Mei 2019 | JABARCENNA.COM

JabarCeNNa.com, Sukabumi - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan bagi umat Islam di seluruh dunia untuk berlomba-lomba mencari pahala serta kebajikan. Tidak terkecuali, Laskar Merah Putih (LMP) Kota Sukabumi menyantuni anak yatim piatu Yayasan Al-Fitroh, kegiatan bertempat di kantor sekretariat LMP Kota Sukabumi Jl. Pasundan No. 25 Nyomplong Kota Sukabumi Minggu (26/05/19).


Syamsa Alamsyah Ketua LMP Kota Sukabumi menuturkan," Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan Insha Allah sampai H-3 sebelum hari raya Idhul Fitri. Puncaknya H-3 nanti akan menyantuni 150 anak yatim, lokasi di sekitar jalan lingkar selatan, mudah-mudahan kegiatan yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat".

Syamsa selalu optimis bisa eksis, maju dan berkembang dapat diterima diseluruh lapisan masyarakat. "Dan kami akan terus selalu bersinergi dengan TNI, Polri, dan tokoh masyarakat. Disetiap MAC (Markas Anak Cabang) yang sudah terbentuk akan ada kelompok usaha bersama, selain itu juga setiap anggota LMP akan mendapat pelatihan diberbagai keahlian, salah satunya mengadakan kursus pendidikan Bahasa Inggris, agar kedepannya anggota LMP tidak hanya jadi pekerja, namun bisa menjadi seorang enterpreneur sejati,” tandasnya.

Setelah Idul Fitri 1440 H, Laskar Merah Putih Kota Sukabumi akan mengadakan gelar pasukan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi dengan melibatkan 1.000 personil dari LMP Bogor, Ciawi dan Kab/Kota Sukabumi (Bocimi).



.Suhendi/Erik S.S

JabarCeNNa.com, Banjar -- Menjelang mudik lebaran 2019, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK mengecek sejumlah pos pengamanan salah satunya Pos Mak Onah Purwaharja Kota Banjar, Rabu 29 Mei 2019.

Sebelumnya, diakui Kapolres Banjar AKBP Yulian bahwa didirikannya pos pengamanan adalah demi menciptakan keamanan dan kenyamanan para pemudik saat mudik lebaran nanti.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, kesiapan para Pos Pam sudah baik seperti adanya Pos dari BPBD kemudian Pos Dishub dan Tim Kesehatan di setiap Pos Pengamanan

AKBP Yulian Perdana SIK di dampingi Kabag Ops Kompol Shohet,SH.MH beserta jajaran mengecek peta Kamtibmas yang berada di pos pengamanan mulai dari arus pengalihan apabila terjadi kepadatan dan kemacetan dan tentunya kelayakan dan kesiapan dari masing-masing petugas pos.

Kapolres juga menjelaskan apabila terjadi kemacetan dibeberapa titik akan ada pengalihan arus tentunya ke jalur alternatif seperti jalur Cimaragas 

"Apabila terjadi kemacetan ke wilayah menuju arah Jawa tengah diakibatkan bencana longsor atau kepadatan maka akan dialihkan melalui Langensari tembus ke Ciopat" jelasnya

Lebih lanjut Kapolres juga menjelaskan tentang Tim Penolong Terpadu yang akan mengatasi kemacetan yang disebabkan adanya kendaraan mogok.

Seperti tim mekanik, lanjut Kapolres akan disebar di sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan

Sein itu, tim akan siaga di enam pos pelayanan yang dibentuk Polres Banjar.

Selain tim mekanik, ada pula tim penolong lainnya. Tim ini siaga membantu pemudik jika ada yang sakit selama di perjalanan.

“Kita dibantu Dinas Kesehatan, PMI, dan Pramuka,” singkatnya 

Terkait arus mudik yang akan melintasi Kota Banjar, ia memprediksi tidak akan signifikan dibanding dengan mudik di tahun 2018 lalu. Seiring dengan semakin baiknya infrastruktur tol di wilayah utara.

.Tm

JabarCeNNa.com, Banjar -- Untuk mempersiapkan kendaraan angkutan umum jelang Lebaran, Polres Banjar dan Dinas Perhubungan Kota Banjar melakukan Ramp Check ke sejumlah kendaraan di Terminal Bus Banjar. Rabu 29 Mei 2019

Kepolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK di dampingi Kasat Lantas AKP Dadang Supriadi,SH,MH mengungkapkan bahwa tujuan Ram Check ini untuk mempersiapkan secara dini bagi kendaraan angkutan umum, supaya benar-benar siap melayani pada masa lebaran 2019" ungkapnya.

AKBP Yulian melanjutkan, jumlah kendaraan yang dicek hanya kendaraan yang ada saja. Dan tentunya mayoritas kendaraan sebelumnya sudah dilakukan pengecekan.

Meskipun demikian, petugas belum memberikan sanksi kepada pengemudi yang tidak membawa buku uji.

Pihaknya hanya memberikan pemahaman pentingnya membawa kelengkapan administrasi.

"Pemeriksaan meliputi kondisi ban, memastikan tidak gundul, lalu kondisi lampu, wiper, dan kelengkapan lain seperti palu pemecah kaca untuk kondisi darurat. Secara keseluruhan kondisi kelaikan bus baik," tutupnya.

Lebih lanjut AKBP Yulian sekaligus memeriksa tim kesehatan yang bekerja sama dengan Dokes dan Sat Narkoba Polres Banjar untuk mengetahui sejauh mana kondisi supir dikalangan agar tidak membahayakan penumpang dan tentunya kendaraan lainnya.


.Tm

JabarCeNNa.com, Kuningan -- DP Korpri Kabupaten Kuningan menggelar buka bersama dengan anak yatim dan antara DP Korpri bertempat di Gedung Sekretariat Korpri, Selasa (28/5/19). Hadir Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, Sekda terdahulu H. Nandang Sudrajat, Ketua Baznas, Pimpinan BJB Cabang Kuningandan lainnya.

Ketua DP Korpri Kuningan sekaligus Sekda Kuningan, DR. Dian Rahmat Yanuar, M.Si, menuturkan, kegiatan ini sebagai media menjaga tradisi silaturahmi diantara para pengurus DP Korpri kabupaten, satuan kerja Korpri serta para ketua Unit Korpri perangkat daerah dan kecamatan.

"Juga bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak yatim untuk berbagi. Kedepan kita bisa berbagi lebih banyak lagi. Semoga moment ini mampu meningkatkan kebersamaan di masyarakat, dan menumbuhkan cinta kasih antara sesama," ungkapnya.

Ia menerangkan, semangat untuk menjalankan ibadah puasa, mampu membentuk karakter untuk memperbanyak amal kebajikan maupun amal ibadah spritual dalam diri. Selain itu bulan puasa merupakan bulan yang dapat digunakan untuk membuat mental menjadi tetap konsisten dan Istiqomah dalam sebelas bulan berikutnya.

Sekda Kuningan menegaskan kaitan libur dan masuk kerja para ASN masa lebaran terhitung 30 Mei hingga 10 Juni, bahwa tidak ada hari kejepit Nasional (Harpitnas) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kamis 30 Mei libur nasional merayakan Kenaikan Isa Al Masih, tapi Jumat 31 Mei wajib masuk. Lalu, Sabtu 1 Juni ASN masih harus mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila, dan 10 Juni kembali lagi seperti biasa. Agar dapat mengikuti ketentuan ini karena ditanggal 31 Mei, 1 Juni, dan 10 Juni akan dilakuan Gerakan Disiplin Daerah bagi yang melanggar akan dilakukan tindakan.

Dalam kesempatan itu dilakukan pemberian bingkisan kepada anak yatim, Kultum, dilanjutkan ta'jil, sholat magrib berjemaah, dan makan bersama.

.Angga

JabarCNNa.com, Kuningan -- Dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik hari raya idul fitri untuk memberikan rasa aman dan nyaman, Kepolisian Resort (Polres) Kuningan menggelar apel pasukan operasi ketupat 2019, selasa (28/5/2019). Turut hadir Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Perwakilan Dandim 0615, Subdenpom Kuningan, Kasat Pol PP dan lainnya.

Dalam sambutannya Wakapolres Kuningan Kompol Agus Syafrudin mengatakan pelaksanaan operasi ketupat 2019 akan berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 29 Mei 2019 sampai 10 Juni 2019. Apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak mulai dari tingkat markas besar hingga ke polres jajaran.

“Adapun tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini, untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara,”katanya.

Menurutnya, apel gelar pasukan juga diselenggarakan dengan maksud menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik. Sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Agar operasi dapat terselenggara dengan sukses. aman. dan lancar. Wakapolres menyampaikan, terus pertahankan kesiap siagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi. Dan terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi. Laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat. kebanggaan. dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

“Operasi ini akan melibatkan personel gabungan, terdiri personel Polri, Personel TNI, Personel Kementerian dan dinas terkait. personel Satpol PP, Personel Pramuka, dan personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan,”sebutnya.

Dalam pelaksanaan operasi ini Wakapolres menerangkan, bahwa ada pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu, lokasi check point sepeda motor. Yang akan menjadi perhatian pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan Kamtibmas, serta lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban. Dan kelancaran lalu lintas. Objek pengamanan dalam operasi ketupat tahun 2019 diantaranya terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, Masjid, dan objek wisata.

Dalam kesempatan itu Bupati Kuningan juga menyampaikan terimaksih kepada semua personil yang siap siaga memberikan rasa aman dan nyaman untuk pengamanan arus mudik dan arus balik hari raya idul fitri.

“Kepada pemudik juga diharapakan agar tertib berlalulintas baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, prioritaskan keselamatan. Dan kepada seluruh masyarakat Kuningan untuk senantiasa berhati-hati dan waspada kemungkinan hal yang tidak diinginkan. Untuk itu marilah kira bersama-sama menjaga kondusifitas Kuningan yang kita cintai,”harapnya.

.Iwn

JabarCeNNa.com, Kuningan -- Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, SH., M.Si membuka Oprasi Pasar Murah yang bertempat di Kelurahan Cijoho. Selasa (28/5/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian Setda menjadi kebiasaan rutin setiap datangnya bulan suci ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri untuk menyediakan kebutuhan rumah tanggadiantaranya Gula pasir, Minyak Goreng, Terigu, Mie Instan, Beras, Kopi, Telur, dan Gas 3KG.

Menurut Lurah Cijoho Suharto, SE menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Pasar Murah ini atas kerjasama kelurahan dengan Bagian Perekonomian Setda serta BI yang mulai dilaksanakan dari pukul 9 pagi hingga selesai.

“Tujuan dilaksanakannya pasar murah ini kami ingin meringankan beban pada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat yan tuntunya untuk harga dibawah harga pasar,” ujar Wabup.

Lanjut ia berharap dengan diadakannya pasar murah ini bisa berjalan lancar dan tertib serta dapat dilaksanakan kembali di kemudian hari untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Tak lupa Wabup mengajak pada seluruh masyarakat Cijoho yang hadir untuk menyampaikan pada tetangga untuk hadir dan manfaatkan keberadaan pasar murah ini.


.Angga

JabarCeNNa.com, Banjar -- Personel Satuan Sabhara Polres Banjar membentuk tim khusus pengurai kemacetan baik di jalur perkotaan terlebih di jalur utama

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK melalui Kasat Sabhara AKP Maman B Jiji mengatakan tim ini beranggotakan 17 orang tentunya akan fokus untuk mengurai kemacetan.

"Kami bentuk tim khusus reaksi cepat, khusus menangani dan mengurai kemacetan," kata AKP Maman di Mapolres Banjar. Rabu, 29 Mei 2019

Tim ini akan bergerak kapanpun dibutuhkan selama 24 Jam penuh terlebih untuk mengkaper Pos-Pos Pengamanan yang ada di wilayah Hukum Polis Banjar

Tim urai ini mudah-mudahan bisa menjadi salah satu cara menjawab bahwa kami tetap peduli pada kemacetan. Jadi dengan adanya tim ini, memberikan rasa nyaman ke masyarakat, minimal masyarakat bisa melihat petugas. Kedua merasa aman dan nyaman," ungkapnya.

Menyoal apa saja tugas tim urai, AKP Maman mengungkapkan, membantu pengaturan arus lalu lintas.

"Pertama kami membantu pengaturan. Takutnya stuck, macet, berebut jalur. Ada petugas minimal diatur supaya lancar. Kedua, supaya masyarakat lebih tenang, merasa nyaman, oh ada polisi mudah-mudahan enggak ada tindak pidana di situ," ujarnya


.Tm

JabarCeNNa.com, Banjar -- Kepolisian Resor Kota Banjar, Polda Jabar memusnahkan puluhan knalpot brong usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Mapolres Banjar, Jalan Siliwangi No.145, Karangpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (28 Mei 2019) petang.

Proses pemusnahan yang dilakukan dengan cara di lindas dengan menggunakan alat berat stoom Tandem Loler (Selaider) disaksikan oleh para unsur pimpinan daerah. 

Pimpinan yang hadir menyaksikan, diantaranya Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., Danyonif Raider 323/BP, Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S., Danlanud Wiriadinata, Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana, Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R. Kalyubi, Kepala Kejaksaan Negeri Banjar, Gunadi, SH., M.H., Kepala BPBD Kota Banjar, dan seluruh tamu undangan peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., mengatakan, dengan pemusnahan ini diharapkan bisa menimbulkan efek jera bagi para penggunanya dan tidak disalahgunakan lagi.

"Knalpot jenis ini tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kendaraan dan suaranya cukup keras, sehingga menganggu kenyaman lingkungan," kata Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Dadang Supriadi, SH., M.M., menjelaskan bahwa barang-barang bukti tersebut berasal dari hasil operasi yang dilakukan personel Satlantas Polres Banjar selama Bulan Ramadan 1440 Hijriah. Sebanyak 70 knalpot brong berhasil diamankan di Mapolres Banjar.

"Razia dilaksanakan secara rutin sejak awal bulan ramadan. Kami melaksanakan setiap pagi dan sore hari dan rata-rata pelanggar 90 persen remaja," ujar Kasatlantas Polres Banjar.

Dalam operasi tersebut, Dadang mengungkapkan, proses penyitaan barang bukti knalpot brong dengan dua cara. "Pertama mencopot langsung ditempat kemudian diminta mengganti dengan knalpot standar, dan dibawa langsung ke Mapolres kemudian menganti knalpotnya dengan yang standar di sini (Mapolres)," imbuhnya.

Kasatlantas menghimbau kepada masyarakat khususnya anak-anak muda Kota Banjar dan anak-anak sekolah untuk memakai knalpot sesuai dengan standar. "Karena selain nyaman, itu juga tidak akan mengganggu kenyamanan orang lain," tutur Dadang.

.Tm

JabarCeNNa.com, Banjar -- Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, SIK memimpin Latihan Pra Operasi (Ops) Ketupat Lodaya 2019 digabung dengan Rapat lintas sektoral di Aula Dalmas Polres Banjar, Selasa 28 Mei 2019.

Selain Kapolres, kegiatan yang bertajuk “Kita tingkatkan Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idhul Fitri 1440 H di wilayah hukum Polres Banjar” disampaikan Kabag Ops Kompol Shohet, SH. MH

AKBP Yulian Perdana, SIK mengatakan bahwa ada beberapa kerawanan seperti kamacetan atau kepadatan di beberapa titik di antaranya pusat keramaian dan pembelanjaan dan jalur perbatasan Banjar - Ciamis yaitu Cisaga

"Salah satu kepadatan adalah jalur di depan Toserba Yogya dikarenakan bahu jalan digunakan untuk parkir kendaraan baik mobil maupun sepeda motor oleh masyarakat sehingga menyebabkan jalur tersebut mengalami kepadatan" ucapnya

Lebih lanjut Kasat Lantas AKP Dadang Supriadi, SH. MH menuturkan bahwa apabila terjadi kepadatan di daerah perbatasan Banjar dan Ciamis maka akan dialihkan ke jalur alternatif seperti Cimaragas 

"Tentunya masyarakat apabila ada yang akan mudik ke arah Jawa dari Jakarta dan Bandung apabila terjadi kepadatan di daerah Nagreg bisa menggunakan jalur ke Garut dan Tasikmalaya dan tembus ke Banjar melalui jalur Cimaragas"

"Sebaliknya apabila pemudik pada saat melintas Kota Banjar mengalami kepadatan dihimbau menggunakan jalur Cimaragas yang nantinya keluar di wilayah Tasikmalaya dan tentunya hal tersebut akan dibantu oleh pihak Kepolisian dengan menggunakan rekayasa lalu lintas" ujarnya 

Dalam pelaksanaan tugas Pengamanan mudik lebaran tahun 2019 Kepolisian Polres Banjar membuat beberapa titik Pos Pengamanan diantaranya Pos Pam Mak Onah Purwaharja ,Pos Pam Alun Alun Banjar dan Pos Pam Langensari 

Kapolres juga mengharapkan, selain terjamin keamanan dan keselamatan masyarakat dalam operasi ini, juga terjamin hal-hal lain seperti kelancaran bahan kebutuhan pokok dan bbm dan tentunya kelancaran lalu lintas, serta keamanan dalam aktivitas. Ungkapnya

.Tm

JabarCeNNa.com, Sukabumi -- Pemerintah Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi DD (Dana Desa.red) tahap pertama tahun 2019 di ruang pertemuan kantor Desa Cijengkol, Rabu (22/5). Turut hadir Babinkamtibnas, Babinsa, Muspika, Muspida para tokoh Masyarakat serta para undangan lainnya.

Diadakannya sosialisasi dana desa tahap pertama tersebut sebagai bentuk transparansi dari pemerintah desa kepada masyarakat dalam mengelola masalah keuangan desa sebagaimana penyampaian program-program yang akan dilaksanakan sesuai anggaran yang di peruntukan dari dana tersebut.

Kepala Desa Cijengkol, Haer Suhermansyah mengatakan "lni sebagai bukti transparansi dari pihak kita selaku pemdes terhadap masyarakat,"ucap Haer kepada Jabarcenna.com.

Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini agar masyarakat mengerti tentang penggunaan dana desa serta pelaksanaan kegiatannya. Sehingga kami terangkan beberapa program yang akan dijalankan dan kita transparansikan lewat presentasi power point dengan berupa slide-slidenya, agar masyarakat mengetahui dan paham. "tuturnya

Menurut Haer, semua program, semua kegiatan, sudah jatuh kepada masing-masing panitia penyelenggara kegiatan. Namun adanya hal tersebut tidak lepas dari pengawasannya.

"Semua tidak lepas dari pengawasan saya, agar pelaksanaan bisa berjalan lancar mangkanya perlu diawasi" demikian dikatakan Haer

Pemdes Cijengkol memprogramkan 28 titik kegiatan yang akan dilaksanakan dengan jumlah total anggaran mencapai Rp.700.686.000.- (tujuh ratus juta enam ratus delapan puluh enam ribu rupiah).


.Suhendi/Erik

JabarCeNNa.com, Ciamis -- Warga masyarakat korban Gempa Tasikmalaya berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR), yang terjadi pada Jum'at (15/12/2017) silam, Hingga kini belum ada kepastian terkait bantuan dana konvensasi dari pemerintah setempat terhadap korban gempa tersebut.

Salah satu korban gempa yang rumahnya mengalami kerusakan saat ini masih terkatung-katung belum jelas kapan akan ada penyelesaiannya. Pasalnya sejak kejadian musibah bencana Gempa tersebut, hingga kini belum ada kepastian, kapan Dana konvensasi bantuan perbaikan rumah direalisasikan.

Seperti yang dialami Yanto, warga di Dusun Sambungjaya, RT 15, RW 06, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Mengungkapkan, “Kami masih berharap bantuan Dana konvenasi bagi para korban Gempa Tasikmalaya, tersebut dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah," Ujar Yanto, Senin, 27 Mei 2019 kepada jabarcenna.com

Sebagaimana diketahui bersama pasca terjadinya Gempa Tasikmalaya, warga masyarakat diwilayah Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah, sedang, dan ringan, bahkan ambruk rata dengan Tanah.

“Warga masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan baik itu rusak parah, sedang, dan ringan, sebelumnya sudah disurvei, dan didata oleh pihak BPBD Kabupaten Ciamis, tapi sampai saat ini masih belum mendapat informasi kapan Dana konvenasasi bantuan Gempa tersebut direalisasikan oleh Pemerintah. Padahal musibah Gempa tersebut terjadi hampir 2 Tahun lalu," Ungkapnya 

Terpisah, dihubungi via telepon, Kabid Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan sebenarnya kami dari pihak BPBD Kabupaten Ciamis, telah melakukan pendataan, dan survei, kepada para korban Gempa Tasikmalaya, yang ada diseluruh wilayah Kabupaten Ciamis, baik itu yang rumahnya mengalami kerusakan parah, sedang, dan ringan. Bahkan telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten, terkait masalah bantuan Dana konvenasi bagi para korban. Namun hingga kini belum ada realisasinya. "tuturnya

Lanjut Ani, perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa bantuan untuk para korban Gempa, yang rumahnya mengalami kerusakan parah itu Dana-Nya ditanggung oleh Pemerintah Pusat, dan kami telah melakukan MOU, namun belum direalisasikan oleh Kementrian Keuangan Dana tersebut. 

Sedangkan untuk para korban Gempa yang rumahnya mengalami kerusakan sedang Dana konvenasinya ditanggung oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat, melalui Bidang Yansos. Dan untuk korban Gempa yang rumahnya mengalami kerusakan ringan Dana konvensasinya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis. "jelasnya

Ani, pun berharap mudah-mudah Dana konvensasi bagi para korban Gempa, cepat direalisasikan oleh Pemerintah Pusat, dan Propinsi Jawa Barat, sehingga tidak timbul pertanyaan terus dari masyarakat, terutama para korban terdampak Gempa Bumi Tasikmalaya tersebut. "tandasnya


.Tema

Kuningan-Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH menghadiri Pelaksanaan Evaluasi Perkembangan dan Verifikasi Lapangan Penilaian 4 (empat) besar Perlombaan Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Kantor Desa Cibulan Kecamatan Cidahu. Jumat, 24 Mei 2019.

Hadir pada kesempatan tersebut Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Kantor kemenag Dr. Hanif Hanafi, M.Si, Kepala DPMD Drs. Deniawan, Kepala Bapenda Kuningan, Dr. A Taufik Rohman, M. Si, Plh. Dinas Pertanian Ir. H. Dodi Nurochmatuddin, MP. M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ir. Bunbun Budhiyasa, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Maman Hermansyah, M.Si, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Drs. H. Dudi Pahrudin, M.Si, Camat Cidahu Rusmiadi, AP.,S.Sos.,M.Si, serta Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, SE.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Desa Cibulan bisa menjadi finalis pada perlombaan desa tingkat provinsi Jawa Barat, hal ini berkat doa dan usaha kita semua. Dengan semangat perubahan yang telah mengalami lompatan cukup besar terhadap penilaian yang signifikan dari tahun ke tahun.

“Bagaimana inovasi desa dan masyarakat yang ditunjang oleh seluruh pihak untuk merubah wajah Desa Cibulan menjadi lebih baik. Semoga seluruh desa di Kabupaten Kuningan dapat mencontoh kreativitas serta inovasi yang ditunjang oleh semua pihak. Atas bimbingan semua kepala SKPD dan lainnya, sehingga desa cibulan bisa menjadi yang terbaik tingkat Kabupaten dan untuk kita dorong ke tingkat Provinsi maupun Nasional,” pungkas Bupati.

Sambungnya, Dengan berbagai terobosan tersebut, pemerintah daerah tidak ragu untuk mendorong semangat juang Desa Cibulan. Hingga akhirnya mendapat simpati sampai ke tingkat provinsi dan tingkat kementerian. Sebelumnya di Desa Cibulan terdapatLahan bekas galian pasir yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian kacang kedelai di tengah tanah tandus dan panas, namun ada sebuah keberhasilan yang membantu kesejahteraan masyarakat desa, hal ini yang akan menjadi motivasi kita bersama dalam mewujudkan Kuningan MAJU (Ma’mur, Agamis, Pinunjul Berbasis Desa Tahun 2023).

Perlu diketahui bahwa Desa Cibulan sudah masuk nominasi pada perlombaan desa, dengan harapan dapat menjadi juara. Hal ini juga akan menyemangati Kecamatan dan Desa lain untuk menjadi lebih baik dengan tujuan mendorong dan menggalakan peran serta masyarakat dalam menwujudkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Acara tersebut turut dilanjutkan Ekspos dari Kepala Desa Cibulan Iwan Gunawan, S.IP, menurutnya galian pasir ini menjadi potensi dalam peningkatkan pendapatan dana asli desa yang mampu membuat sarana dan prasarana desa. Dengan mengubah bekas galian pasir menjadi lahan produktif, dengan membuat terobosan menjadi lahan kedelai yang sudah terpanen sebanyak 24 ton kedelai pada musim panen.

“Dari perkembangan tersebut, Desa Cibulan menjadi salah satu desa yang mengembangkan kedelai di Indonesia yang di dukung oleh Kementrian Pertanian dengan harapan mempunyai impian untuk menjadi desa kedelai cibulan, serta terdapat berbagai terobosan lain mulai dari bidang Pendidikan, pelayanan dan lain-lain” ujar Iwan.


.Iwn

JabarCeNNa.com, Kuningan -- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama, didampingi Wakil Ketua TP PKK, Ny. Yuana Ridho Suganda, secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Linggajati Community (RUJIC), di Mesjid RS Umum Linggajati, Kamis, 23 Mei 2019

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama merasa bangga dan sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan buka puasa dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit Umum Linggajati Community (RUJIC).

“Dimana RUJIC bukan hanya sekedar komunitas motor saja, tetapi juga sebagai suatu wadah untuk membangun rasa kebersamaan dan kekompakan diantara sesama pegawai RSUD Linggajati Kuningan dalam melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial. Yang mana selain kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim hari ini, RUJIC juga telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya, diantaranya khitanan massal dan pengobatan gratis,”papar Ika.

Alhamdulillah semoga hal ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin tahunan serta dapat menjadi semangat dan motivasi bagi komunitas lainnya yang ada di Kabupaten Kuningan.

Pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan dalam melaksanakan berbagai ibadah. Hal terpenting dalam melaksanakan ibadah puasa adalah bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja. Tapi menjadi suatu ajang dimana kita merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang beruntung dari segi ekonomi.

“Untuk itu di bulan yang penuh rahmat ini, marilah kita perbanyak ibadah dengan cara bersedekah kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, salahsatunya melalui kegiatan santunan seperti hari ini,”pungkas Ika. 

.Angga

Kuningan-Wakil Bupati Kuningan M. Ridho Suganda, SH., M.Si meninjau kondisi ruang belajar dan sarana lainnya ke SD Negeri 17 Kuningan pada hari Kamis (23/5/2019).

Dengan memakai pakaian adat sunda Wabup yang di dampingi Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Drs. H. Maman Hermansyah, M.Si. Wabup menyisir tiap ruangan secara langsung serta melihat kondisi sarana prasarana sekolah, kebersihan lingkungan dan melihat aktivitas proses belajar mengajar siswa.

Selain meninjau bangunan sekolah tak lupa Wabup juga menyapa siswa SDN 17 Kuningan, orang tua siswa dan mendengarkan saran dan masukan dari berbagai guru yang disampaikan langsung kepada Wabup.

“Mengenai bangunan dan sarana dan prasarana sekolah ada beberapa yang harus diperbaiki dan mengintruksikan langsung pada Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera ditindak lanjuti, hal ini menjadi prioritas karenanya untuk memberikan suasana lingkungan sekolah yang asri, nyaman dan aman dalam menjalankan proses belajar bagi seluruh siswa,” ujar Wabup.


.Angga

JabarCeNNa.com, Bandung -- Sekda Jabar Iwa Karniwa melantik 177 pejabat fungsional di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat, di Gedung Sate, Jumat pagi (24/5/2019). 177 pejabat fungsional yang dilantik itu terdiri dari dokter, guru utama, peneliti, apoteker, penyuluh dan lain-lain. Dalam sambutannya, Iwa mengatakan para pejabat fungsional itu harus terus mengembangkan wawasan dirinya.

"Dalam menjalankan tugas membantu pimpinan saudara-saudara harus terus menambah wawasan, baik pengetahuan umum apalagi tentang bidang yang digeluti" ujarnya.

Pejabat fungsional itu dilantik karena tenaganya memang diperlukan meski tidak ada dalam jabatan struktural teknis.

"Sesuai dengan keahlian yang dimiliki, tugasnya sangat diperlukan ubtuk menunjang kelancaran dan kemajuan bidang tertentu di OPD atau Dinas" jelas Iwa.

177 Pejabat fungsional yang dilantik itu menurut Iwa terdiri dari Juru Ahli Utama 1 orang, Juru Ahli Pertama 139 orang, Pengawas Ahli Utama 1 orang, Peneliti 1 orang, Perencana 1 orang, Perawat 2 orang, dokter 8 orang, Apoteker 1 orang, Penyuluh Kehutanan 12 orang, Pengendali ekosistem Hutan 7 orang, dan pekerja sosial 1 orang.

.Asbud

JabarCENNa.com, Kota Cirebon -- Kawasan Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan atau Ciayumajakuning akan menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzanul Ulum mengungkapkan hal itu dalam acara Safari Ramadhan di masjid agung Kota Cirebon, Kamis sore (23/5/2019). Menurut Uu, hal itu bukan hanya rencana belaka tetapi sudah mulai dirintis oleh Provinsi Jabar dengan menjadikan 3 kawasan di Jabar Utara Timur menjadi kawasan ekonomi khusus yang disebut kawasan Rebana.

"Pak Gubernur sudah merencanakan pemindahan kawasan industri di Jabar ke kawasan rebana tersebut yaitu kawasan Ciayumajakuning dan Subang. Hal itu ditunjang dengan fasilitas bandara kertajati, pelabuhan patimban dan beberapa ruas jalan tol baru yang melewati kawasan rebana" ujar Uu.

Uu menyebutkan pembentukan kawasan ekonomi khusus itu memerlukan dukungan dan kerjasama semua pihak terutama Provinsi dan kabupaten Kota. Tanpa kebersamaan itu mustahil terwujud.

"Oleh karena itu, safari ramadhan tingkat provinsi Jawa Barat ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan sosialisasi gagasan besar itu, membangun kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang sangat potensial" katanya di hadapan hadirin termasuk bupati dan walikota di kawasan Ciayumajakuning yang turut hadir.

Di akhir sambutannya, Uu mengucapkan terimakasih kepada masyarakat di kawasan Ciayumajakuning yang telah berhasil menjaga kondusifitas dalam gelaran pesta demokrasi Pileg dan Pilpres.

"Tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan di Jawa Barat, meskipun suhu politik memanas akhir-akhir ini terkait hasil akhir pengitungan suara pilpres dan pileg oleh KPU. Saya mengapresiasi dn mengucapkan terimaksih atas prtisipasi masyarakat yang tetap menjaga keamanan dan ketertiban" pungkas Uu.


.Salam

JabarCeNNa.com, Banjar -- Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, SIK didampingi Ketua Bhayangkari Ny Indah Yulian serta para Kabag dan Polwan Polres Banjar melaksanakan giat bagi-bagi takjil gratis. Acara tersebut dilakukan untuk memeriahkan Bulan Ramadhan.

"Kegiatan ini dilakukan polres dengan pembagian takjil gratis kepada pengemudi motor dan mobil. Hari ini kita laksanakan untuk berbagi, dan bersilaturahmi kepada semua orang atau warga" ujar AKBP Yulian Perdana,SIK, Selasa (21/5)

Kegiatan bagi-bagi takjil tersebut dilakukan di pertigaan lampu merah Jalan Brigjen M Isa Kecamatan Purwaharja Kota Banjar

"Antusiasnya alhamdulillah saat ini takjil yang disediakan habis. Betul-betul warga mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polres Banjar" ujarnya

AKBP Yulian Perdana,SIK berharap Bulan Ramadan tahun ini memberikan keberkahan.Dan tentunya beliau menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi isu-isu Hoax usai Pemilu 2019.

"Mari kita jalin silaturahmi, jangan mudah terprovokasi, kita fokus beribadah," tegasnya

Terpantau Personil Polres Banjar dan Pengurus Bhayangkari dan Polwan membagikan takjil gratis kepada pengendara mobil dan motor yang melintas. Sejumlah pengendara tampak menerima takjil dengan antusias dan menyalami polisi yang sedang bertugas membagikan takjil.

.tema

JabarCeNNa.com, Banjar -- Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Banjar, Polda Jabar berhasil meringkus dua orang komplotan penjambret yang biasa beraksi diwilayah Kota Banjar, Jawa Barat. Aksi jambret tersebut sangatlah meresahkan warga masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., kepada sejumlah awak media saat melakukan Konferensi Pers di Ruang Vicon Mapolres Banjar, Jalan Siliwangi No.145, Karangpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Selasa, 21 Mei 2019.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan bahwa kedua pelaku jambret yang berhasil ditangkap oleh tim Reserse Kriminal Polres Banjar tersebut yakni masing-masing berinisial KH dan HK.

Dijelaskan Kapolres, kedua pelaku jambret yang berhasil ditangkap oleh tim Reserse Kriminal Polres Banjar tersebut, yakni masing masing berinisial KH, dan HK. Kedua pelaku tersebut melakukan aksinya pada Minggu (14/5/2019) lalu didaerah jalan pengairan, Dusun Sinargalih Rt. 33 Rw. 08, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat dan aksinya tersebut sejak akhir tahun 2018.

"Setelah kita introgasi kedua pelaku ini mengaku telah melakukan aksi penjambret kepada korban bernama Aminah, warga di Lingkungan Langkaplancar, RT 01, RW 01, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Dan berhasil merampas tas korban yang berisi HP Oppo F1, KTP, SIM, STNK Motor, ATM BRI, dan uang tunai Rp. 150.000," papar Kapolres.

Kapolres menuturkan bahwa kedua pelaku tersebut akan dijerat undang undang tindak pidana Pencurian, dan akan dikenakan pasal 363 KUHPidana. 

Dalam kesempatan itu Kapolres juga mengimbau kepada warga masyarakat diwilayah Kota Banjar, agar waspada dalam beraktifitas di siang maupun malam hari. "Saya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam beraktifitas, jika berkendara, di jalan jangan tunjukkan benda benda berharga yang itu dapat memancing para pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kejahatan, saya menyarankan jika membawa tas hendaknya disimpan di dalam bagasi atau di masukkan kedalam jaket, dan jangan membawa perhiasan di muka umum, hindari segala hal hal yang mengundang para pelaku kejahatan," pungkasnya.

.Tema

JabarCeNNa.com, Tasik -- Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., bertindak selaku inspektur upacara dalam kegiatan Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Wiriadinata dari Mayor Adm Joko Kusbandono kepada Mayor Adm Eka Hardiana, A.Md., dan penyerahan jabatan Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud Wiriadinata dari Mayor Kal Fery Yuliansyah, S.E., di Gedung Rukandi Lanud Wiriadinata, Selasa, 21 Mei 2019.

Kegiatan sertijab ini dihadiri oleh Kepala Dinas Operasi serta Perwira, Bintara, Tamtama dan juga Pegawai Negeri Sipil Lanud Wiriadinata. Mayor Adm Eka Hardiana, A.Md., sebelumnya menjabat sebagai Kasiops Skadik 503 Wingdikum sedangkan Mayor Adm Joko Kusbandono, selanjutnya akan melaksanakan tugas di Mabes AU menjadi Kasubsilatpil Sitijurit Subdissahjurit Disminpers AU dan untuk Mayor Kal Fery Yuliansyah, S.E., selanjutnya akan melaksanakan tugas di Depohar 40 Bandung menjadi Kasubsiminmat Disbin Depohar 40.

Komandan Lanud Wiriadinata mengatakan dalam sambutannya, Serah terima jabatan Kadispers dan penyerahan jabatan Kadislog Lanud Wiriadinata ini hakikatnya bukan sekedar pergantian pejabat semata, tetapi lebih dari itu memiliki makna strategis dalam proses dinamisasi organisasi, guna mencapai tujuan organisasi sesuai tuntutan perkembangan yang dihadapi.

Komandan Lanud Wiriadinata mengharapkan dengan serah terima jabatan ini akan mampu menumbuhkan semangat baru dalam bekerja untuk melangkah lebih tegar, percaya diri dan sadar dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan tidak meninggalkan aspek-aspek etika, moral dan hukum,”ujar Komandan Lanud Wiriadinata.

.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar -- Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar, Polda Jabar berhasil menangkap dan mengamankan dua dari tiga tersangka tindak pidana melakukan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur di wilayah Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat pada Minggu, 19 Mei 2019 lalu.

Hal itu diungkapkan Kepala Kepolisian Resor Kota Banjar, Polda Jabar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., kepada sejumlah awak media saat Konferensi Pers di Ruang Vicon Mapolres Banjar, Jalan Siliwangi No.145, Karangpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa, 21 Mei 2019.

Kapolres Banjar menjelaskan, diketahui ketiga pelaku tersebut memang memanfaatkan kondisi korban yang berkebutuhan khusus. Tersangka mengajak korban berpergian dengan menggunakan motor dibawa menuju alun-alun Langensari, stasiun kereta api, dan Mandalare kemudian disana tersangka melakukan perbuatan cabul.

"Alhamdulillah itu bisa diungkap, satu tersangka berinisial JO alias Tablo (26) dan ZA yang masih dibawah umur. Untuk satu tersangka masih dalam DPO (daftar pencarian orang) berinisial H, insyaallah dalam waktu dekat bisa kita tangkap," ungkapya.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh JO (26), Kapolres Banjar mengatakan, tersangka akan dijerat Pasal 82 Ayat 1 Jo Pasal 76E UU RI No 23 Tahun 2002 diubah UU RI No 35 Tahun 2014 diubah terakhir UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. "Sedangkan untuk anak ada mekanisme nya tersendiri," jelas Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada seluruh orang tua agar terus mengawasi pergaulan anak-anaknya dan benar-benar menjaga keselamatan anak-anaknya. Terutama anak di bawah umur, tentunya diketahui, kondisi anak dibawah umur itu tidak seperti orang dewasa.

"Jadi sejak dini anak-anak sudah harus diberi tahu dan di edukasi bahwa tidak boleh ada orang asing yang membawa-bawa dia dan diberitahu tentang predator anak (pedofil), pendidikan seks harus kita beritahu sejak dini. Pendidikan seks bukan berarti bagaimana cara melakukan hubungan seksual tetapi pendidikan seks adalah bahwa mereka punya private, mereka punya kewajiban menjaga wilayah privasi mereka. Karena kita tidak tahu para predator ini ada dimana, sehingga kita lihat kasus-kasus ini bahkan ada di sekolah dan lain sebagainya," pungkasnya.

.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar -- Polres Banjar bersama TNI ( Babinsa ) Koramil Purwaharja mensweeping kendaraan roda empat atau lebih di perbatasan Kota Banjar, Senin (20/5)

Sweeping dilakukan di Jalan Raya Purwaharja tepatnya depan Polsek Purwaharja yang merupakan akses dari Banjar menuju Jakarta

Beberapa kendaraan roda empat atau lebih diminta menepi terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan.

Satu persatu pengemudi roda empat maupun lebih dicek kelengkapan surat-suratnya serta kendaraannya diperiksa oleh petugas.

Sayangnya, dalam kegiatan swepping itu. Petugas tidak menemukan massa yang hendak ke Jakarta maupun barang yang mencurigakan.

Waka Polres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh mengatakan, swepping ini dalam rangka siaga satu sekaligus melaksanakan kegiatan cipta kondisi serta penyekatan massa yang akan menuju ke Jakarta.

"Kami membagi dua pelaksanaan cipkon, pertama patroli skala besar, dan kedua operasi cipta kondisi dengan sasaran membawa bahan peledak, senjata tajam, miras, dan narkoba," ujarnya.

Sebelumnya, jajaran aparat Kepolisan Polres Banjar juga melakukan kegiatan patroli skala besar maupun pemeriksaan kendaraan roda empat yang akan keluar Banjar menuju Jakarta.

Tak hanya berfokus di perbatasan saja, kegiatan penyekatan di perbatasan akan berlanjut dilaksanakan Polsek jajaran Polres Banjar seperti Polsek Banjar di wilayah Cimaragas sebagai jalur alternatif dan tentunya Purwaharja sebagai jalur utama.

"Selama pelaksanaan kegiatan penyekatan belum diketemukan mobilisasi massa yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti giat People Power," pungkasnya.


.tema

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman akhirnya merampungan rekapitulasi suara pilpres 2019 untuk 34 Provinsi. Hasilnya Pasangan Jokowi - Ma'ruf menang telak dengan selisih 16, 5 Juta suara. Foto : Jawapos
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239," ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional.

Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Ketua KPU Arief Budiman kemudian membacakan keputusan hasil rekapitulasi nasional pilpres, pemilihan anggota DPR, anggota DPRD, dan anggota DPD. Arief langsung mengetok palu tanda penetapan hasil rekapitulasi. 

Rapat pleno ini langsung diumumkan setelah KPU melakukan rekapitulasi empat provinsi terakhir. Pleno ini dihadiri seluruh komisioner KPU, Ketua Bawaslu Abhan, dan semua anggota Bawaslu.

Saksi dari parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf yang hadir adalah I Gusti Putu Artha, sedangkan dua orang saksi dari Prabowo-Sandi adalah juru debat BPN Ahmad Riza Patria dan Aziz.

Seperti diketahui, Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah.

Kemudian Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua. 

Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Paslon 02 masih bisa mengajukan sengketa hasil Pilpres ini ke MK. Jika dalam tiga hari setelah berakhirnya batas waktu pengujian keberatan penetapan hasil Pemilu ke MK, tidak ada sengketa yang diajukan, maka KPU dapat menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024.


.detik


Foto : lip6
JabarCeNNa.com, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum RI menetapkan perolehan suara Pilpres 2019 dari 34 provinsi dan 130 PPLN, yakni pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf memeroleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen, sementara pasangan 02 Prabowo-Sandiaga memeroleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Hasil rekapitulasi tingkat nasional secara keseluruhan diumumkan KPU di Gedung KPU RI, Selasa dini hari.

Pengumuman dibacakan Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting,

Jumlah pemilih nasional dalam Pilpres 2019 sebesar 199.987.870 pemilih. Sementara jumlah suara sah Pilpres sebesar 154.257.601 suara.

Sementara itu perolehan hasil Pileg DPR RI secara nasional, yakni:

PKB: 13.570.097 (9,69 persen)
Gerindra: 17.594.839 (12,57 persen)
PDIP: 27.053.961 (19,33 persen)
Golkar: 17.229.789 (12,31 persen)
Nasdem: 12.661.792 (9,05 persen)
Garuda: 702.536 (0,05 persen)
Berkarya: 2.929.495 (2,09 persen)
PKS: 11.493.663 (8,21 persen)
Perindo: 3.738.320 (2,67 persen)
PPP: 6.323.147 (4,52 persen)
PSI: 2.650.361 (1,89 persen)
PAN: 9.572.623 (6,84 persen)
Hanura: 2.161.507 (1,54 persen)
Demokrat: 10.876.507 (7,77 persen)
PBB: 1.099.848 (0,79 persen)
PKPI: 312.775 (0,22 persen)

Jumlah pemilih dalam Pileg DPR RI berjumlah 199.979.320 pemilih, sementara jumlah suara sah Pileg DPR RI secara nasional 139.971.260 suara.

Seusai hasil penghitungan Pemilu dibacakan, KPU mempersilakan seluruh saksi peserta pemilu menandatangani berita acara.

Berdasarkan pantauan saksi dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, saksi PKS, saksi Partai Berkarya, saksi Partai Gerindra, dan saksi PAN menolak menandatangani berita acara penetapan hasil penghitungan suara Pemilu 2019.


.AntaraNews

Presiden ke-3 RI Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie sebagaimana diunggah oleh The Habibie Center di YouTube, Minggu (19/5). Foto : Setkab
JabarCeNNa.com, - Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. Baharudin Jusuf (BJ) Habibie berpesan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk hasil pemilihan umum serentak yang akan diumumkan pada 22 Mei mendatang. Terhadap kemungkinan munculnya ketidakpuasan terhadap hasil pemilihan umum, BJ Habibie berpesan harus diselesaikan melalui jalur konstitusional.

“Hindari tindakan-tindakan yang dapat mempertajam polarisasi dan perpecahan di masyarakat,” kata Habibie dalam pesan kebangsaan yang diunggah melalui The Habibie Center melalui YouTube, Minggu (19/5).

Menurut Presiden ke-3 RI itu, di tengah situasi regional dan global tidak kondusif seperti saat ini penting bagi semua untuk secara terus-menerus memperkuat ketahanan nasional. Dengan cara itulah, menurut Habibie, Bangsa Indonesia dapat saling menjaga harkat dan martabat bersama sebagai sebuah bangsa.

Tingkatkan Kualitas Demokrasi

Sebelumnya BJ Habibie menyampaikan, Bangsa Indonesia baru saja melaksanakan pemilihan umum serentak sebagai sebuah ikhtiar bersama dalam rangka merawat keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

Saat ini, lanjut Habibie, semua pihak tengah menunggu hasil rekapitulasi suara di tingkat nasional oleh Komisi Pemilihan Umum, sebuah lembaga penyelenggara pemilihan umum yang keberadaannya merupakan amanat konstitusi. Tentu dalam pelaksanaan pemilihan umum, sambung Habibie, masih terus perlu diupayakan perbaikan-perbaikan bersama.

“Namun saya sungguh meyakini jika bangsa Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjaga persatuan, maka kita mampu mencapai cita-cita luhur bangsa Indonesia,” ucap Habibie.

.setkab/Iy

JabarCeNNa.com, Banjar -- Multaqo Ulama, Pemkot Banjar, Pimpinan Ponpes, Ormas Islam, se Kota Banjar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Banjar membuahkan 4 komitmen kesepakatan. Minggu, 19 Mei 2019.

Salah satunya, menyikapi pergerakan masa agar tidak terjadi. Para ulama, Pimpinan Ponpes, Ormas Islam dan Pemkot Kota Banjar sepakat untuk memaksimalkan ibadah shiyam Ramadhan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dikatakan Ketua MUI Kota Banjar KH Muctar Gozali, Dalam kegiatan Multaqo Ulama ini tentunya untuk menyepakati dan menyerukan kepada seluruh umat untuk memaksimalkan ibadah shiyam ramadhan, dan memperbanyak munajat serta doa untuk keselamatan, ketentraman dan keamanan bangsa dan negara, kami serukan untuk terus berupaya lebih mempererat tali silaturajmi antar semua warga masyarakat dan memperkokoh ukuwwah islamiah, ukuwwah wathoniyah dan ukuwwah basyariyah serta menghindari pertikaian, perpecahan dan perilaku saling fitnah. "ungkapnya

Lebih lanjut KH Muchtar Gozali menghimbau untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT karena hajat besar bangsa Indonesia berkenan dengan pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan lancar, aman, tertib dan bermartabat khususnya di Kota Banjar

"Hendaklah semua pihak dapat menerima apapun hasil dari keputusan KPU dalan Pemilu tahun 2019 sebagai upaya untuk perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara" ujarnya

Dirinya menghimbau, lebih baik berdoa bersama-sama, tidak usah ramai-ramai melakukan pergerakan massa.

"lebih baik kita berdoa, tidak usah lah ramai-ramai (melakukan pergerakan massa-red)" ucapnya.


Dalam Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Banjar yang diwakili oleh Drs. H. Kaswad, M.Pd.i, Kepala Kemenag Kota Banjar diwakili oleh DR. H. Supriana ( Kasi Pendis Kemenag Kota Banjar ) Ketua MUI Kota Banjar KH. Muhtar Gozali, S.HI beserta Pengurus MUI Kota Banjar, Ketua Baznas Kota Banjar Drs. H. Abdul Kohar, Ketua DMI Kota Banjar H. Jalaludin dan Pengurus MUI Kecamatan se Kota Banjar dan pimpinan Ormas Islam dan Ponpes se Kota Banjar.

Hasil dari kegiatan Multaqo ulama Kota Banjar menghasilkan 4 komitmen kesepakatan diantaranya yang Pertama, Berupaya untuk selalu meneguhkan komitmen terhadap Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kedua, Menjaga komitmen bersama untuk selalu menjaga stabilitas sosial, keamanan dan kedamaian dengan selalu mengedepankan persamaan dan tidak mempertajam perbedaan yang ada

Ketiga, Menghindari segala bentuk provokasi, saling tuding dan saling fitnah serta tidak terjebak dalam berita yang kebenarannya tidak dapat dipertanggung jawabkan dan Keempat, Berusaha untuk selalu mentaati perundang-undangan yang berlaku di NKRI sebagai bentuk hubungan yang konstruktif serta dinamis dengan pemerintahan sesuai dengan tuntutan ajaran agama islam.


.Tema

JabarCeNNa.com, Bandung -- Jelang libur panjang Idul Fitri 1440 H, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Kadisparbud) Jawa Barat Dedy Taufik melakukan inspeksi kesiapan di sejumlah destinasi objek wisata di Metropolitan Bandung Raya, diantaranya Farm House Lembang, Taman Nasional Gunung Tangkuban Perahu serta Sari Ater, Kamis (17/5/2019)

Saat inspeksi ke Sari Ater Subang, Dedy mengatakan bahwa destinasi tersebut sedang melakukan berbagai perbaikan insfrastruktur layanan maupun system penanganan pengunjung. Seperti diantaranya penyiapan sarana penanggulangan gawat darurat, peningkatan kenyamanan pelanggan untuk menyambut para wisatawan asing maupun lokal pada liburan hari raya.

“Setiap liburan Sari Ater rata-rata kunjungannya bisa sampai 20 hingga 25 ribu orang. Itu keterangan dari pengelola,”katanya

Dedy mengungkapkan sampai dengan H – 30, amenitas di kawasan Sari Ater dari 80 kamar dan 94 cottage, telah terjual sekitar 80 persen. "Bahkan, keseiapan produk Moslem Friendly Tourism pun telah disiapkan, sehingga tidak perlu dikhawatirkan bagi para wisatawan yang menginginkan produk moslem friendly tourism,"jelasnya

Sedangkan saat meninjau kawasan Wisata Alam Tangkuban Perahu, Dedy Taufik berdialog langsung dengan Manajer Operasional Ruslan Kaban. 

“Mereka sudah mempersiapkan juga, terutama untuk menjaga kenyamanan dan keamanan para pengunjung,”ujarnya

Berkenaan dengan harga tiket masuk yang dinilai terlalu mahal, diakui pengelola bahwa hal tersebut merupakan kebijakan Kementrian Lingkungan Hidup. Namun Kadisparbud Jabar Dedy Taufik tetap mengimbau agar pengelola memperhatikan kenyamanan pelanggan.

“Meski harga tiket mahal, namun pengelola harus fokus dan memperhatikan kenyamanan para pengunjung,”tegas Dedy.

Usai melakukan peninjauan di Taman Wisata Alam Tangkuban Perahu, rombongan pun bergerak menuju destinasi wisata lainnya yang ada di wilayah Lembang Bandung Barat, seperti salah satunya Farm House.

Dikatakan Dedy, pihak pengelola telah mengantisipasi membludaknya pengunjung, salah satunya adalah menyiapkan lahan parkir tambahan di luar arena dengan menjalin kerjasama dengan pihak pengamanan untuk antisipasi kemacetan di sekitar area Farm House.

“Alhamdulilah, nampaknya para pengelola destinasi di Jawa Barat telah mempersiapkan kawasannya untuk menyambut hari libur "lebaran 1440 H, dengan baik, dan Customer Satisfaction, menjadi ukuran utama pariwisata Jabar menuju standar dunia,”pungkasnya

.Anwar

JabarCeNNa.com, Bandung -- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat terus mengembangkan sistem pemerintahan seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Penerapan Elektronik Samsat (E-Samsat) jadi salah satu bukti nyata. 

Menurut Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa, E-Samsat tak hanya mempermudah masyarakat dalam pembayaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah, dan menggerus jumlah pungutan liar (pungli). 

“Juga dampak diterapkannya E-Samsat ini terjadi kenaikan yang signifikan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula 9 triliun menjadi 14 triliun, naiknya 5 triliun,” ucapnya dalam Silaturahim Kapolda Jabar Bersama Tim Pembina Samsat dan Serah Terima Pemanfaatan Pos Gatur Kipas (Kiaracondong – Bypass) di Halaman Kantor Bapenda Jawa Barat, Sabtu (18/5/19).

Iwa Karniwa mengatakan, proses pembayaran pajak kendaraan bermotor semakin mudah, nyaman, dan cepat, melalui E-Samsat. Masyarakat tinggal menggunakan smartphone dan bertransaksi via bank (yang sudah bekerjasama) maupun via Fintech (Financial Technology). 

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengamini apa yang diungkapkan Iwa Karniwa. Menurut Rudy Sufahriadi, E-Samsat perlu dipertahankan dan ditingkatkan karena dapat mengurangi tindakan korupsi. 

“Dan ini yang diharapkan oleh masyarakat, meningkatnya pendapat daerah dan bersihnya lingkungan kerja kita,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Iwa Karniwa menyatakan bahwa Pemdaprov Jawa Barat mendukung penuh Polda Jawa Barat untuk meningkatkan pengamanan di wilayah hukum Tanah Pasunda. Salah satu wujud dukungannya adalah pembangunan Pos Gatur Lintas Kiaracondong-By Pass. 

Iwa Karniwa berharap keberadaan Pos Gatur tersebut dapat membantu anggota kepolisian dalam melayani masyarakat. Tujuannya tentu saja supaya masyarakat merasa aman dan nyaman manakala berkendara. 

Kepala Badan Pandapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Hening Widiatmoko menjelaskan bahwa Pos Gatur tersebut dibangun pada TA 2018 dengan APBD Provinsi Jawa Barat. 

“Luasnya 18 m2 dilengkapi dengan sarana pendukung 5 kursi, 1 unit AC, 1 unit Smart TV, 1 unit dispenser, toilet serta teralis. Mudah-mudahan ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para anggota Polri dalam menjalankan tugasnya,” katanya.

Sementara itu, Rudy Sufahriadi menyambut positif kehadiran Pos Gatur itu. Ia bahkan menyebutnya sebagai inovasi Bapenda Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar guna menertibkan lalu lintas dan menjaga kenyamanan masyarakat.

.asbud
Diberdayakan oleh Blogger.