Desember 2018 | JABARCENNA.COM



JabarCeNNa.Com, BANDUNG—Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan bantuan kemanusiaan pada Provinsi Banten dan Lampung yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/18) lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan pihaknya pada Minggu (23/12/18) sudah mendapatkan perintah langsung dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menyiapkan bantuan yang bersumber dari APBD Jabar 2018.

“Saya selaku Sekda sudah mendapatkan perintah dari Pak Gubernur. Nanti penyerahan dan besarannya berapa dan kapan, akan disampaikan langsung Pak Gubernur untuk provinsi Banten dan Lampung,” katanya pada Humas Jabar, Selasa (25/12/2018).

Berdasarkan perintah tersebut, pihaknya sudah meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah untuk melakukan koordinasi dengan Pemprov Banten dan Lampung terkait administrasi keuangan bantuan tersebut. “Dari sisi waktu masih memungkinkan kami memberikan bantuan, masih ada waktu dan karena ini sifatnya darurat bencana masih bisa,” ucap Sekda Jabar.

Rencananya bantuan kemanusiaan tersebut dananya diambil dari pos Belanja Bantuan Tak Terduga APBD Jabar 2018 yang pada pekan lalu masih tersisa Rp45,5 miliar. Setelah memberikan bantuan bagi bencana putting beliung Kota Bogor sebesar Rp5 miliar, Iwa memastikan masih ada slot anggaran yang bisa diberikan untuk membantu para korban bencana di dua provinsi tersebut. “Slotnya masih ada,”

Pihaknya juga memastikan para pejabat di lingkungan BPKAD, Bappeda dan beberapa OPD terkait layanan publik tidak mengambil cuti longweekend Natal dan Tahun Baru 2019 mengingat ada sejumlah urgensi yang mengharuskan pihaknya stannby setiap saat di Bandung. 

“Selain Natal dan Tahun Baru, tahapan Pilpres sudah berjalan, kami juga mengantisipasi informasi bencana, jadi standby, teman-teman tidak longweekend,” kata Iwa.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil memastikan selain bantuan logistik Jawa Barat juga akan memberikan bantuan secara khusus seperti pada bencana gempa di Lombok dan Palu beberapa waktu lalu.

"Insya Allah dalam waktu dekat bantuan-bantuan logistik juga yang dibutuhkan akan kami kirim, karena bagaimana pun sangat dekat dengan Jawa Barat, karena tetangga kami juga," ucap Gubernur.


Terima Kasih Warga Jabar 

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih kepada Pemdaprov dan masyarakat Jabar atas kesigapannya mengirimkan bantuan ke wilayah yang terkena bencana. "Kepada Pak Gubernur Ridwan Kamil, luar biasa bantuannya sangat bermanfaat bagi masyarakat kami," katanya di lokasi evakuasi korban bencana Selat Sunda, Selasa (25/12/18) melalui video yang dikirim Tim Relawan BPBD Jabar. 

"Doakan kami kuat, diberikan kesehatan dan segera pulih, kondusif kembali dan perekonomian Pandeglang segera pulih kembali. Terima kasih Pak Gubernur atas bantuannya, relawan-relawannya," kata Irna. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan, Selasa (25/12/2018), melansir sedikitnya 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi, sebagai dampak bencana Selat Sunda.

Data kerugian materiil terkait tsunami Selat Sunda juga terus bertambah. Ada 882 rumah yang rusak, 73 penginapan rusak dan 60 warung rusak.

"434 perahu dan kapal rusak, 24 kendaraan roda 4 rusak, 41 kendaraan roda 2 rusak, 1 dermaga rusak, dan 1 shelter rusak," sambung Sutopo.

Sutopo menyebut daerah yang paling parah terdampak tsunami Selat Sunda ialah Kabupaten Pandeglang.

.Hms/asbud

JabarCeNNa.com, Banjar - Dalam rangka memperingati hari ibu dan bela negara, kampus STISIP (Sekolah Tinggi Ilmu Politik) Kota Banjar menggelar seminar kepemimpinan di Auditorium Kampus STISIP BP Banjar. 

Seminar tersebut bertemakan "Revitalisasi Gerakan Mahasiswa Upaya Mengembalikan Khitoh Perjuangan Mahasiswa". Materi di isi oleh tiga pemateri diantaranya ketua Stisip Angga Gumilar, Dandin 0613 Ciamis yang diwakili Mayor infantri Nurohman dan Walikota Banjar DR.  Hj. Ade Uu Sukaesih. 

Namun ada hal unik ketika Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih memaparkan materi, menurutnya untuk kemajuan daerah pemimpin harus dekat kepada mayarakat bahkan ia memberikan hak kepada seluruh warga Banjar untuk membuat surat Cinta kepada walikota. 

"Masyarakat bebas kok menulis surat kepada walikota asalkan yang membangun dan positif temanya "surat cinta untuk walikota" lewat surat itu warga Banjar bisa menyampaikan saran untuk kemajuan daerah", Ungkap Ade Uu

Lebih lanjut Ade Uu menambahkan, teknis pengiriman surat bisa langsung dikirim kepada Walikota Banjar.  Menurut Ade Uu, kedepan pemerintahan kota banjar akan membuat kota Saran untuk surat cinta tersebut. 

Sementara itu ketua BEM (Badan Eksekutif Mhasiswa) Stisip berharap lewat seminar kepemimpinan ini diharapkan agar mahasiswa dapat memvitalkan kembali gerakan mahasiswa dalam upaya mengembalikan khittah perjuangannya. 

"Dengan hardirnya walikota banjar ibu dr. hj. Ade Uu sukaesih orang nomor 1 di kota banjar, dan pemateri dari kodim 0613 ciamis diharapkan bisa menjadikan kampus ini yang paling representatif di kota banjar", Pungkasnya


.AO

JabarCeNNa.com, Banjar- Warga Kota Banjar kini perlu berbangga hati sebab telah memiliki jembatan cantik yang dihiasi lampu bergaya milenial. 

Jembatan Citanduy III di daerah Dobo, yang baru diresmikan beberapa bulan lalu oleh pemerintah Kota Banjar itu kini terang benderang dengan pencahayaan penerangan jalan umum (PJU) saat malam hari. 

Tak kalah cantik, jembatan yang berada di atas sungai Citanduy yang membelah kota seluas 132 kilometer persegi ini dipasangi tiang lampu yang cukup unik dan kekinian. Tak baku seperti tiang PJU pada umumnya, tiang yang melengkung sebanyak 12 buah itu dipasang oleh ahlinya. Selain memiliki pemandangan yang menarik, nilai estetika jembatan ini bisa menjadi kebanggan baru Kota Banjar.

"Bagus jembatannya jadi terlihat modern karena ada lampu PJUnya yang unik. Saya sudah selfie (swafoto) sama teman-teman, bagus banget hasilnya apalagi pas malam hari," ungkap salah satu Warga Kota Banjar, Dayu Septian, Rabu 26 Desember 2018.

Fikri Aditya warga Kota Banjar lainnya mengatakan dekorasi lampu PJU yang dipasang di jembatan itu bagus dan menjadi pemandangan unik. Ia bangga pemerintah mau melirik dan menjadikan jembatan memiliki unsur keindahan tanpa mengurangi sisi manfaatnya.

"Bagus, jembatannya didekorasi dengan lampu warna-warni. Kalau menurut saya pada era modern ini sudah cocok karena zaman sekarang sedang trend selfie dan jembatan itu bisa menjadi salah satu objek menarik untuk dijadikan lokasi selfie," terangnya

Kepala UPT Ketenagalistrikan Dinas PUPRPKP Kota Banjar Asep Bunyamin mengatakan tekhnik pemasangan tiang PJU yang berbeda dengan umumnya itu dilakukan oleh ahlinya. Sehingga hasilnya tiang PJU tersebut sangat kokoh dan mampu menopang pencahayaan lampu yang menerangi jembatan.

"Tekhnik pemasangannya juga tidak mudah. Perlu beberapa alat khusus karena memang lokasinya berada di jembatan diatas sungai. Untuk gaya lampunya sendiri kita sesuaikan dengan gaya modern milenial dan di Banjar baru satu-satunya jembatan yang dihias dengan gaya PJU seperti itu," jelasnya.


.AO

JabarCeNNa.com, Banjar - Seorang pria muda di dusun Margaluyu RT 3/7, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu 26 Desember 2018 sekitar pukul 14.30 WIB ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi bersimbah darah. Pria muda ini tewas di dalam rumah warga, namun tidak ada satu pun orang yang mengenalinya.

Korban tewas di rumah milik Yatno (60), posisi tubuh tergeletak mengenaskan dengan leher nyaris putus akibat sayatan benda tajam. Diduga pria ini adalah korban pembunuhan. Sontak saja, dengan kejadian ini membuat warga setempat menjadi geger.
Agus (38) warga setempat mengatakan, bahwa korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, yakni Yatno. Pada saat itu, Yatno baru pulang dari pasar usai berjualan ikan, namun ketika membuka pintu, Yatno terkejut melihat sesosok pria remaja tewas bersimbah darah di lantai rumahnya.

"Saya tidak tahu persis kejadiannya, namun orang yang pertama kali menemukan korban adalah Yatno," ujarnya.

Petugas dari Polres Banjar yang datang ke lokasi kejadian, kesulitan untuk mengidentifikasi jenazah korban karena tidak ada kartu identitas. Sementara, warga termasuk pemilik rumah tidak ada yang mengenali korban.

Usai melakukan olah TKP, petugas membawa mayat korban ke ruang jenazah RSUD Kota Banjar untuk kepentingan otopsi.
"Ini diduga korban pembunuhan karena terdapat luka sayatan di leher sepanjang 15 sentimeter," ujar Didu petugas kamar mayat RSUD Banjar.

Ciri-ciri korban yakni kulit hitam, menggunakan baju lengan panjang warna hitam, celana jeans warna biru, dan memakai gelang hitam di lengan kirinya serta rambut ikal.


.AO

JabarCeNNa.com, Banjar- Anggota Polres Banjar Polda Jawa Barat bersama personil TNI laksanakan sterilisasi dan pengecekan persiapan pengamanan ibadah perayaan Natal 2018, pelaksanaan sterilisasi dipimpin langsung Kapolres Banjar AKBP Matrius yang didampingi Waka Polres Kompol Ade Najmuloh serta jajaran PJU Polres Banjar serta anggota TNI.

"Ini adalah kegiatan sterilisasi untuk mengecek persiapan pengamanan dalam pelaksanaan ibadah perayaan Natal 2018", jelas Kapolres Banjar AKBP Matrius RP saat pelaksanaan sterilisasi gereja GKI Kota Banjar Jawa Barat, senin (24/12/2018).

Menurutnya, sampai saat ini belum ditemukan adanya hal - hal yang dicurigai maupun mencurigakan serta hal - hal yang dilarang.

"Sterilisasi ini dilakukan diseluruh gereja di Kota Banjar yang berjumlah ada 11 gereja, yaitu di Kecamatan Banjar ada 2 gereja, Pataruman 3 gereja dan Langensari 5 gereja, sterilisai dilakukan diseluruh gereja oleh Pos PAM yang bertugas", Imbuh Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, jelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Banjar, sampai saat ini situasi Kota Banjar kondusif dan terkendali.
Sementara itu pada kesempatan yang sama pimpinan Gereja GKI Kota Banjar, Pendeta Suryaman, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak keamanan yaitu Polri dan TNI, kami percaya acara perayaan Natal malam nanti dan besok berjalan lancar dan aman. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang ada di sekitar lingkungan gereja yang sudah membantu kelancaran persiapan perayaan Natal,"intinya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak", ucapnya.

Ia berharap, semoga pihak keamanan dalam melaksanakan tugasnya diberikan kesehatan, serta semoga tidak ada hal - hal yang merusak Kebhinekaan Tunggal Ika di wilayah NKRI, pungkas Suryaman.


.AO

Walikota Banjar, DR. HJ. Ade Uu Sukaesih meresmikan wana wisata taman anggrek mustika, Selasa (25/12/2018).  

Peresmian wana wisata taman anggrek mustika tersebut ditandai dengan penandatanganan Walikota Banjar di batu prasasti dan juga pemotongan nasi tumpeng dan gunting pita.

Hadir dalam pembukaan wana wisata taman anggrek mustika, Wakil Walikota Banjar, Kapolres  banjar, Damdim Ciamis, Wakapolres Banjar, Kepala SKPD dan undangan lainnya.

walikota Banjar dalam sambutanya mengatakan, bahwa pembangunan suatu daerah akan berjalan dengan baik bila didukung oleh situasi daerah yang kondusif. 

Menurut Ade Uu, Kota Banjar memiliki beberapa tempat wisata yang terus akan dikembangkan, misalnya pajamben dan  situletik.

"Dengan dibukanya taman anggrek Mustika ini, tentunya akan menjadi salah satu ikon dikota banjar. Dan disini yang ditampilkan adalah bermacam-macam tanaman nggrek, "ungkapnya

Lebih lanjut Ade Uu menambahkan, jika kita secara bersama membangun banjar, Saya yakin  lima  tahun ke depan Banjar akan menjadi kota Berseri.

Diakhir, Ibu Wali Kota Banjar menitipkan kepada warga Banjar untuk pada Pemilu dan Pilpres 2019  untuk secara bersama-sama ke TPS dan yang penting tidak golput.

"Untuk warga kota banjar diharapkan jangan Golput dalam pilpres dan pileg 17 april 2019 mendatang", pungkasnya


.AO

JabarCeNNa.com, BANJAR – Tim Relawan Indonesia Berkah (RIB), selaku tim pemenangan Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo-Sandi, mengunjungi rumah aspirasi rakyat di Desa Sindangasih, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin 24 Desember 2018

Kunjungan tersebut dalam rangka konsolidasi dan silaturahmi kepada para tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Rencananya, bukan hanya di Jawa Barat, RIB juga akan melaksanakan silaturahmi dengan para tokoh di seluruh Provinsi se-pulau Jawa, yang mencakup Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Timur.

Agus Winarno, SH, Ketua Relawan Indonesia Berkah mengatakan, RIB dibentuk sebagai tim pemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019. Untuk langkah pemenangan, RIB akan melakukan konsolidasi dan silaturahmi kepada para tokoh masyarakat untuk langkah penguatan dan pemenangan.

“Kami melaksanakan konsolodasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Pulau Jawa”, tegasnya.

Menurut Agus, RIB akan melaksanakan langkah-langkah strategis untuk pemenangan yang berkonsentrasi di pulau Jawa. Agus meyakini, dengan menerapkan cara seperti itu, pasangan Calon Presiden dan wakil Presiden Prabowo-Sandi, bisa meraih suara mayoritas di pulau Jawa. 

“Kami menargetkan 60% suara di pulau Jawa”, imbuhnya.

Selain itu, lanjut Agus, RIB sudah menyiapkan logistik dan operasional untuk mobilisasi dalam langkah pemenangan. 

“Kita sudah siapkan semuanya”, tegasnya dengan nada yakin.

Agus berharap, dalam pelaksanaan Pilpres 2019 nanti bisa berjalan dengan damai, lancar dan kondusif. Dia optimistis, pasangan Prabowo-Sandi akan menjadi Presiden Republik Indonesia berikutnya.

Dari pantauan wartawan, suasana gembira dan meriah terlihat dalam kunjungan itu. Acara kemudian dilanjutkan dengan makan nasi liwet Khas Jawa Barat dan juga sejumlah hiburan. Tim RIB kemudian melanjutkan kembali perjalanan menuju Kabupaten Pangandaran

.Ao


JabarCeNNa.com, Kuningan – Adanya Alih fungsi UPT Sanggar Kegiatan Belajar menjadi Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) sebagaimana berdasarkan Permendikbud Nomor 4Tahun 2016, adalah merupakan upaya dalam rangka mendukung perluasan akses dan peningkatan mutu layanan pendidikan bagi masyarakat.

Dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan SPNF SKB Kuningan yang di kepalai Cece Sutisna, pihaknya mengatakan “Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kuningan Alhamdulillah sudah mulai banyak perubahan” ucapnya kepada Jabarcenna.com, Selasa, 18 Desember 2018

Dikatakan Cece, Pendidikan non formal dapat menjadi pelengkap dari pendidikan formal, terlebih jika dikaitkan dengan keterbatasan-keterbatasan yang diakibatkan karena adanya krisis.

Ia menambahkan, Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.”ujar Cece

Dalam jenis pendidikan nonformal sendiri menurut Cece, itu meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja.

Adapun pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), lembaga kursus, lembaga pelatihan, dan lain-lain” ungkapnya

Kedepan SPNF SKB Kuningan akan terus tingkatkan mutu pendidikan sebagaimana layanan pendidikan yang menyelenggarakan program pendidikan nonformal guna memenuhi kebutuhan pendidikan bagi masyarakat.”tutupnya


.iwan



JabarCeNNa.com, Cirebon- Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Salahudin serap aspirasi masyarakat di Cirebon Jawa Barat, Selasa 18 Desember 2018.

Sebelumnya, dalam kunjungannya Sandi menghadiri dialog bersama  PERPADI (Persatuan Pengilingan Padi Indonesia) di Indramayu dengan Perwakilan Desa Indramayu yang tergabung dalam Relawan Bumi WiraLodra di Pabrik beras CV. Fajar Niaga, Desa Widasari, Kecamatan Widasari.

Selepas kunjungan dari Indramayu sandi langsung bertolak ke Kabupaten Cirebon guna menghadiri peresmian Roemah Djoeang Prabowo-Sandi Kabupaten Cirebon dan dialog bersama Relawan Sedulur PAS 08 di Ruko Plumbon Square Cirebon.

Dikatakan sandi, “dalam menyerap aspirasi masyarakat kita harus bekerja keras khususnya di pantura, sehingga kita harus all out dalam menyerap aspirasi masyarakat khususnya di bidang ekonomi” ucap sandi saat diwawancarai awak media

Masyarakat indonesia sekarang sudah menginginkan adanya perubahan ekonomi dan harapan kita agar lapangan kerja segera tercipta dan biaya hidup semakin terjangkau,”ujarnya

Menyangkut dengan insprastruktur tanpa hutang, sandi mencontohkan Jalan Tol Cipali.

Menurutnya, “bahwa tol cipali dibangun tanpa hutang” itu dilakukan adanya kemitraan yang dilakukan antara pemerintah dengan badan usaha.

“Pemerintahan yang sekarang juga sudah ada dalam rencana mereka namun belum di prioritaskan dan di optimalkan”ucapnya

Dibawah Prabowo-Sandi kita pastikan keterlibatan dunia usaha dan swasta akan lebih tinggi dan tidak di dominasi oleh pemerintah dan BUMN saja. kita akan menggunakan strategi  Public-Private Partnership dengan sistim konsepsi atau ability payment dan juga sistim nya bisa solicitied atau unsolicitied “tegasnya


.Abdul S/Iwn


JabarCeNNa.com, Bandung - Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat menjatuhkan vonis kepada mantan Bupati Bandung Barat Abu Bakar, 5 tahun 6 bulan, Senin, 17 Desember 2018.

Ketua Majelis Hakim, Dewa Suardhita, dalam amar putusan yang dibacakanya cara menyatakan Abu Bakar terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Mengadili, menyatakan terdakwa Abubakar telah terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 5 tahun 6 bulan penjara ditambah denda 200 juta dan subsidair 6 bulan," ucap Dewa Suardhita di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip Antara, Senin.

Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut Abubakar divonis 8 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider 4 bulan kurungan.

Namun demikian majelis hakim menolak tuntutan JPU untuk mencabut hak-hak politik terdakwa.

Vonis itu berdasarkan dakwaan pasal 5 ayat 1 huruf a UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan yang meringankan?terdakwa belum pernah berurusan dengan hukum, mengakui dan menyesali perbuatan, dan telah menyetorkan uang 100 juta rupiah ke KPK," kata hakim.

Dalam perkara ini, KPK mengumumkan Abubakar bersama bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap kepada Bupati Bandung Barat periode 2013-2018.

Sebagai penerima, yakni Bupati Bandung Barat Abubakar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Weti Lembanawati dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat, Adityo.

Sedangkan sebagai pemberi, yaitu Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat Asep Hikayat. Iuranpun mulai dilakukan, total ada 17 SKPD yang memberikan iuran bantuan dengan nominal Rp10-50 juta.

Dalam sidang tersebut, hakim menerangkan berdasarkan fakta persidangan, total uang yang didapat oleh Abubakar mencapai Rp1,29 miliar.

Uang itu berasal dari setoran kepala dinas Rp860 juta, pemberian mantan kepala BKPSDM Asep Hikayat Rp95 juta, penerimaan dari Ahmad Dahlan dan Ade Komarudin masing-masing Rp50 dan Rp20 juta serta Rp240 juta dari Bapelitbangda.

Uang itu digunakan untuk keperluan pencalonan istrinya dari mulai survei hingga operasional. Namun menurut hakim uang yang terbukti diterima hanya Rp485 juta rupiah.

Abubakar pun diminta untuk mengembalikan uang tersebut. "Sehingga kewajiban membayar uang pengganti menurut hakim adalah Rp485 juta," katanya.

Usai pembacaan vonis, Abubakar memilih menerima hasil vonis tersebut. Sementara jaksa KPK memilih "pikir-pikir".

Sementara Weti Lembanawati dan Adiyoto masing-masing divonis 5 tahun penjara dan 4,5 tahun penjara. Keduanya juga dikenakan denda Rp200 juta subsidair 3 bulan kurungan.


Ant/tn

JabarCeNNa.com, Kuningan- Dalam rangka reses masa sidang III tahun 2018, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Hj Yoyoh Rukijah.S.Tr.Keb, turun kelapangan guna menyerap aspirasi di wilayah Kabupaten Kuningan. 

Kunjungan reses tersebut dilakukan di wilayah kuningan diantaranya Desa Nangka Kecamatan Kadugede, Desa Ancaran Kecamatan Kuningan dan Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi, Minggu 9 Desember 2018.

Yoyoh mengatakan, sebagaimana dalam menuntut kepada kaitan yang erat sebagaimana anggota dewan, pihaknya harus melaksanakan tugas dalam bidang pengawasan, monitoring dan pendampingan. maka tugas saya mengadakan reses guna menyerap aspirasi yang berada wilayah dapil lima khususnya kuningan"ucap Yoyoh dalam penyampaiannya. 

Diadakannya reses yang sekarang, saya didampingi oleh sepuluh pendamping yang terus mendampingi sehingga dengan adanya pertemuan ini diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan atau usulan yang nantinya akan kami tampung sebagai aspirasi dari masyarakat yang nantinya akan saya usulkan ke gubernur jawa barat "ucap yoyoh

Dikatakan Aef Saepuloh, selaku pendamping "ibu yoyoh ini adalah komisi V yang menyerap bidang Pendidikan, Keagamaan,  Sosial, Tenaga kerja dan Bencana alam maka dari itu dengan adanya reses ini bisa kita manpaatkan sebagai peluang dalam mengajukan aspirasi masyarakat karena beliau berada di wilayah dapil 5."tutur Aef

Dalam acara reses tersebut usulan dari Masyarakat adalah menginginkan adanya transparansi anggaran terkait dana pendidikan, program-program UKM yang memungkinkan bisa lebih di kembangkan baik dari segi tekhnologi dll, serta warga masyarakat desa ancaran meminta adanya pasilitas tentang kesehatan dan Olahraga sehingga aspirasi tersebut bisa diserap dan diusulkan sehingga kedepan bisa direalisasikan di tahun yang akan datang. "Demikian dikatakan beberapa warga yang memberikan usulan aspirasinya kepada Anggota Komisi V tersebut yang langsung diterima dan dicatat oleh Yoyoh yang nantinya akan diusulkan dan dibahas di DPRD Provinsi Jawa Barat dan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat. 


.iwn


JabarCeNNa.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik dua kepala daerah terpilih yakni Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Acep Purnama-Muhammad Ridho Suganda, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana.

Acara prosesi pelantikan berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa 4 Desember 2018.

Dalam Pidatonya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta para kepala daerah terpilih agar bisa menjadi cermin bagi para aparatur sipil negara (ASN) yang ada dilingkungan masing-masing pemerintahan.

"Saya menitipkan selalu tiga hal, satu untuk menjaga integritas dari level pimpinan sampai ASN. Kedua, tolong melayani masyarakat dengan sepenuh hati, bawalah perubahan jadilah pemimpin yang turun tangan, bukan tunjuk-tunjuk tangan. Yang ketiganya adalah profesionalitas terus ditingkatkan," tutur Emil.

"Ada program dari gubernur dikursuskan sekolah di tiga negara yang sudah ada kerjasama, Singapura, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Lain-lain pengembangan potensi pariwisata menjadi sebuah unggulan dalam lima tahun kedepan,"ujar emil

Sementara itu, Bupati Kuningan Ace Purnama menyatakan, potensi pariwisata sudah masuk dalam program tinggal meneruskan program pembangunan dan meningkatkannya dalam lima tahun ke depan sesuai dengan Visi Misi.

"Tinggal kami menyempurnakan dan menambah inovasi-inovasi kami menuju dengan visi Kabupaten Kuningan yang makmur, agamis dan pinujul," ucapnya.


.asbud/iwn
Diberdayakan oleh Blogger.