ASN terhitung 30 Mei hingga 10 Juni berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 tahun 2019 Tentang Cuti Bersama Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019, bahwa tidak ada hari kejepit Nasional (Harpitnas).

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kamis 30 Mei libur nasional merayakan Kenaikan Isa Al Masih, dan untuk hari ini Jumat 31 Mei wajib masuk. Begitu juga Sabtu 1 Juni ASN masih harus mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, dan 10 Juni kembali lagi seperti biasa. Bagi yang melanggar tidak masuk kerja akan dilakukan tindakan.


.iwn

JabarCeNNa.com, Kuningan -- Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda megapresiasi khususnya kepada masyarakat umat Islam Kabupaten Kuningan yang telah menyemarakan bulan Suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid, mushola, sekolah, madrasah pesantren serta sarana umum lainnya.

"Alhamdulillah bulan Ramadhan ini cukup semarak dengan berbagai kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial seperti taraweh, tadarus dan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa," kata M, Ridho saat melaksanakan Silaturahmi dengan masyarakat Desa Cibingbin, seusai melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Desa/Kecamatan Cibingbin, Jumat, (31/5/2019).

Begitu pula kepada umat non muslim yang telah mampu menjaga kerukunan antar umat beragama yang cukup harmonis. Hal itu menggambarkan masyarakat Kabupaten Kuningan menjunjung tinggi toleransi yang terus harus dibangun serta dipelihara dalam rangka menuju masyarakat Kabupaten Kuningan yang MAJU (Ma'mur Agamis Sejahtera) Berbasis Desa Tahun 2023.

Menyinggung pelaksanaan pemilihan pemilu presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota legislatif dan pemilihan anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) di Kabupaten Kuningan berjalan lancar dan damai serta tingkat partisipasi masyarakat hak pilih yang cukup tinggi sekira 74 persen.

"Ini prestasi yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Mari bangun kebersamaan, karena perbedaan dalam pemilu telah selesai," imbuhnya.

.Angga

JabarCeNNa.com, Banjar -- Wakil Gubernur Jabar UU Ruzhanul Ulum didampingi Walikota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih M.Si dan Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) meninjau langsung ke beberapa Pos Pengamanan (Pospam) mudik Lebaran 2019 di Pos Mak Onah Purwaharja Kota Banjar, Jumat (31/5)


Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana SIK secara rinci menjelaskan melalui Peta Kamtibmas beberapa kerawanan serta kepadatan dan menjelaskan pula teknik rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan di sejumlah titik tersebut 

Kapolres Banjar AKBP Yulian menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan tim Penolong Terpadu yang terdiri dari Tim Mekanik, Tim Kesehatan dan BPBD untuk mengantisipasi kecelakaan dan gangguan lainnya

"Kami sudah siapkan Tim Penolong Terpadu untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ucap AKBP Yulian

Wakil Gubernur mengapresiasi Personil Kepolisan yang berjaga di Pospam. Ia berharap para anggota Pospam di setiap titik dapat bersemangat dalam menjalankan kewajibannya.

Tentunya ia juga berharap alternatif rekayasa lalu lintas tidak di terapkan artinya jalur mudik bagi perjalanan para pemudik tidak terjadi kendala kemacetan dan kepadatan semuanya lancar dan aman

"Mudah mudahan alternatif tersebut tidak dipergunakan karena semua lancar dan aman terutama kondusif keamanan bagi masyarakat yang akan mudik "ucapnya.


.Tm
Diberdayakan oleh Blogger.