Juni 2020 | JABARCENNA.COM

JABARCENNA.COM | SUKABUMI - Pemerintahan Desa Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi bersama Star Energy Geothermal Salak Pratama ltd, bangun tugu perbatasan Kalapanunggal - Cikidang.

Usai dibangunnya tugu tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri langsung meresmikan tugu yang menghubungkan dua desa tersebut.

"saya atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi pembangunan tugu batas antara Kalapanunggal dengan Cikidang yang telah direalisasikan atas kepedulian Pemdes sehingga batas wilayah bisa terlihat dengan jelas dan bangunannya cukup bagus" ucap Sekda usai pelaksanaan gunting pita. Senin (29/06)

Usai pelaksanaan peresmian tugu, Sekda bersama Kapolres Sukabumi AKBP. M. Lukman Syarif Melaunching Kampung Tangguh Tohaga Lodaya 2020 Untuk Menyambut Hut Bhayangkara Ke-74 serta Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-27, di Desa Gunungendut Kalapanunggal.

Sebelumnya Sekda meninjau kegiatan akseptor KB, stand ketahanan pangan, pertanian dan peternakan, penyemprotan desinfektan dan peninjauan hasil budidaya vanili.

Launching Kampung Tangguh Tohaga Lodaya 2020 ditandai dengan pemukulan kentongan, dan masyarakat yang turut menyaksikan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Persiapan pelaksanaan menuju AKB untuk pencegahan dan pengendalian covid-19 kini diperkuat Polri dengan konsep Kampung Tangguh 

"untuk mewujudkan kampung tangguh harus tangguh SDM, tangguh kesehatan, tangguh logistik, tangguh informasi, tangguh keamanan, tangguh psikologi dan tangguh budaya"jelas sekda

Lanjutnya, kampung tangguh harus di awali dari peran serta masyarakat, diharapkan peringatan hari keluarga nasional ini sebagai amanah agar ketangguhan keluarga lebih membumi secara bertahap" ujar sekda

Sementara dikatakan Kapolres Sukabumi M. Lukman Syarif Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat khususnya Desa Gunungendut memiliki ketahanan diberbagai bidang secara baik. Pungkasnya

Hadir pada acara tersebut Kepala DPPKB, Kepala DPMD, Camat Kalapanunggal beserta jajaran Muspika dan tamu undangan lainnya.  (Sri Nenkli/Erik S)



JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Pondok Pesantren Husnul Khotimah gelar Wisuda (Haflah) secara virtual.

Hal tersebut dilakukan karena melihat situasi Pandemi Covid-19 dan guna menghindari kerumunan massa.

Wisuda virtual yang dilaksanakan pada  Minggu (28/06/2020). Disiarkan melalui Channel Youtube HKTV Husnul Khotimah, Facebook dan Instagram Husnul Khotimah, dengan di ikuti peserta yang berjumlah 553 santri melalui aplikasi Zoom.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., M.H. dan Orasi Ilmiah dari seorang Dai dan Ahli Tafsir Al Qur’an yang juga aktif sebagai Juri di Acara Hafidz Indonesia, Dr. Amir Faishol Fath MA.

Sementara itu, KH. Mulyadin, LC menyampaikan, ditengah pandemi saat ini, Ia bersyukur, jumlah santri yang mampu menyelesaikan Hafalan 30 Juz meningkat dari tahun sebelumnya. “Kalau tahun kemarin berjumlah 71 Santri, tahun ini meningkat menjadi 96 santri,” sebut Mulyadin.

Tasyakur Binikmah apa yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Husnul Khotimah telah memberikan kontribusi sejalan dengan Visi Kabupaten yaitu terwujudnya Kabupaten Kuningan yang Agamis. Dengan Visi Kuningan MAJU ( Makmur, Agamis dan Pinunjul).

“Saya merasa terharu dan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan siswa-siswi santri ini dengan kemampuan menghafal Al-Quran. Wisuda ini sebagai bentuk penghormatan atas capaian yang anak-anak lakukan,” ungkap Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH,.

Senada dengan Ustadz Mulyadin, KH. Mu’tamad, Lc Al Hafidz mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan buat para santri atas capaian tahun ini.

“Alhamdulillah atas izin dan karunia Allah SWT, tahun ini adalah tahun terbaik HK dalam bidang Hapalan Al Quran, sebanyak 96 santri bisa menyelesaikan tasmi´ 30 juz, dan yang luar biasa diantaranya ada 6 santri yang mampu mentasmi´kan hapalannya 30 juz sekali duduk dalam waktu sekitar 11 jam” ungkapnya.

Enam santri tersebut adalah Muhamad Fathi Mubarok (Kuningan ), Taqiyyudin Akrom (Palembang), Muhammad Ammar Al Amudi (Lampung ), Mushtofa Zuhad (Bontang), Fuad Azzam Jundana Harahap (Bandung) dan Muhammad Alif Raihan (Jombang). Ustadz Syafii, Lc Kanit TTQ Husnul Khotimah menambahkan, dari 6 orang santri tersebut, ada satu orang yang dapat hapal 30 juz dengan nomor ayat, letaknya, dan halamannya. Namanya M. Fathi Mubarok.

“Jadi Fathi terinspirasi Ustadz Adi Hidayat ketika ceramah dengan fasih bisa hafal letak dan nomor ayat Al Qur’an sehingga sejak itu Fathi bertekad untuk bisa menghafal surat dan nomor ayat,” terang Syafii. Semuanya berdoa semoga dengan diwisudanya 96 santri akan membawa keberkahan di pondok pesantren, juga di Kuningan dan Indonesia.

Diharapkan pula, para hafidz ini kelak akan memberikan mahkota cahaya kepada orang tua dan keluarganya sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muadz Al-Juhani, RA. “Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat,” bunyi hadits yang diucapkan Mu’tamad.

.Iwan

JABARCENNA.COM | BANJAR - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Banjar, Nana Suryana yang juga sebagai Wakil Walikota Banjar melakukan silaturahmi ke mapolres Banjar sekaligus melayangkan surat pengaduan terhadap pembakaran bendera PDIP di wilayah Jakarta.

Nana Suryana menegaskan, meskipun pelaku pembakaran bendera bukan di daerah kota Banjar namun pelaku harus di usut secara tuntas. Sabtu (27/6/2020)

"Saya ingin pelaku pembakaran bendera di usut, karena itu sudah menghina marwah partai kita". Ungkap Nana

Kejadian pembakaran tersebut terjadi saat aksi masa menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan gedung DPR RI Jakarta.

"Saya ingin tau apa sih sebenarnya tujuan pembakaran bendera, bukankah yang mengusulkan RUU HIP itu ada 8 fraksi partai yang mengajukan bukan hanya dari PDIP saja". Tandasnya

Menurut Nana partai PDIP itu partai yang beradab serta terbentuk dengan penuh perjuangan juga partai yang legal.

"Kami akan tetap menjaga NKRI, kami tetap menjaga Pancasila sebagai dasar negara". Ungkapnya dengan tegas

Ia menambahkan bahwa secara politis bahwa RUU itu urusan DPR RI di pusat dan itu pun dari beberapa fraksi yang mengusulkan.

"Cuma di ujung tiba-tiba beberapa fraksi ada yang balik kanan, kami disini PDI Perjuangan yang di bawah hanya kena imbasnya". Katanya

Menanggapi dengan adanya demo atau unjuk rasa di Kota Banjar menurutnya itu tidak masalah karena itu haknya.

"Selama kami tidak diganggu, kami juga tidak akan pernah mengganggu, karena kami ingin menjaga Kota Banjar tetap kondusif". Tutur Nana


.Tema

JABARCENNA.COM | BANJAR - Sehubungan dengan munculnya Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang didalamnya terdapat upaya penyerapan PANCASILA menjadi TRISILA kemudian menjadi EKASILA dan mengganti Sila ke-1. Kini DPR RI mendapat desakan dari masyarakat. 

Bertempat di Alun-alun Kota Banjar tepatnya di depan Masjid Agung Kota Banjar, Masyarakat yang tergabung dalam Forum Umat Islam Kota Banjar menggelar kegiatan deklarasi, Sabtu (27/6-2020).

Kegiatan tersebut mendesak DPR RI dan Pemerintah pusat agar menghentikan pembahasan mengenai RUU HIP yang akan memicu kebangkitan paham komunis di Indonesia.

Dalam orasi nya KH. Muhtar Ghazali selaku ketua Forum Masyarakat Islam Kota Banjar menyampaikan dengan tegas menolak pembahasan RUU HIP.

"Kami masyarakat yang tergabung dalam forum umat Islam kota Banjar menolak keras pembahasan mengenai RUU HIP, karena bisa menimbulkan paham komunis di Indonesia". Kata Muhtar Ghazali saat orasi

Sedangkan menurut sekertaris Anton Nurman, upaya mengubah Pancasila menjadi EKASILA dan menjadi TRISILA adalah makar.

"Karena upaya mengubah Pancasila sebagai lambang negara itu termasuk makar". Ujar Anton

Menurutnya hasil dari deklarasi ini akan berlanjut, dengan memasang banner agar masyarakat tau bahwa paham komunis itu sangat di larang dan di kecam di Indonesia.

"Selanjutnya setelah deklarasi ini, akan berlanjut dijadikan banner dan di pasang di seluruh kota Banjar, supaya masyarakat Banjar peduli, karena anak-anak yang tidak mengerti bisa terbawa paham itu". Tambahnya

Karena bahayanya paham komunis akan menghalal kan segala cara, untuk bisa merebut kekuasan, maka dari itu dengan adanya upaya penyerapan PANCASILA menjadi TRISILA kemudian menjadi EKASILA di khawatirkan nantinya muncul revolusi budaya.


.Tema

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan utama bagi sebuah negara yang di bayar oleh masyarakat dan sebagai iuran yang dapat dipaksakan oleh pemerintah berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan perpajakan.

Salah satunya di dapat dari pajak reklame, dimana sumber pajak ini mempunyai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuningan dalam mengejar target pendapatan dari sektor pajak reklame di tahun 2020 terus optimis.

Meski situasi sekarang ini lagi dalam kondisi covid19, namun tidak menyurutkan para petugas pajak Badan Pendapatan Daerah untuk bisa mengejar target.

Pasalnya di tahun 2019 saja pencapaian target dari pajak reklame yang mencapai Rp3.1 milyar tersebut itu sudah tercapai. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pendapatan I Bappenda Kuningan, Curahman saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (25/6)

Lanjutnya, di tahun 2020, sampai dengan bulan sekarang (Juni) pencapaian target pajak reklame sudah mencapai 41 persen, dari target yang telah di tetapkan khusus untuk pajak iklan reklame papan /Billboard/Videotron.

Curahman mengaku, "target pendapatan daerah (PAD) dari pajak reklame optimis tercapai 2020,” ujarnya

Di tambahkannya, untuk memaksimalkan pendapatan dari pajak reklame. Pihaknya mempunyai tim yang terus terjun kelapangan untuk memantau mana saja yang sudah kadaluarsa atau waktunya untuk bayar sehingga dalam pemasangan iklan di papan reklame, billboard ataupun videotron, pihaknya bisa melakukan penagihan dengan dikirimkan surat secara langsung.



.Suradi/iwn

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Kegiatan penertiban spanduk dan reklame yang tidak berizin atau kadaluarsa adalah kegiatan rutin yang selalu dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan dalam setiap tahunnya. 

Sesuai data yang diperoleh dari pihak Satpol PP Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu tahun kemarin (2019), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, mencatat ribuan Spanduk dan Banner tidak berijin atau kadaluarsa yang telah ditertibkan oleh pihaknya. 

Dikatakan Plt Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Jujun H, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (25/6/2020), pihaknya mengatakan, Sesuai data yang tercatat, untuk kegiatan penertiban spanduk/banner yang tidak berijin dan kadaluarsa di tahun kemarin tercatat ribuan, kata Jujun 

Untuk rincian data pelaksanaan penertiban spanduk/banner di tahun 2019, sampai dengan semester I kita telah melaksanakan kegiatan penertiban spanduk/banner sebanyak 11 kali kegiatan dan hasilnya, ada 1.498 spanduk dan banner yang diamankan. Dan jumlah secara klasifikasinya yaitu Spanduk berjumlah 133, Banner ada 577, Baligho 13, CPWP (Calon Presiden dan Wakil Presiden) ada 92, DPD ada 26 dan Parpol berjumlah 657, ucap Jujun 

Tidak hanya sampai disitu, kata Jujun. pelaksanaan penertiban berlanjut sampai dengan akhir tahun 2019 dan kita mencatat di akhir tahun ada sebanyak 1.603 spanduk, banner dan baligo yang kita tertibkan adapun jumlah rinciannya yaitu Spanduk 173, Banner 629, Baligo 26, CPWP 92, DPD 26 dan Parpol 657. Kegiatannya sendiri kita laksanakan selama 14 kali dan hasilnya mencapai ribuan. Terangnya 

Sementara ditambahkan Agung, selaku Kasi Kerjasama Pol PP Kuningan menambahkan, Terkait spanduk/banner dan yang lainnya seperti reklame yang sipatnya komersil kita juga akan tertibkan dikala masa kadaluarsanya sudah habis namun ada tahapan yang mungkin dilakukan pihak kita karena bila melihat SPM trantibum yang ada sekarang itu lebih rinci tahapannya dan ada aturan yang baru yang mungkin sampai saat ini masih dalam pertimbangan. Pungkasnya


.Iwan

Kabid Perikanan Denny Rianto, foto:Ist 
JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Dalam meciptakan pergerakan ekonomi daerah, Dinas Perikanan dan Peternakan fokus mengembangkan kawasan-kawasan ekonomi berbasis perikanan budidaya di daerah-daerah potensial. 

Namun di masa pandemi Covid-19 seperti ini nyatanya program yang telah direncanakan oleh pihak Dinas Perikanan dan Pertanian Kuningan sedikit terhambat pasalnya anggaran yang sudah direncanakan untuk kegiatan dalam menunjang bidang perikanan khususnya, harus terpending dikarenakan anggaran tersebut diserap atau dialihkan kepada penanggulangan penanganan Covid-19. 

Dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kuningan H Dodi Nurochmatudin melalui Kabid Perikanan Denny Rianto saat ditemui Jabarcenna.com, Kamis, (25/6/2020) diruang kerjanya mengatakan, untuk tahun ini kita dalam melaksanakan program yang sudah direncanakan nampaknya tidak bisa terealisasikan sementara waktu. hal tersebut karena anggaran yang ada itu dipergunakan dulu untuk penanganan covid-19, ucap Denny 

"Namun ditahun ini kita hanya melaksanakan program aspirasi saja" kata Denny 

Program aspirasi tersebut seperti halnya Pengadaan Benih dan Pakan, Pengadaan Sarana-Prasarana Budidaya Ikan dan Pengembangan Budidaya Ikan Berbasis Potensi Lokal tersebut dilaksanakan sebagai program dari aspirasi. Itupun dalam pelaksanaannya dilakukan oleh pihak ketiga, dan titik sasaran penerimanya adalah para kelompok ternak ikan yang ada di Desa Sindangagung dan Kaduagung, Sindangsari, Kutaraja, Mandala Jaya serta Desa Cipancur. ujarnya 

Sejauh ini Dinas Perikanan dan Peternakan khususnya bidang perikanan masih tetap konsen dalam meningkatkan
program prioritas perikanan budidaya sehingga mendukung secara langsung pembangunan perikanan dan menciptakan pergerakan ekonomi khususnya pembudidaya ikan yang ada di Kabupaten Kuningan dalam massa pandemi seperti ini. Kenapa ini ini dilakukan? tanya Denny, karena sektor penunjang pertumbuhan ekonomi sebenarnya sektor bidang perikanan menjadi salah satu penunjang sektor pertumbuhan ekonomi yang ada. Tuturnya 

Lanjut Denny, Ke-3 program Aspirasi dari Dewan tersebut dalam pelaksanaan bantuannya saya mengharapkan semoga bisa berjalan dengan baik dan bisa dimanfaatkan oleh penerima bantuan sehingga pembudidaya ikan bisa sejahtera. Dan untuk pelaksana program atau proyek yang di kerjakan oleh pihak ketiga ini diharapkan dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan RAB dan Spek teknis yang diminta oleh dinas agar nanti dalam pemanfaatnya bisa sesuai yang diharapkan. Pungkasnya 

.Iwan/Suradi

JABARCENNA.COM | BANJAR - Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, menghadiri kegiatan Anniversary 16th PDAM Tirta Anom Kota Banjar dengan didampingi Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny S.I.K., M.H., serta dinas terkait. Rabu (24/6-2020).

Dengan moto PDAM "TOP" (Tunjukan Optimalisasi Pelayanan) berharap pelayanan terhadap masyarakat lebih baik untuk kedepannya.

Dalam sambutannya direktur PDAM Tirta Anom E Fitrah Nurkamilah, ST, berharap pelayanannya bisa lebih baik dari sebelumnya.

"Saya harap Kita bisa lebih baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat karena air juga merupakan kebutuhan pokok". Ujarnya

Mengenai air yang sering kotor atau keruh, Direktur PDAM kota Banjar menjelaskan bahwa itu disebabkan oleh debit air yang naik karena intensitas hujan deras dari hulu menuju hilir. ucapnya

"Atas ketidak nyamanaan tersebut, kami meminta maaf". jelasnya

PDAM juga akan meluncurkan pembuatan air kemasan yang mungkin nantinya bisa bersaing dengan air kemasan lain, tercatat sebanyak 10.215 pelanggan PDAM hingga saat ini.

Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih menyampaikan selamat kepada PDAM Tirta Anom atas keberhasilannya selama 16 tahun ini, melayani kebutuhan air untuk masyarakat kota Banjar.

"Pertama saya dari saya pribadi mengucapkan selamat untuk PDAM Tirta Anom atas pengabdiannya selama ini". Kata Ade Uu Sukaesih

Pemkot Banjar juga akan mendukung dan melakukan revitalisasi sepanjang 17 km pipa yang sudah usang hingga 40 tahun.

"Kita akan lakukan revitalisasi sepanjang 17 km, guna mengganti pipa yang sudah usang dan sering mengalami kebocoran hingga menghambat air untuk sampai ke rumah-rumah pelanggan". Ungkapnya

Dengan kegiatan tersebut, direktur PDAM juga berharap bahwa air itu bukan hanya tanggung jawab pihak PDAM saja, termasuk pemkot Banjar juga ikut andil.


.Tema

JABARCENNA.COM | SUKABUMI - Sekertaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri monitoting Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Desa Benda Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/6/2020).

Pelaksanaan Bantuan Sosial Tunai dari Pemkab Sukabumi yang disalurkan di Desa Benda Kec. Cicurug tersebut mencapai total 5000 keluarga penerima manfaat. 

Dalam penyaluran BST tersebut dilakukan selama 3 hari, terhitung sampai dengan hari ini, Rabu (24/6) telah tersalurkan sebanyak 1.500 penerima manfaat.

Dikatakan Sekertaris Daerah, H. Iyos Somantri, "Hari ini saya bersama tim melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran BST Kabupaten yang tersebar di seluruh Desa dan Kecamatan yang ada di Kab. Sukabumi" ucapnya

Dan kami sampaikan kepada para penerima tentunya bahwa ini adalah bantuan dari Pemerintah Daerah, diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. harap Iyos

Sekda pun juga pastikan proses penyaluran bantuan ini tetap menjalankan protokol kesehatan yakni dengan pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan dan menjaga jarak dan menggunakan masker.


.Sri Nenkli/Erik S

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Kapolres Kuningan berikan predikat Kampung Tangguh Lodaya kepada dua Desa yang ada di Kabupaten Kuningan.

Pemberian penyematan predikat Kampung Tangguh Lodaya 2020 tersebut didasari atas upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemic covid 19.

Kedua Desa yang mendapatkan predikat tersebut diantaranya Desa Cikaso dan Desa Linggasana.

Ketangguhan masyarakat Desa Cikaso dan Desa Linggasana, Kabupaten Kuningan dalam menangani penyebaran Covid-19 patut diacungi jempol. Pasalnya peranaperan masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 membuat desa tersebut tak ada lagi yang positif Covid-19.

Kapolres Kapolres Kuningan AKBP Lukman DS beserta Bupati Kuningan H. Acep Purnama.,SH.,MH dan Dandim 0615/Kuningan Czi Karter Joyi Lumi, menghadiri acara penyematan predikat kampung tangguh lodaya 2020, Selasa (23/6/2020)

AKBP Lukman DS selaku Kapolres Kuningan mengatakan, Program Kampung tangguh Lodaya (KTL) adalah program Kapolri dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemic covid 19 kita juga terus mengedukasi kepada masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan dalam rangka cegah tangkal penyebaran virus corona/covid-19 " Tutur Kapolres.

Sementara dikatakan Bupati Kuningan Acep Purnama menjelaskan, pencanangan wilayah perdesaan yang siap dan tangguh dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 harus Memiliki 4 aspek faktor ketangguhan dalam pencegahan serta penanggulangan Covid-19. 

Diantaranya adalah ketangguhan informasi, ketangguhan keamanan, ketangguhan kesehatan dan ketangguhan sosial ekonomi (pangan), jelas Bupati Kuningan

Namun berkat ketangguhan bersama di 2 desa tersebut, kini sudah tidak ada lagi kasus positif Covid-19. 

Acep meminta kepada warga harus optimis karena sudah tidak ada diskriminasi diantara sesama warga, begitu juga kepada tetangga desa yang lain.



.Iwan/Suradi

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Pembangunan Masjid Miftahus Sa'dah Desa Kalimanggis Wetan Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan, Selasa (23/6/2020) ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama.,SH.,MH didampingi Camat Kalimanggis, Kepala Desa, Para Alim Ulama dan tokoh masyarakat.

Bupati Kuningan dalam sambutannya menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan menyambut baik serta turut mendukung pembangunan masjid tersebut. 

Bupati berpesan kepada semua agar setelah selesainya pembangunan ini agar dapat dipelihara dan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, sebagai moment untuk meningkatkan Ukhuwah Islamiah. Sehingga memberikan banyak manfaat bagi kita semua sebagai umat muslim dalam mempererat tali silaturahmi maupun meningkatkan kualitas diri untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Saya berharap setelah selesai pembangun Masjid ini dapat diisi atau di makmurkan oleh masyarakat yang ada di Desa Kalimanggis Wetan Ini" Tutur Bupati.

Di sela-sela sambutannya Bupati mengingatkan warga Desa Kalimanggis Wetan akan pentingnya melakukan protkol kesehatan di awali dari memakai masker. Bupati prihatin sekali setelah melihat para pekerja tidak menggunakan masker di lokasi pembangunan masjid. Di lokasi juga Bupati Kuningan membagikan masker kepada para warga yang saat itu tidak menggunakan masker.

"Masker sangat penting bukan hanya agar terhindar dari virus korona saja tapi untuk menjaga para pekerja dari debu, dari kotoran udara yang masuk ke pernafasan dan kemudian membuat sakit" Ucap Bupati.


.Iwan

JABARCENNA.COMS | BANDUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung gelar apel penerapan sosial bersekala besar (PSBB) dengan membubarkan setiap kerumunan warga di jam malam yang berkumpul diatas 5 orang atau lebih.

Alun alun kota bandung yang menjadi tempat tujuan wisata lokal maupun luar daerah salah satu tempat bagi warga yang hendak wisata atau sekedar rilex, dengan menikmati suasana malam dan keindahan masjid agung kota bandung yang terletak di Jln, Dalem kaum no 14, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota bandung.

Dari banyak nya kerumunan warga di tengah pandemi covid-19 dan masa PSBB yg berlaku di kota bandung dari tgl s/d tgl 27 juni 2020. Satuan polisi pamong praja unit 11 kota bandung menutup alun alun dan membubarkan warga yang berkumpul lebih darti 5 orang di alun-alun Kota Bandung / masjid raya kota bandung.

Jejen nurjani kanit 11 polisi pamong praja kota bandung saat menggelar apel malam dengan Personil anggota nya, menutup kawasan alun alun dan membubarkan para pengunjung.

"Ini kegiatan jadwal unit 11, jadwal ploting kawasan taman alun-alun, karna sekarang situasi psbb masih berlangsung, jadi alun-alun masih berlaku psbb, khusus nya di sekitar taman alun-alun belum bisa di perbolehkan untuk pengunjung, adapun yang ada di sekitar taman alun-alun tetap mengikuti aturan PSBB, pengunjung harus pake masker, dan jaga jarak, selain alun alun sasaran kita di mall-mall, dan tempat keramaian lainnya, Untuk sanksi Alhamdulillah, di kota bandung ini masih mengikuti aturan, apa yang sudah di anjurkan pemerintah, pake masker, cuci tangan yang di siapkan", kata jejen.

Dirinya juga berharap agar masa pandemi ini segera selesai dan kota bandung tetap aman dan kondusif.

"harapan saya mudah2an untuk covid segera berakhir, kota bandung tetap aman dan kondusif". Tutup nya.

Wati warga lembang yang kebetulan lewat alun alun hingga mampir ke kawasan alun alun menanggapi dengan berkunjung nya ke alun alun masjid raya bandung merasa nyaman namun karna dalam masa pandemi dan di tutup nya oleh petugas, dirinya tidak dapat menikmati sepenuhnya keindahan alun alun kota bandung.

"ini saya ga sengaja sambil lewat, jadi sekalian mampir, sebenarnyamah jangan dulu kesini, karna ini anak ngamuk ngamuk pengen kesini, ini sih bagus untuk wisata tapi semenjak ada ini pandemi, jadi di tutup, mudah-mudahan cepat berlalu biar kita bisa bebas bergerak" pungkas wati.


.Dasep Suparman/Erik.S

JABARCENNA.COM | BANJAR - Bertempat di Lapangan tenis Pendopo Kota Banjar, Tim gugus tugas melakukan tes Swab terhadap tokoh Agama, tenaga Kesehatan, dan yang sudah mendaftar di aplikasi pikobar. Selasa (23/6/2020)

Menurut Dr. Agus Budiana selaku kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan kota Banjar, sebanyak 100 alat tes di disiapkan, namun ada penambahan 6 orang sehingga total keseluruhan 106 orang yang mengikuti swab pada Hari selasa (23/6) tersebut.

"Kita alokasikan 100 alat swab, namun ada penambahan 6 orang, tapi itu tidak menjadi masalah, asalkan tidak lebih dari 110". Ucapnya

Ia menuturkan bahwa hasil pengambilan sample Swab akan di kirim ke Labkesda Provinsi di Bandung, dan akan keluar hasilnya satu minggu kemudian.

"Labkesda Provinsi Hanya menerima 110 sample Swab per daerah, dan hasilnya akan keluar minimal satu Minggu kemudian, dan jika ada yang terkonfirmasi positif kemungkinan akan memberi informasi secepatnya agar dilakukan tracking". Katanya

Linda salah satu orang yang mengikuti tes Swab menuturkan, saat pengambilan sample merasa tegang.

"Tegang juga waktu pengambilan sample dan mungkin yang lebih menegangkan menunggu hasilnya, mudah-mudahan semuanya negatif". Ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga wali Kota Banjar HJ. Ade Uu Sukaesih didampingi oleh Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny S.I.K., M.H.

"Mudah-mudahan dengan adanya swab ini bisa membantu mendeteksi apakah masih ada yang terpapar atau tidak, Hari ini yang melakukan swab ada tokoh Agama serta tenaga kesehatan". Kata Walikota Banjar.

Dalam 10 hari kedepan, Pemkot Banjar akan terus menyisir dan melakukan tes terhadap orang yang mempunyai resiko tinggi terutama dalam kerumunan masyarakat. jelasnya

.Tema

JABARCENNA.COM | SUKABUMI - Satuan Karya Pramuka (SAKA) Wira Kartika Kodim 0607/Kota Sukabumi menggelar bakti pramuka dengan memberikan Bansos kepada warga yang terdampak Covid-19.

Sebanyak 100 paket sembako di bagikan kepada warga kampung Buni Sari Desa Langensari Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi.

Pasiter Kodim 0607/ Kota Sukabumi, Kapten Inf Ahmad Samas selaku pembina harian Saka Wira Kartika mengatakan, Kegiatan ini dalam rangka pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika wilayah Kodim 0607/Kota Sukabumi Triwulan ll Ta. 2020 dengan mengangkat tema "Membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan", dan kegiatan ini dilakukan juga dalam rangka pencegahan Covid-19, yang mana pihak kita juga membagikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga terdampak. Ucap Kapten Inf Ahmad, Jumat (19/6)

"Untuk sasaran bantuan kita bagikan 100 paket sembako kepada warga kampung Buni Sari Rt 01,02,03 Rw.14 Desa Langgensari Kec. Sukaraja Kab. Sukabumi," pungkasnya.

Sementara, dikatakan Ujang selaku tokoh masyarakat kampung Buni sari, dirinya menyampaikan terimakasih kepada Pihak Kodim yang telah memberikan Bantuan sembako kepada warga melalui Pramuka Saka Wira Kartika, Hidup TNI," Kata Ujang

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Mayor Chb Khoirulloh (Kasdim 0607), Kaptten Inf Samas (Pasi ter 0607/kota Sukabumi), Kapten inf Erson (Danramil Sukaraja), Kapten Cba Edi (Pasi Log) dan para Ketua Rt.

.Suhendi/Pendim 0607


Aceng Kunaiti, Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kuningan
JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan salurkan bantuan kepada 3.144 Mustahik yang tersebar di 32 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan. 

Ke-3.144 Mustahik yang mendapatkan bantuan uang tunai dan paket sembako tersebut diantaranya Takmir Masjid, Guru Ngaji, Guru MD, Guru TKA/TPA, Guru RA serta Kaun Dhuafa dan Fakir Miskin. 

Dikatakan Ketua Baznas Kab. Kuningan, H. Encu Sukat WA MA, melalui Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Aceng Kunaiti, mengatakan "Iya Pak, sekarang kita lagi tahap penyaluran, dan penyalurannya kita distribusikan kepada lingkup UPZ Kecamatan se-Kabupaten Kuningan, sampai dengan hari ini kita sudah menyalurkan bantuan tersebut di 16 UPZ Kecamatan" kata Aceng, Selasa (23/6/2020) di kantor Baznas Kuningan. 

Bantuan uang tunai dan paket sembako tersebut kita alokasikan untuk Takmir Masjid, Guru Ngaji, Guru MD, Guru TKA/TPA, Guru RA serta Kaun Dhuafa dan Fakir Miskin, secara keseluruhan jumlahnya mencapai 3.144 Mustahik, terangnya 

Untuk jumlah per klasifikasinya yaitu untuk Takmir Masjid sebanyak 376 orang, Guru Ngaji sebanyak 376 orang, Guru MD sebanyak 376 orang, Guru TKA/TPA sebanyak 376 orang, dan Guru RA sebanyak 40 orang, untuk yang disebutkan tadi bantuannya berupa uang tunai sebesar 300 ribu rupiah. 

Sedangkan yang penerima paket sembako itu ada 1600 orang yang dibagikan kepada kaum dhuafa dan fakir miskin. Ucap Aceng 

Untuk total rincian anggaran dari 3.144 Mustahik yang di berikan bantuan tersebut mencapai total anggaran sebesar Rp.743.200.000,- jelasnya kepada jabarcenna.com 

Lanjutnya, Bantuan tersebut bersumber dari Dana Zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Kuningan. Untuk pengumpulan data penerima manfaatnya sendiri kita mengambil data dari tiap UPZ Kecamatan se Kabupaten Kuningan yang mana tiap UPZ Kecamatan berkordinasi dengan pihak desa dan Kelurahan. Serta untuk penyalurannya sendiri kita lokuskan di tiap UPZ Kecamatan mengingat situasi dan kondisi sekarang ini adalah Covid-19 guna menghindari kerumunan kita lakukan penyalurannya di tiap UPZ Kecamatan, tuturnya 

Dengan adanya bantuan tersebut pihak Baznas Kuningan berharap bantuan tersebut bisa membantu para Mustahik yang ada di Kabupaten Kuningan sehingga dimasa pandemi seperti ini para Guru Ngaji juga bisa merasakan bantuan dari Pemerintah dan merasa di perhatikan. 

.Iwan/Suradi

JABARCENNA.COM | BANJAR - Yonif Raider 323/13/I Kostrad mengadakan kegiatan Komsos dengan komponen masyarakat dengan tema " Karya bakti TNI wujud nyata pengabdian untuk rakyat " yang kegiatannya di laksanakan di Aula Bataliyon Yonif Raider 323/13/I Kostrad, Senin (22/6-2030).

Kegiatan di ikuti sebanyak 35 orang yang terdiri dari tokoh masyatakat, anggota Yonif Raider 323/BP, dan Jurnalis Banjar Patroman. kegiatan dibuka oleh Edison Ginting Pangkat Letnan Satu yang menerangkan bahwa Komunikasi Sosial tentang teritorial. 

Abdillah pangkat letnan dua memberikan narasumber tentang Ancaman Budaya Nasional, Dengan pembahasan menjaga rasa nasionalisme untuk menangkal radikasilme dan paham komunis.

Menurut Letda Abdillah selaku pemberi materi Binkomsos tersebut, tujuannya agar memberikan gambaran kembali semangat patriotisme bagi kita semua terutama bagi pemuda bangsa.

"Tujuannya adalah memberi gambaran kembali kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh paham dari luar atau komunis". Ujar Abdillah

Selain itu juga, pembahasan mengenai peningkatan rasa cinta terhadap budaya Indonesia juga turut serta dibahas, guna memfilter budaya-budaya asing yang kini semakin menyebar di kalangan pemuda-pemudi Indonesia.

"Kami juga mengingatkan, tentang bagai Mana Kita mencintai budaya kita sendiri, agar tidak terjadi pengakuan oleh negara lain, salah satunya kita harus melestarikan budaya tersebut". Tambahnya

Dalam kegiatan tersebut, dengan rencana awal akan mengundang sebanyak 50 orang peserta, namun di kurangi menjadi 35 orang saja yang hadir dalam kegiatan tersebut guna mengurangi kerumunan yang terlalu banyak.

Sesuai dengan anjuran pemerintah, acara tersebut juga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan pengecakan suhu tubuh, mencuci tangan, dan memakai masker, serta tidak lupa dengan menjaga jarak antar peserta.

"Tidak lupa, dalam kegiatan ini kita tetap disiplin dengan protokol kesehatan sesuai yang di anjurkan oleh pemerintah". Pungkasnya

Harapannya dengan diselenggarakan kegiatan rutin BINKOMSOS ini, agar bisa mengingatkan masyarakat tentang menjaga rasa nasionalisme, menambah wawasan kebangsaan, juga menjaga budaya bangsa kita.

.Tema

JABARCENNA.COM | BANJAR- Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny S.I.K., M.H., bersama anggota polwan melakukan pengamanan dan sosialisasi terhadap jemaah shalat jum'at dihalaman masjid An-Nur Kecamatan Langensari kota Banjar, Jumat (19/6-2020).

Di sela-sela kegiatan Kapolres Banjar Melda Yanny mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap hari jum'at, selain melakukan pengamanan Melda bersama Anggota Polwan Polres Banjar juga menghimbau kepada jemaah shalat jum'at agar tetap memperhatikan protokol kesehatan terlebih menjelang New Normal.

"Saya, bersama anggota polwan melakukan pengamanan dan sosialisasi terhadap masyarakat yang baru saja melaksanakan ibadah shalat jum'at di halaman masjid An-Nur langensari". Ujar Kapolres Banjar

Selain itu juga Kapolres Banjar memberikan masker kepada jemaah shalat jum'at yang masih belum disiplin menggunakan masker.

"Tadi sempat memberikan masker juga kepada jamaah shalat jum'at yang belum menggunakan masker". Tambahnya

Kapolres Banjar berharap, semoga dengan menjelang nya New Normal atau normal baru, masyarakat tetap bisa melaksanakan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah.

"Kami dari Kepolisian Resor Banjar berharap agar masyarakat bisa melaksanakan protokol kesehatan, minimal dengan menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun sebagai gaya hidup setelah New Normal". Ucapnya


.tema

JABARCENNA.COM | KOTA BANDUNG -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau swab test (tes usap) bagi 90 pelajar SMA/SMK asal Papua yang telah menyelesaikan studi di Provinsi Jabar, di aula Dinas Pendidikan Jabar, Kota Bandung, Jumat (19/6/20).

Tes dilakukan untuk memastikan mereka aman dari virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19 sebelum melakukan perjalanan pulang ke Provinsi Papua dan Papua Barat karena beberapa daerah di Jabar saat ini masih berstatus Zona Kuning.

Ridwan Kamil juga berujar, pengetesan bertujuan agar orang tua di kampung halaman para pelajar ini merasa tenang dan nyaman saat menyambut kedatangan sang anak.

"Maka kami fasilitasi tes swab kepada para pelajar yang baru lulus dan akan pulang kampung," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

Rinciannya, 90 pelajar SMA/SMK asal Papua itu selesai menempuh pendidikan di Kota Bandung, Bogor, dan Cimahi, serta Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Sumedang, Subang, Sumedang, Purwakarta, dan Ciamis lewat program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat. 

Pelajar Papua asal Sorong, Jayapura, dan Biak yang bersekolah di Jabar sendiri termasuk salah satu kelompok khusus yang perlu diberikan fasilitas swab test oleh Gugus Tugas Jabar

Selain itu, Kang Emil menegaskan, pengetesan kepada pelajar asal Papua ini pun bentuk apresiasi usai menuntut ilmu di Jabar. Tak hanya para pelajar, tes juga dilakukan terhadap enam orang pendamping.

Untuk itu, Emil menitipkan pesan kepada warga Papua melalui para pelajar yang akan pulang ini bahwa siapapun yang akan meninggalkan Jabar selalu dalam kondisi kesehatan yang terukur.

"Kita menyayangi mereka dan orang tuanya nanti di Papua, maka tolong kabarkan kalau dari Jabar mau kembali ke daerah selalu dalam kondisi yang pasti dan terukur kesehatannya," tutur Kang Emil.

Adapun menurut Kang Emil, ada tiga hal utama dalam melawan pandemi COVID-19 sebelum obat dan vaksin ditemukan, yaitu memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun. Hal itu pun harus terus dilakukan selama kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Selama obat dan vaksinnya belum ditemukan, kita harus melakukan tiga cara tadi agar tetap aman dan produktif. Itulah kenapa ada new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru," ucap Kang Emil.

.Asbud/hms

JABARCENNA.COM | SUKABUMI -  Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil merubah strategi pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam masa pandemi Covid-19. 

Dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Jumat (19/63020) dirinya mengungkapkan, Dimasa pandemi Covid-19, setiap Perangkat Daerah harus memiliki inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat, masyarakat harus terlayani dengan baik, mudah, murah, dan cepat, tetapi tetap menggunakan protokol kesehatan". Ungkap H. Marwan Hamami di Pendopo

Lanjutnya, "untuk pelayanan Adminduk, saya minta Dinas Kependudukan menerapkan solusi dan inovasi baru dengan melakukan beberapa langkah proaktif dan antisipatif didalam pelayanan administrasi kependudukan" pungkasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi Drs. Iwan Kusdian, MM. menjelaskan bahwa sesuai perintah Bupati Sukabumi dirinya merubah strategi dan inovasi dalam melakukan pelayanan terhadap administrasi kependudukan sehingga masyarakat bisa terlayani dengan cepat.

Selain pelayanan Mopeling Sarasa (Motor Pelayanan Keliling Saba Rahayat Desa) kegiatan lain juga melalui Optimalisasi Pelayanan Online melalui Website https://dukcapilkabsukabumi.org, ungkap Iwan

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan pemohon dengan melakukan pendaftaran dan mengupload berkas persyaratan terlebih dahulu pada website, Terangnya

"Pelayanan Mopeling (Mobil Pelayanan Keliling) diluar kantor. Saat ini menginjak minggu kedua pelayanan khusus pendaftaran pencetakan bagi pemegang SUKET dan pembagian KTP-Elektronik di GOR Pemuda Cisaat, Pencetakan KTP Elektronik secara massal untuk kategori Print Ready Record (PRR), yaitu data penduduk yang telah melakukan perekaman namun belum mendapatkan KTP Elektronik" kata Iwan Kusdian

Mengenai pelayanan pengaduan Dinas kependudukan dan catatan sipil memanfaatkan jejaring media sosial Melalui Fanspage Faceebook dan Twitter @dukcapilkabsmi.

QSementara untuk Persiapan Program Pelayanan Adminduk melalui Whatsapp Nomor 0815-7200-3030.

Untuk saat ini dikhususkan untuk melayani permohonan pencetakan KTP-Elektronik bagi pemegang SUKET (Surat Keterangan Pengganti KTP Elektronik) sebagai bagian dari program penuntasan pencetakan SUKET secara nasional (Admin/RTS)" jelasnya.

Iwan menambahkan, bahkan jika ada masyarakat yang tidak mampu datang dan membutuhkan pelayanan khusus dirinya siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Seperti kemarin (17/06) kami mendapat laporan dari Kecamatan Cicantayan bahwa ada warga yang tidak bisa melakukan perekaman akibat jauh dan tidak mampu berjalan kita layani, Allhamdulillah hampir 60 warga akhirnya bisa dilayani Administrasi kependudukannya" demikian dikatakan Iwan


.Suhendi

JABARCENNA.COM | SUKABUMI - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri lakukan Monitoring di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2020).

Monitoring tersebut dilakukan dalam rangkaian upaya mencegah Penyebaran Covid-19 dan penerapan PSBB proporsional.

Kegiatan diawali dengan meninjau kesiapan penerapan PSBB di Pasar Surade kemudian dilanjutkan ke-check Point di Desa Wanasari.

Sekda terus menegaskan pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan mengajak semua pihak untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat. 

"Masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga pola hidup bersih, rajin mencuci tangan, disiplin dan saling mengingatkan dalam menggunakan masker juga meningkatkan kewaspadaan" terangnya.

Iyos berharap kedepan di Surade tidak ada lagi kasus positif dan pola hidup sehat bisa terus menjadi kebiasaan hidup di masyarakat.

Sementara itu PLT Camat Surade Ukat Sukayat mengatakan dengan diperpanjangnya PSBB di Kecamatan Surade secara proporsional bersama tim Gugus tugas Kecamatan Surade dan unsur yang terlibat, telah siap menjalankan PSBB dengan sebaik mungkin.

"Tentunya kami telah siap menjalankan kembali PSBB disini, dimana Kecamatan Surade telah ditetapkan untuk menerapkan PSBB parsial di Desa Wanasari" ungkap Ukat

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih Kepada seluruh tim relawan yang selalu berperan menjadi garda terdepan ditiap pos relawan bersama para perangkat desa atas tenaga, pikiran, baik moril maupun materil.

"Saya ucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam menangani Covid-19 ini dan berharap tidak ada lagi kasus Positif di kecamatan ini" pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut sekda Secara simbolis membagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Dilanjutkan dengan Penyerahan Paket Sembako untuk Masyarakat Desa Wanasari.

.Erik S


JABARCENNA.COM | Bertempat di Aula ruang rapat Sekda Kota Banjar, Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kota Banjar adakan kegiatan rutin sosialisasi kepada unsur pendidikan dan semua pelayan publik tentang Saber Pungli.

Program rutin dengan anggaran 2020 itu dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada pihak pelayan publik termasuk tenaga kesehatan, dukcapil, dinas perizinan dan tidak hanya untuk unsur pendidikan saja. Jum'at (19/6/2020)

Hal tersebut disampaikan oleh kepala UPP Saber Pungli Kota Banjar Kompol Drs. Ade Najumloh saat ditemui seusai memberikan sosialisasi.

"Ya tanggal 18 Juni pukul 09.30 WIB Kita sudah memberikan arahan serta sosialisasi tentang Saber Pungli termasuk unsurnya, mekanisme kerjanya". Kata Ade Najumloh

Sementara itu saat di konfirmasi tentang kasus OTT dugaan Pungli yang terjadi di salah satu SMP Negeri di kota Banjar, ia mengatakan bahawa kasus nya kini sudah dilimpahkan kepada APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) dan ditangani sepenuhnya oleh APIP.

"Saya sekalu Ketua UPP Tim saber Pungli sudah melimpahkan kasus dugaan pungli kemarin kepada APIP, karena kami tidak akan menginterfensi lembaga tersebut, dan sepenuhnya akan ditindak lanjuti mengenai sanksi oleh pokja terkait". Ujarnya

Ade Najumloh berharap, semoga kasus pungli di kota Banjar tidak terjadi lagi di dunia pendidikan maupun di intansi terkait dengan pelayanan publik.


.Tema

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Aca Supirta, SP, MP.
JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Di  tengah merebaknya virus Covid-19 yang belum mereda, ada satu sektor yang tidak boleh berhenti dalam situasi seperti ini yaitu sektor pertanian. 

Kenapa demikian, karena pertanian menjadi garda terdepan untuk mempertahankan ekonomi negara ini. Hal tersebut di ungkapkan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Aca Supirta, SP, MP., Selasa (17/6/2020) diruang kerjanya. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan tahun ini mengembangkan program varietas padi unggulan Inbrida di lahan seluas 4000 hektare. 

Para kelompon tani yang hampir mencakup 32 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kuningan akan mendapat dukungan bantuan benih padi Inbrida. 

Bantuan benih ini diberikan dalam rangka mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan, kata Aca 

Aca mengatakan untuk merealisasikan target swasembada pangan, Dinas Pertania Kuningan mengupayakan peningkatan produksi untuk menjamin kecukupan pangan. 

"Peningkatan produktivitas padi diarahkan pada peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul bersertifikat seperti bantuan benih padi Inbrida" ujar Aca 

Pihaknya akan menyalurkan bantuan bibit padi Inbrida sebanyak 100 ton untuk sasaran luasan 4000 hektar di Kabupaten Kuningan. 

"Kita akan salurkan bantuan bibit padi kepada kelompok tani sebanyak 100 ton dan untuk sasaran luasan nya itu mencakup 4000 hektar" pungkasnya 

.Iwan

JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa tahap II Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana kini disalurkan. 

Terlihat ratusan warga mengantri di balai Desa Babakan Mulya, Kamis (18/6/2020) 

Dikatakan Kepala Desa Babakan Mulya, Titin Kartini saat membuka pembagian BLT DD mengatakan, Alhamdulilah kini BLT Dana Desa tahap II bisa disalurkan dan saya menghimbau kepada masyarakat khususnya desa babakan mulya untuk bisa mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan untuk bisa menjaga jarak dalam pembagian bantuan ini. Tuturnya 

Dan saya ucapkan terimakasih kepada warga yang telah mematuhi aturan protokol kesehatan, serta diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa di pergunakan sebagaimana mestinya. Pungkas Titin 

Ditempat yang sama dikatakan Drs Usman Efendi selaku Sekdes Babakan Mulya, pihaknya mengungkapkan bahwa jumlah penduduk desa babakan mulya sebanyak 4427 jiwa dan 1427 kepala keluarga. 

Sedangkan untuk penerima bantuan dana desa ini berjumlah 107 orang dan nominal bantuannya sebesar 600 ribu per orang, alhamdulilah bantuan BLT Dana Desa Tahap II ini sekarang bisa tersalurkan dan berjalan dengan tertib dan lancar serta mematuhi protokol kesehatan. Ungkap Usman 

Dalam pelaksanaan pembagian Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa tersebut nampak di dihadiri pula dari unsur elemen BPD, Babinsa dan Babinkamtibnas Kecamatan Jalaksana. 

.Iwn/Suradi

JABARCENNA.COM | BANJAR - Setelah beberapa waktu lalu dilakukan rapid tes secara acak, kini giliran tes swab masif dilakukan di pasar Kota Banjar dengan prioritas para pedagang.

Hal itu untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Banjar yang selalu mengundang banyak kerumunan masyarakat. Rabu (17/6/2020)

"Alhamdulillah Kita sekarang lakukan tes swab di pasar Banjar untuk mendeteksi apakah masih ada yang terpapar atau tidak." Kata Dr Agus Budiman selaku Tim gugus tugas

Alat swab yang rinciannya disediakan sebanyak 831 dengan rincian pedagang pasar, tenaga kesehatan, tokoh agama, tempat kerumunan, pelaku perjalanan, pasien PDP, dan yang daftar di pikobar.

"Untuk pedagang pasar disini kota alokasikan sebanyak 200 orang yang akan mengikuti tes swab masif ini". Tambahnya

Setelah selesai hasil swab akan dikirim ke labkes Bandung, dan kemungkinan harus menunggu satu minggu untuk mengetahui positif atau tidaknya.

"Karena untuk tingkat kota belum ada labkes, maka Kita akan serahkan hasilnya ke labkes provinsi di Bandung". Ujarnya

Maryati salah satu pedagang yang mengikuti tes swab masif mengatakan, bahwa dirinya merasa tegang saat akan mengikuti tes tersebut.

"Bagus juga sih di adakan swab, supaya kita tau apakah terpapar atau tidak, meskipun saya sempat tegang saat akan di ambil sample lendir tenggorokan melalui hidung" Kata Maryati.

Selain itu, Wali Kota Banjar HJ. Ade Uu Sukaesih mengungkapkan, bahwa akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait jika hasil nya ada yang positif dan akan melakukan tracking dengan siapa saja yang sudah kontak erat.

"Kita lakukan penjemuptan dan tracking jika hasilnya ada yang terkonfirmasi positif, sementara terkait penutupan pasar akan berkoordinasi dengan pihak terkait". Pungkasnya

Wali Kota Banjar berharap semua yang mengikuti tes swab masif ini hasilnya negatif dan sehat, tetapi tetap disiplin dengan protokol kesehatan saat berjualan atau beraktifitas diluar rumah.

.Tema

JABARCENNA.COM| BANJAR- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-74 dengan tema Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Peoduktif , Polres Banjar Polda Jabar menggelar kegiatan sosial Donor Darah di halaman Mapolres Banjar, Selasa (16/6-2020)

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang selalu di adakan terlebih dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-74.

Dalam kegiatan Sosial Donor Darah tersebut, turut mengundang TNI dari batalyon Yonif Raider 323/BP, Dishub Kota Banjar, dan satpol PP, serta

pengurus cabang Bhayangkari ikut andil dalam kegiatan tersebut.

"Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-74 dan salah satu bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan sekali darah, terlebih disaat masa pandemi seperti sekarang ini susah untuk mendapatkan stok darah".ungkapnya

Selain itu, kapolres Banjar juga memberikan himbauan kepada personil di jajaran Polres Banjar yang akan mendonorkan darah nya agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Tetap jaga jarak, pakai masker nya protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan". Ujarnya

Kapolres Banjar berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa sedikit membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan darah, serta dapat memberikan manfaat untuk semua.

.Tema

JABARCENNA.COM | BANJAR - Jajaran Kepolisian Polres Banjar melalui Sat Res Narkoba berhasil mengamankan dua orang tersangka, berinisial MR (21), dan IR (40), dalam peredaran obat-obatan berbahaya via aplikasi online.

Pelaku diamankan beserta barang bukti berupa 220 butir obat jenis Heximer, 157.000 butir pil Y warna putih, 49.000 butir obat hexymer, 38.000 butir pil DMP warna kuning, 10.450 butir pil Truhexyphenidyl 2 Mg, 3.060 pil Tramadol 50 Mg, 60 butir pil Xanax, 10 butir pil Riklona, 20 butir pil Diazepam, 18 butir pil Alprazolam. Selasa (16/6-2020).

Kapolres Banjar, AKBP., Melda Yanni, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Banjar, Drs. Kompol Ade Najmulloh, Kabag Ops Polres Banjar, Kompol I Gusti Made Sindu Manuabe, Kasat Narkoba Polres Banjar, AKP., Usep Supiyan, SH., menjelaskan bahwa Jajaran Polres Banjar, Polda Jabar, telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana peredaran obat-obatan berbahaya via aplikasi online.

Awalnya pada hari Minggu (10/05/2020), sekitar Jam 00.30 WIB, Unit I Sat Narkoba Polres Banjar mengamankan seorang laki-laki berinisial MR (21), yang telah mengedarkan obat jenis Heximer.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap MR, didapat keterangan bahwa obat Heximer tersebut didapat dengan cara membeli melalui akun online shopee

Selanjutnya, Kasat Narkoba Polres Banjar, bersama Unit I Sat Narkoba, melakukan penyelidikan dengan metode Under Cover Buy, ke akun tersebut, dan melakukan Control Delivery kepada jasa pengiriman J&T hingga diketahui pemilik akun tersebut berinisial IR (40).

Dan pada Kamis (11/06/2020), sekitar pukul 15.00 WIB, Jajaran Sat Narkoba Polres Banjar, berhasil menangkap tersangka di Kantor J&T Pisangan Jakarta Timur, dan selanjutnya dilakukan penggeledahan badan, tempat tinggal, sehingga didapatkan barang bukti yang dimaksud.

Dan selanjutnya tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolres Banjar, guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. 

Tersangka dikenakan Pasal 196 dan atau Pasal 197 dan atau Pasal 198 UU RI No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan, Jo Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Kapolres, juga menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya para Remaja diwilayah Kota Banjar, untuk menghindari penggunaan Narkoba. Karena Narkoba, sangat berbahaya bagi kesehatan. jelas Kapolres.

.Tema

JABARCENNA.COM| TASIKMALAYA - Dalam rangka memperingati HUT KOOPSAU ke 69 Lanud Wiriadinata dan PIA Ardhya Garini Cab. 7/ D. I laksanakan bakti sosial, di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kota Tasikmalaya, Selasa (16/06-2020).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danlanud Wiriadinata Letnan Kolonel Nav Ali Sudirman Pasaribu, S.H., dengan membersihan area sekitar Taman Makam Pahlawan dan pemberian tali asih kepada para pekerja Taman Makam Pahlawan.

Dalam sambutannya Danlanud Wiriadinata mengatakan, "Kita akan melaksanakan korve massal yang rencananya akan dilaksanakan selama 2 hari, untuk itu hari ini kita fokuskan korve di area Taman Makam Pahlawan dan untuk besok rencananya akan kita laksanakan di area Masjid dan Gereja, ucapnya.

Kegiatan tersebut dalam rangka HUT KOOPSAU (Komando Operasi Angkatatan Udara) yang ke 69, dalam Hari Ulang Tahun kali ini spesial tidak melaksanakan Upacara, tetapi kita melaksanakan Bakti Sosial berupa Korve massal dan Pemberian tali asih kepada petugas Taman Makam Pahlawan dan besuk, juga direncanakan Korve massal di Masjid dan Gereja serta pemberian tali asih kepada Marbot masjid dan penjaga Gereja, dengan kegiatan tersebut saya berharap kepada seluruh anggota Lanud Wiriadinata tumbuh kepedulian sosial dan jangan melupakan sejarah para Pahlawan yang telah gugur mendahului kita dan telah mengukir sejarah, bagaimana perjuangan Para Pahlawan dalam merebut Kemerdekaan, jelasnya

Maka dari itu tugas kita untuk mempertahankan Kemerdekaan, sedangkan pelaksanan Hari Ulang Tahun jatuh pada hari Senin, 15 Juni 2020", pungkasnya.

Kegiatan diikuti oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cab. 7/ D. I Lanud Wiriadina Ny. Erwina Ali Sudirman Pasaribu beserta pengurus dan seluruh anggota Lanud Wiriadinata baik Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil.


.Tema /HumasAU

Warga Sukabumi yang sedang membuat NPWP
JABARCENNA.COM | SUKABUMI - Kantor Pajak Pratama (KPP) Sukabumi diserbu. Sejumlah warga berkerumun mendatangi kantor tersebut untuk membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Pantauan jabarcenna.com, para warga Sukabumi tersebut rela mengantri dan harus berpanas-panasan guna untuk mendaftar pembuatan NPWP, namun tak ayal masih saja ada warga yang kecewa dengan pelayanan KPP tersebut.

Kantor KPP Sukabumi nyatanya membatasi kuota pendaftaran hal tersebut dilakukan karena dalam kondisi masa pendemi covid-19.

Dampak hal tersebut terhadap Wajib Pajak (WP) yang terlanjur datang alhasil tidak bisa masuk ke Kantor Pajak Pratama mereka disarankan harus mendaftar secara online.

Kekecewaan tersebut nyatanya dialami oleh salah satu warga Desa Salawangi Kecamatan Sukaraja yang bernama Yuli. 
Dikatakan Yuli kepada Jabarcenna.com, " ini lagi bikin NPWP, belum bisa makanya ngantri banget, petugas mengarahkan harus daftar online ga bisa manual, walaupun saya kan sudah bikin daftar online sudah dua kali dengan nama email dua kali, nama baru, tetep ga bisa, saya minta bantuan ke satpam nya tetep ga di kasih bantuan, langsung saya cari warnet terdekat saja", katanya Senin (15/6)

Ia merasa pelayanan KPP kurang baik, karena saat dirinya datang ke KPP dari mulai jam 08.00 pagi dan harus mengantri serta panas-panasan dan ketika mencoba pada proses pendaftaran online nyatanya tetap tidak bisa berhasil.

"ini sangat sulit sekali atuh a, apalagi saya kan kerja, ini lagi jadwal jam 10 ada kerjaan, dengan kaya gini ga bisa kerja, kerjaan jadi terhambat, udah ngantri pinggir jalan, udah panas, sulit lah" ucap Yuli

Lanjutnya, Jam 8 saya sudah disini, online dulu gagal, ini sudah dapat barcode masih gagal juga, ini baru di kasih formulir, ucapnya

Dirinya mengungkapkan bahwa pelayanan KPP kurang baik, bahkan Yuli pun memberikan masukan kepada petugas KPP. 

"Seharusnya kalo bagi yang ga tau atau udah mencoba harus nya ada pengarahan dari petugas, mengedukasi, misalnya di kasih tau ini salah nya sebelah mana, hal seperti apa, ada satu petugas yang ngarahin, ga seperti ini, saya nanya baik-baik, terus pak ini harus gimana, jawab nya.

" saya gak tau pokoknya ibu daftar online aja, udah daftar online baru ibu ke sini lagi" kata yuli menirukan jawaban petugas, 

Kalo orang yang ngerti teknologi mungkin dia bisa cari sendiri ke warnet, tapi kalo untuk orang tua itu kesulitan ya", tandasnya.

Harapan saya mungkin pelayanan nya jangan seperti ini ya, lebih baik lagi, walaupun sekarang lagi pandemi ya harus jaga jarak. Pungkasnya

Sementara dikatakan Kepala seksi pelayanan, Erwin,  pihaknya menanggapi dari apa  yang diungkapkan yuli. Menurutnya Pajak Pratama Sukabumi sudah melakukan pelayanan terbaik dengan meluncur kan berbagai player dan mengedukasi kepada masyarakat di media sosial atau lainnya.

"untuk pembuatan npwp sementara ini kami belum membuka lagi pelayanan tatap muka, jadi untuk pendaftaran npwp itu harus melalui online, melalui situs nya (pajak.co.id.) nanti calon wajib pajak ( WP ) disarankan untuk mendaftar melalui online" Kata Erwin

Kami punya media sosial, facebook, instagram, dan twitter, untuk secara masif kita sampaikan kepada masyarakat, kalo kita pilah untuk wajib pajak yang masih muda, paham internet, itu kita sarankan untuk mendaftar online, bisa melakukan dimana saja, terangnya

Setelah Wajib Pajak mendaftar selama NIK nya valid, itu akan mendapatkan no pokok wajib pajak, untuk WP yang memerlukan cetak kartu, baru datang ke kantor atau menunggu setelah 30 hari, kartu akan dikirim via kantor pos, tergantung kecepatan pos". Pungkas Erwin.

.Erik S/Dasep Suparman
Diberdayakan oleh Blogger.