Wisatawan J&J Terus Membludak dan Rela Menunggu Loket Dibuka


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,-
Pada musim libur Sekolah Natal dan menjelang tahun baru 2024 dimulai Minggu 24 Desember 2023 hingga Senin pengunjung wisata ke Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan, yang mana hampir seluruh obyek wisata dari mulai titik utara barat, tengah, hingga selatan barat, atau mulai dari Kecamatan Pasawahan, Cilimus, Cigandamekar, Jalaksana, Cigugur, hingga Kecamatan Darma seakan tak mampu membendung kehadiran pelancong yang jumlahnya lebih banyak dibanding liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Senin (25/12/2023).


Salah satu obyek wisata Edukasi dan Religi J&J, yang terletak tidak jauh dari gerbang jalan menuju tempat bersejarah Gedung Perundingan Linggarjati, di ruas Jalan Bojong – Linggarjati, Kecamatan Cilimus. Bahkan, sebelum jam operasional dibuka, terpantau para wisatawan lokal yang datang tak hanya dari wilayah Kuningan saja, tapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jabotabek, dan sebagian Jawa Tengah itu telah mengantri depan pintu loket.


Seperti halnya yang diungkapkan Boncu Sumardi, sebagai juru parkir J&J, bahwa sejak kurang lebih pukul 07.00 WIB beberapa kendaraan pengunjung telah tiba memadati area perkir J&J, dan rela menunggu loket dibuka. Semakin siang, bahkan hingga senja dia serta beberapa juru parkir lainya dibuat sibuk, akibat kendaraan, roda 2, 4, bahkan bus yang terus berdatangan silih berganti. Ungkap boncu


“Sejak hari Minggu kemarin, dari pagi pengunjung seperti tak henti berdatangan, terus membludak dari pagi sebelum loket dibuka, hingga menjelang senja. Malahan, meski pada Senin (25/12/2023) sempat turun hujan yang begitub lebat, tapi kondisi ini tak membuat surut kehadiran pengunjung,” ucap Boncu.


Hal Senada diucapkan Atena, salah satu staf dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kuningan, yang dalam dua hari masa liburan itu berkunjung ke J&J, dimana dia melihat sendiri, jika terdapat peningkatan cukup signifikan jumlah pengunjung dibanding tahun tahun sebelumnya.


“Ini menandakan obyek wisata J&J bukan cuma semakin dikenal namanya, namun juga fasilitas yang tersedia di tempat ini. Saya sendiri mengakui, lokasi wisata ini sangat representatif, dan tak hanya bersifat untuk hiburan semata, dengan ketersediaan berbagai kolam renang, tetapi juga terdapat banyak nilai edukasinya,” ucap staff dari dinas yang dipimpin Guruh Irawan Zulkarnen itu.


Hal yang sama di ungkapkan Aliman, salah seorang pengunjung yang merupakan perantauan Kuningan di daerah Bekasi. Aliman mengaku, setiap libur dan mudik selalu menyempatkan diri membawa istri beserta kedua anaknya berwisata ke J&J, karena ada kenyamanan dan nilai lebih yang tersaji dibalik murahnya harga tiket masuk (HTM).

“Suasana disini sangat nyaman, bersih, juga tersedia fasilitas yang membuat saya, istri dan anak anak saya mendapat banyak wawasan. Mulai dari wawasan tentang berbagai jenis hewan, tanaman atau agro wisata. Dan satu lagi, yang disebut wisata religi disini benar-benar terealisasi, yakni adanya lokasi untuk manasik dengan tersedianya miniatur Ka’bah, hijr Ibrahim, hijr Ismail, sampai pesawat terbang yang memperlengkap simulasi hingga seakan benar-benar tengah melakukan ibadah tersebut,” ucap Aliman./WN