Oktober 2019 | JABARCENNA.COM

JabarCeNNa.com, Banjar - Dalam rangka Pemilihan Kepala Desa serentak di kota Banjar, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana S.I.K, melaksanakan Patroli sekaligus pengecekan TPS di beberapa Desa di Wilayah Kota Banjar, Rabu (30/10-19) malam.

Dengan di dampingi oleh Pamatwil Kombes Pol dr. Harry Kamijantono, Sp OT, FICS, MM, Kapolres Banjar, AKBP., Yulian Perdana, S.I.K., melakukan pengecekan guna memastikan situasi Kota Banjar, dalam keadaan aman, dan kondusif jelang Pilkades Serentak, yang akan dilaksanakan besok hari.

Kapolres, menyampaikan kepada personil di jajaran Polres Banjar agar tetap meningkatkan kewaspadaan, dan kesiapsiagaan menjelang pemungutan suara yang akan dilaksanakan besok hari.

Selain menyambangi Desa, Kapolres Banjar, AKBP., Yulian Perdana, S.I.K., juga perintahkan kepada personel Polres Banjar, yang berjaga di TPS untuk melaksanakan Patroli Kewilayahan.

“Apabila menjumpai gangguan Kamtibmas agar segera ditindaklanjuti” Pesan Kapolres

Lebih lanjut Kapolres Banjar, juga mengatakan bahwa personel TNI, dan Polri, akan menjamin keamanan, dan kelancaran, jalannya pelaksanaan Pilkades Serentak diseluruh wilayah Kota Banjar Jawa Barat. Tegasnya


.Tema

Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak, di halaman Polres Banjar. Foto: Ist
JabarCeNNa.com, Banjar - Satu hari jelang pencoblosan TPS PILKADES, Polres Banjar melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak yang berlangsung di halaman Apel Polres Banjar, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan Apel dipimpin Kapolres AKBP Yulian Perdana, SIK bersama Para PJU dan Seluruh Personil Polres Banjar 

Dalam arahanya, Kapolres meminta kepada seluruh jajarannya mempersiapkan diri untuk mengamankan kegiatan pemilihan kepala desa (kuwu) serentak di kota Banjar

Kapolres juga menegaskan kepada jajarannya untuk tidak memihak kepada salah satu calon kepala desa. 

“Saya minta kita bekerja secara profesional" kata Kapolres

Kapolres meminta kepada personil agar dapat langsung bergeser ke desa yang akan di lakukan pengamanan.

“Untuk personil yang sudah tersprintkan diharapkan agar dapat langsung bergeser ke lokasi atau Desa yang akan di lakukan pengamanan” tambah Kapolres


.Tema

Bupati H. Acep Purnama hadiri launching Online Teknisi (Oltek) SMK Karnas Kab. Kuningan, berlangsung di sekolah setempat, belum lama ini. Foto: Ist
JabarCeNNa.com, Kuningan - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Nasional (Karnas) Kabupaten Kuningan merupakan sekolah pertama di Provinsi Jabar yang mengimplementasikan sistem Oltek (Online Teknisi) SMK untuk bengkel Teaching Factory (Tefa) jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). 

Launching Oltek di SMK Karnas dalam acara Sabtu Marahmay, berkenan dihadiri Bupati H. Acep Purnama, berserta undangan lainnya, beberapa waktu lalu.

“Kita harus beradaptasi, mengikuti, memahami dan menguasai teknologi yang terkit era industri 4.0 karena didalamnya terdapat persaingan yang ketat. Dengan menguasai dan mampu menerapkan teknologi di dalam kehidupan sehari-hari, kita akan dapat meraih manfaat dan keuntungan sesuai keinginan,” kata Bupati Kuningan H. Acep Purnama

Lebih lanjut orang nomor satu di Pemkab Kuningan itu mengemukakan, Oltek SMK ini akan menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital seperti saat ini. Jika ada masyarakat yang membutuhkan layanan jasa perbaikan sepeda motor di rumah, maka mereka bisa memanfaatkan layanan jasa online teknisi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut bupati melihat langsung para siswa praktek dengan Oltek, kemampuan siswa-siswi dalam mengoperasikan peralatan bengkel modern seperti Engine Diagnostic, Injector Cleaner, dan Oil Inflator tidak diragukan lagi. 

Selain itu, menyaksikan pula bagaimana proses booking service online dilakukan oleh konsumen dengan menggunakan handphone. Selanjutnya data booking service itu diterima oleh petugas penerimaan servis dengan menggunakan handphone android.

"Saya akan mensosialisasikan Oltek SMK ini di jajaran dinas yang ada di Kab. Kuningan. Nanti kami akan mengundang Oltek untuk dapat melakukan kegiatan service sepeda motor di instansi-instansi pemerintahan Kab. Kuningan,” ujarnya.

Kepala SMK Karnas Kuningan, H. Yepri Esa Trijaka, menjelaskan, dulu lulusan disebut sebagai penyumbang pengangguran. Oleh sebab itu, SMK Karnas memberikan jawaban atas tuduhan tersebut bahwa sekarang ini lulusannya mampu membukan lapangan usaha sendiri. Mereka tidak lagi ketergantungan mencarikerja ke pihak lain, namun mereka mampu menciptakan lapangan kerja sendiri melalui Oltek yang tersebar dimana-mana dengan standar kemampuan yang sama.

“Kita sangat tertarik dengan konsep 4.0 yang diusung oleh Oltek dalam pengembangan program Tefa (Teaching Factory) untuk bengkel TBSM dalam konsep tersebut akan memberikan dan membuka peluang untuk siswa jurusan TBSM mengembangkan kompetensi mereka di bidang otomotif hingga ke depan mereka akan mampu berwirausaha secara mandiri,” jelas H Yepri.

Dalam kegiatan Oltek SMK Service Gratis di SMK Karya Nasional Kuningan ini diadakan acara Oltek SMK Service Gratis. Para penggemudi GrabBike di Kuningan mengikuti dan merasakan manfaat Oltek Service Gratis SMK di SMK Karya Nasional Kuningan. 

Dalam kegiatan tersebut, hadir mitra Grabbike untuk melakukan service gratis. Bagi mitra GrabBike di Kuningan ada service promosi sampai dengan tanggal 31 Oktober 2019. Mereka akan memperoleh fasilitas gratis jasa tune up, pembersihan sistem injeksi, dan engine diagnostic.

“Kami sangat senang dan mendukung dengan kegiatan Oltek SMK Service Gratis ini,” kata Sarrah Azka Ditya dari Business Development – GrabBenefit. 


.Tim JC

Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 2 Kuningan menggelar kegiatan kepramukaan, bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Desa Sadamantra Kecamatan Jalaksana, belum lama ini.
JabarCeNNa.com, Kuningan - Sebanyak kurang lebih 400 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 2 Kuningan menggelar kegiatan kepramukaan selama tiga hari, bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Desa Sadamantra Kecamatan Jalaksana, belum lama ini.

Peserta kepramukaan yang tergabung dalam KKM 2 Kuningan itu terdiri dari MI Kecamatan Kuningan, Kadugede, Darma, Cigugur, Jalaksana dan MI di wilayah Kramatmulya. 

Siswa yang mengikuti kemping di Buper Sadamantra itu merupakan perwakilan masing sekolah dari kecamatan tersebut. Mereka yang dikirim untuk mengikuti kemping adalah kelas V dan kelas VI, yang lainnya belajar di sekolah masing-masing, sama untuk diajarkan nilai-nilai kepramukaan upaya membentuk karakter bagi para siswa secara keseluruhan.

Ketua KKM 2 Kuningan, Sukanda, menjelaskan, selama para siswa/perserta pramuka berada di bumi perkemahan dibekali berbagai ilmu dan keterampilan sesuai dengan tingkatan wawasan mereka. 

Misalnya, mempelajari ilmu kepramukaan secara umum, kegiatan olahraga, kegiatan keagamaan, pertunjukan dan kreasi seni siswa bernuasa Islami. Melalui kegiatan tersebut, mereka akan lebih mudah untuk diamalkan atau dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk penterapan disiplin bagi para siswa selama kegiatan berlangsung di lapangan.

“Kegiatan kepramukaan selama tiga hari ini, banyak memberikan manfaat bagi siswa itu sendiri. Antara lain, melatih siswa tidak selalu ketergantuan pada orang tua yang selama ini minta dilayaninya dengan manja,” kata Sukanda.

Selain melatih siswa untuk belajar mandiri, lanjut Sukanda, juga menjalin tali silaturahmi dengan sesama anggota pramuka dari sekolah lainya. Mereka akan saling mengenal satu sama lain sehingga akan mencul keakraban diantara siswa dari masing-masing kecamatan yang meliputi KKM 2 Kuningan. Termasuk mengenali warga dan lingkungan sekitarnya melalui kegiatan santunan bagi anggota keluarga yang ada di seputar Bumi Perkemahan Sadamantra. 

Kegiatan dimaksud, merupakan pembelajaran bagi seluruh peserta pramuka sehingga mereka akan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama yang memerlukan uluran tangan.

“Mudah-mudahan atas kegiatan tersebut, dapat menumbahkan semangat bagi para siswa, baik yang berkaiatan dengan disiplin, belajar hidup mandiri maupun menjalin tali silaturhami untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 


.Tim JC

Para peserta yang sedang mengikuti senam poco-poco. Foto Ist
JabarCeNNa.com, Kuningan - Yayasan Nuurul Qomar Kuningan bekerjasama dengan Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Non PNS Kemenag Kabupaten Kuningan menggelar Festival Nusantara Senam Poco-poco dan lomba SKJ Djadoel 2018 tingkat Kabupaten, berlangsung di Lapang Futsal Desa Balong Kecamatan Sindangagung, Minggu (27/10/2019). 

Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini diikuti sebanyak 129 grup terdiri dari empat katagori. Yakni tingkat, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/Madrasah Aliyah (MA) dan golongan dewasa atau umum. 

Upaya mewujudkan netralitas dalam penilaian, panitia menghadirkan sejumlah juri, baik dari pusat yang diketuai Ikhsan, unsur pengurus Formi, Jantung Sehat dan juri dari daerah, Keni Misnaeni. 

Para peserta saat ikut SKJ Djadoel 2018
Lancarnya kegiatan tersebut, atas dukungan Kemenpora RI terhadap Yayasan Nuurul Qomar yang bekerja sama dengan FKPAI Kabupaten dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Kuningan.

Berdasarkan hasil penilain tim juri, keluar sebagai juara 1 tingkat SD dimenangkan SD Negeri Karangtawang Kuningan, juara 1 tingkat SLTP diraih SMPN Cilimus, juara 1 tingkat SLTA dimenangkan SMK Model Patriot Kec. Ciawigebang dan juara 1 golongan dewasa dimenangkan Tim Penggerak PKK Desa Bojong Kec. Kramatmulya. Mereka yang meraih juara, berhak menerima piala, piagam dan sejumlah uang pembinaan. 

Ketua FKPAI Non PNS Kabupaten Kuningan, KH M Ishak menjelaskan, Festival Nusantara Senam Poco-poco dan lomba SKJ 2018 Djadoel ini dilaksanakan diperiode 2019 yang diikuti berbagai tingkatan itu bertujuan, memasyarakat kembali olaraga SKJ dan mengolahraga masyarakat agar tetap bugar dan sehat. 

Sebab, apabila anggota masyarakat itu sehat, maka negara pun akan kuat. Selain itu, upaya mempererat tali silaturahmi diantara peserta senam, baik dari kalangan anak usia SD, SLTP, SLTA dan dewasa maupun umum di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan olahraga (senam) itu salah satu upaya membangun pola hidup sehat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan tertib sesuai harapan kita semua. Oleh sebab itu, kami haturkan terima kasih, khususnya pada Kemenpora RI atas terselenggaranya kegiatan yang sangat memberikan manfaat bagi masyaakat itu. Mudah-mudahan dukungan tersebut tetap berlanjut sejalan dengan predikat Kuningan sebagai Kabupaten Sehat,” harap Ishak.

Disamping memenuhi kebutuhan jasmani melalui kegiatan olahraga senam SKJ, juga FKPAI sebagai pendorong program Magrib Mengaji. 

Kegiatan spiritual ini salah satu upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang beriman dan takwa terhadap Allah Swt. Dalam hal ini FKPAI mohon dukungan Pemkab Kuningan beserta Kemenag dalam rangka mewujudkan visi/misi Kuningan Maju (Makmur Agamis Pinunjul/unggulan).

Karenanya, Yayasan Nuurul Qomar akan selalu bergandengan tangan FKPAI Kab. Kuningan upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dimasa mendatang. 

.Tim CNN

JabarCeNNa.com, Banjar - Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK Bertempat di Majelis Konghucu Indonesia (MAKIN) menghadiri kegiatan ibadah kebaktian Cap Gwee cee iet (Imlek 1 Cap Gwee 2570) yang diikuti sekitar 30 orang umat Konghucu Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis, Senin (28/10-19)

Kegiatan lainnya adalah Upacara Pelantikan Pengurus MAKIN Kota Banjar yang baru untuk masa bakti 2019 sampai 2023 yang dipimpin langsung oleh Pendeta Konghucu Wenshi Sdr. BUDI SUNIARTO sebagai Ketua MATAKIN Pusat

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Kepala Kemenag yang diwakili oleh Kasubag TU H. A. MUBARIR, S.Ag, Pengurus MATAKIN Pusat Pendeta Konghucu Wenshi Sdr. BUDI SUNIARTO, Ketua MATAKIN Provinsi Jabar Pendeta Konghucu / Wenshi HARYANTO dan Pengurus MAKIN Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar

Kapolres Banjar AKBP YULIAN PERDANA, S.IK sebelumnya mengucapkan selamat hari sumpah pemuda yang ke 91 Tahun 2019,dan mengajak untuk menjaga kebinekaan dengan toleransi sesama anak bangsa

Lebih lanjut Kapolres Banjar mengucapkan selamat kepada pengurus MAKIN yang baru dan semoga kepengurusan yang baru senantiasa bisa silih asah, asuh dan asih.

Kapolres juga menuturkan bahwa Kota Banjar sedang melaksanakan Pilkades dan tentunya Kapolres mengajak untuk menjaga kamtibmas selama Pilkades berjalan, dan memberikan suport kepada Kepolisian Resor Banjar dalam menjalankan pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak di Kota Banjar.

"Sebentar lagi masyarakat Kota Banjar akan melaksanakan pencoblosan calon kepala desa ,kami berharap dukungan dari masyarakat Kota Banjar untuk mewujudkan pilkades yang aman dan kondusif" pungkasnya.


.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar menggelar acara diskusi publik dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019. Diskusi publik tersebut dilaksanakan di Silogisme Coffe, Jl. Husein Kartasasmita No.131 Pintusinga, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (28/10/2019) malam.

Diskusi publik atau rembug bareng ini mengangkat tema "Wal Tandhur Nafsun Ma Qaddamat Li Ghod atau Peliharalah sejarahmu untuk bekal hari esok". 

Dihadiri narasumber dari Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., Alumni HMI sekaligus Ketua KPU Kota Banjat, Dani Danial Muhklis serta Ketua HMI Cabang Kota Banjar, Ramdani.

Sebanyak 35 orang yang ikut menghadiri acara diskusi publik, diantaranya pengurus dan kader HMI Cabang Kota Banjar, tokoh pemuda, Ketua BEM STIKES BP, dan perwakilan GMNI Kota Banjar. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai organisasi kemahasiswa dan tokoh pemuda di Kota Banjar.

Budi selaku Ketua Panitia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk diskusi publik atau rembug bareng yang dilaksanakan HMI Cabang Kota Banjar dan rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali terutama di hari Jumat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum merefleksi gerakan pemuda 91 tahun yang lalu dan menjadi dasar untuk mengkolaborasi gerakan kepemudaan, utamanya di Kota Banjar.

"Kegiatan diskusi publik rembug bareng yang dijadikan momen spesial pada hari sumpah pemuda. Ini juga momentum yang tepat, untuk menyatukan gerakan kepemudaan di Kota Banjar," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua HMI Cabang Kota Banjar, Ramdani mengucapkan terimakasih atas dukungan Polres Banjar dan Ketua KPU Kota Banjar yang telah berkenan hadir. Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa materi kepada para peserta.

"Pada kesempatan ini saya ucapkan terimakasih atas kehadiran teman-teman mahasiswa dan tokoh pemuda di Kota Banjar serta Kapolres Banjar hingga Ketua KPU Kota Banjar. Sebagaimana telah memberikan materi dalam menyampaikan historis atau sejarah Sumpah Pemuda kepada para peserta," tutur Ramdani.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, S.I.K., dalam kesempatan ini mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda kepada semua peserta dan tamu undangan yang hadir. Pihaknya menyambut baik dengan adanya kegiatan diskusi atau rembug bareng HMI, yang mana Pemuda tidak boleh berdiam diri dan memang harus bergerak serta berkarya sesuai dengan jalurnya.

"Namun semuanya harus jelas maksud dan tujuannya serta dilakukan dengan baik. Saya juga mengajak kepada para pemuda khususnya di Kota Banjar untuk bersama-sama memerangi paham Radikalisme, Kriminalitas serta menguatkan jiwa Nasionalisme dan Patriotisme," jelas Kapolres.

Ditambahkan Alumni HMI sekaligus Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muhklis menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga di momentum Hari Sumpah Pemuda ini, HMI Cabang Kota Banjar masih peduli merayakannya dengan bentuk diskusi publik.

"Fase kebangkitan sumpah pemuda, tahun

1928 momentum bagaimana menyatukan Indonesia dan memberikan ide yg sama dalam menyatukan persatuan. Tahun 1945 momentum Pemuda menjadi pendorong kemerdekaan Mengusir penjajah, di tahun 1966 menjadi Momentum Puritansi atau mengokohkan kembali ideologi. Tahun 1973 momentum lahirnya cipayung dan KNPI serta gerakan tuntutan Tritura serta di 1998 adalah momentum menumbangkan Orde Baru," terangnya.

Diharapkan dalam rembug bareng atau diskusi publik ini para pemuda akan bangkin sesuai dengan momen dan sasaran.

"Itu semua sasaran bersama dengan isu yang jelas pula," tandasnya



.Tema

Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Halaman Setda, Senin, (28/10/2019)

JabarCeNNa.com, Kuningan - Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Pemda Kabupaten Kuningan gelar upacara pengibaran bendera. 

Upacara yang digelar di Halaman Setda, Senin, (28/10/2019) pagi tadi. Bupati Kuningan H. Acep Purnama bertindak sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri oleh Wakil Bupati H.M. Ridho Suganda, Sekretaris Daerah Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, perwakilan Kapolres, Dandim, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Ketua TP PKK Hj. Ika Acep Purnama beserta Wakil Ketua Hj. Yoana Ridho Suganda, Ketua DWP Haj. Ela Dian Yanuar. 

Dalam memperingati hari sumpah pemuda tersebut Pemkab Kuningan mengangkat Tema "Bersatu Kita Maju “. 

Dalam sambutannya, Acep Purnama menyampaikan, tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda, ucapnya 

"Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa" kata Acep 

Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi "itu ibarat dua mata pisau" kata acep 

Adanya perkembangan teknologi informasi itu memberi jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. 

Namun disisi lain, perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang berifat destruktif mulai dari porografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya, terangnya 

Lanjutnya, pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggungjawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas. 

Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional. 

Tema bersatu kita maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena ditangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia Maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia. Demikian dikatakan Acep 

.Iwan

Dua Personil Polres Banjar saat mendapatkan penghargaan dari Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih di Alun-alun Langensari. foto Ist

JabarCeNNa.com, Banjar - Dua orang personil Sat Sabhara dari Jajaran Polres Banjar Polda Jabar, mendapatkan reward dari Walikota Banjar, saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin (28/10/2019), di Alun-alun Langensari Kota Banjar.

Dua personil Polres Banjar tersebut diantaranya, Bripda Mirza, yang merupakan Anggota Polres Banjar dan pituin asli warga Kota Banjar tersebut mendapat Nilai Mental dan Kepribadian tertinggi saat pendidikan SECABA Polri.

Sementara yang kedua, Bripda Nurtoyib, merupakan Anggota Polres Banjar dan Warga Kota Banjar pula, dengan latar belakang ekonomi kurang mampu, bisa menjadi anggota Polri. 

Walikota Banjar DR., Hj. Ade UU Sukaesih, S.Ip., M.Si,. Mengatakan, "Reward tersebut diberikan atas hasil penilaian bahwa, personil bersangkutan telah menunjukkan kinerja yang baik, sesuai tugas, dan tanggung jawabnya sebagai anggota Polri" katanya

Sebelumnya, Walikota Banjar dalam pelaksanaan upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda pihaknya menyampaikan amanat Menteri Pemuda Olah Raga RI.

Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral, dan karakter kinerja, pemuda yang beriman, dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Demikian disampaikan Walikota Banjar

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana S.I.K., Wakil Walikota Banjar, H. Nana Suryana, Kodim 0613/Ciamis, Ketua DPRD Kota Banjar, Kepala PN Kota Banjar, Kajari Kota Banjar. 

Terpisah, Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., berharap bahwa reward atau penghargaan tersebut dijadikan motivasi bagi personel lain di Jajaran Polres Banjar untuk lebih meningkatkan semangat dalam bekerja.

"Semoga bisa menjadi pemantik semangat bagi yang lain" ucapnya


.Tema

JabarCeNNa.com, Kuningan- Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Kuningan yang akan dilaksanakan pada 3 November 2019 mendatang, kini para calon Kades saling memaparkan visi dan Misinya.

Seperti halnya, Calon Kepala Desa Cipetir Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan, Purnamajaya, dirinya menyampaikan Visi-Misi didepan para tamu undangan dan masyarakat.

Acara penyampaian visi misi di Gedung serbaguna Desa Cipetir, Minggu, (27/10/2019)  dihadiri dan saksikan oleh unsur Muspika dan elemen masyarakat seperti Camat Lebakwangi, Kasipem Kecamatan, Koramil, unsur Polsek, Panitia Pilkades, Unsur BPD, Tokoh Masyarakat, Para Pemuda desa setempat, dan tokoh agama.

Calon Kades nomor urut 01  ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Cipetir yang telah memberikan waktunya dan menghadiri acara Visi-Misi ini.

Dikatakan Purnamajaya, "dalam  pencalonan ini saya mempunyai Visi-Misi sebagaimana yang nantinya akan saya bawa dikala terpilih nanti" ucapnya

Visi saya adalah Terwujudnya Masyarakat Desa Cipetir yang MANTAB sebagaimana penjabaran dari kata Mantab tersebut ialah Maju, Aman, Nyaman, Tertib Agamis dan Bersih.

Sedangkan Misi-nya Adalah yang Pertama, Melanjutkan program-program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Desa Cipetir dalam periode lalu yang tercantum dalam dokumen RPJMDes Desa Cipetir. 

Kedua, Memberdayakan semua potensi yang ada di masyarakat, dalam hal Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), Pemberdayaan Sumber Daya Alam (SDA), dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, paparnya

Lanjut Purnama, Poin Misi Ketiga diantara adanya Inovasi. Dan inovasi yang akan dilakukan dalam pembangunan jangka pendek adalah Pembangunan Irigasi JAHA, Gapura Desa, Gapura Jalan Lingkungan serta Penerangan lampu jalan di Dusun I, II dan III khususnya di Tempat Pemakaman Umum, Melanjutkan renovasi Mesjid Desa yang Baru dilaksanakan Tahun Sekarang dan Penataan Alun alun, kata Purnama

Tidak hanya itu, Purnamajaya juga berencana dalam Misinya akan mempunyai Inovasi di Bidang Pemberdayaan Pendidikan dengan memberikan Beasiswa kepada anak yatim piatu. Dan Inovasi di bidang Kesehatan dengan Menciptakan suatu kerja nyata dalam bidang kesehatan yang sudah tertuang Dalam APBDes agar dapat lebih lagi di rasakan oleh masyarakat Desa.

Bidang Keagamaan pun akan di garapnya dimana Purnamajaya akan mengutamakan dan meningkatkan acara Hari besar Agama Islam.

Dirinyapun akan konsen terhadap bidang Kepemudaan sehingga dalam membentuk Karang Taruna Desa yang Solid  dan terwujudnya program-program Pemuda yang tertuang Dalam APBdes bisa terlihat hasilnya dan dapat dirasakan oleh masyarakat Desa. 

"Optimalisasikan  penyelenggaraan Pemerintahan Desa Cipetir dengan transparan dan akuntabel, Cepat, Tepat dan Benar, serta Pelaksanaan pembangunan yang berkesinambungan dan kedepankan partisipasi dan gotong royong masyarakat itu yang harus diutamakan",terang Purnama

Mengakhiri penyampaian visi-misinya, ia mengutip sebuah filosofi kepemimpinan yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara, 
Ing ngarso sun tulodho (memberi tauladan atau contoh kepada masyarakat),  Ing madyo mangun karso (memberikan motivasi/semangat kepada perangkat Desa Serta masyarakat) dan Tut Wuri Handayani (akan memberikan dorongan dan terobosan kepada masyarakat)

"Apabila saya diberi kepercayaan untuk memimpin jalannya pemerintahan Desa Cipetir, insya Alloh saya akan melaksanakannya dengan mewujudkan hasil nyata yang AMANAH dan penuh tanggung jawab dengan SLOGAN 3S Yaitu : KERJA KERAS, KERJA CERDAS Dan KERJA IKHLAS,"demikian dikatakan Purnama


.Iwan/Do

JabarCeNNa.com, Ciamis - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis mengakibatkan beberapa wilayah di Ciamis dilanda krisis air bersih.

Dalam menangani hal tersebut, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bersama para relawan lakukan Droping air bersih ke beberapa wilayah.

Dikatakan Ketua FK Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluyo saat ditemui di Mako Tagana Kabupaten Ciamis, Sabtu (26/10/2019) mengatakan dalam penyaluran air bersih, kita lakukan di 4 wilayah di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Banjaranyar, kata Ade

Namun dalam penyaluran air bersih yang dilakukan oleh Tagana kita menemui kendala di Armada atau mobil pengangkut air tersebut. Pasalnya, pihak kita hanya mengandalkan mobil unit siaga bencana, yang diatasnya disimpan toren kapasitas 1000 liter. "itu pun milik relawan di Kecamatan Banjarsari,"ungkap Ade

Dengan terkendalanya hal tersebut, maka menurut Ade, dalam pendistribusian air bersih kepada warga yang membutuhkan dirasa belum maksimal.

“Kami belum memiliki armada tangki pengangkut air bersih, pelayanan pengiriman bantuan air bersih yang kami lakukan belum bisa maksimal,"katanya

Ade, berharap mudah-mudahan kedepan Tagana Kabupaten Ciamis, bisa memiliki armada tangki pengangkut air bersih, sehingga pelayanan penyaluran bantuan air bersih kepada warga masyarakat diwilayah Kabupaten Ciamis yang terdampak musibah bencana kekeringan bisa lebih maksimal lagi. Tandasnya


.Tema

JabarCeNNa.com, Kota Sukabumi -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengapresiasi acara wisuda 937 para hafiz (penghafal Alquran) usia anak dari Yayasan SIT Adzkia Angkatan VII.

Menurut Emil, wisuda para hafiz cilik Yayasan SIT Adzkia ini adalah wisuda penghafal Alquran terbesar yang pernah ia hadiri.

“Saya sangat bangga. Saya belum pernah melihat satu wisuda (hafiz) sebanyak ini. Luar biasa,” ujar Emil di Masjid Al Muttaqin, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Sabtu (26/10/19).

“Selamat kepada adik-adik, anak-anakku sekalian yang hari ini diwisuda menjadi hafiz Quran. Mudah-mudahan menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia di masa depan, didoakan menjadi ulama-ulama hebat di masa depan, didoakan menjadi orang-orang yang bermanfaat di masyarakat,” ujarnya.

Wisuda para penghafal Alquran ini tentunya sejalan dengan program Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar yakni Satu Desa Satu Hafidz Alquran (Sadesa). Adapun selama tujuh tahun, Yayasan Adzkia telah melahirkan lebih dari 4.000 penghafal Alquran.

“Jawa Barat sekarang sedang disiapkan menjadi provinsi penghafal Quran,” tutur Emil.

Provinsi Jabar sendiri memiliki sekira 5.000 desa. Emil berharap melalui program Sadesa minimal akan ada satu hafiz Alquran di setiap desa yang ada di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia ini.

Untuk itu, Pemdaprov Jabar pun mengajak Yayasan Adzkia untuk bekerja sama demi memaksimalkan program Sadesa.

"Dalam empat tahun kita cita-citakan tidak ada satu pun desa yang tidak punya penghafal Alquran,” ucap Emil.

“Nanti saya titipkan anak-anak desa dari seluruh Jawa Barat, nanti diberikan beasiswa oleh Pak Gubernur untuk sekolah di Adzkia menjadi penghafal Quran,” tambahnya.

Sementara di agenda sebelumnya, Emil juga menghadiri acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sukabumi Tahun Akademik 2018-2019 yang digelar di Gedung Anton Soedjarwo, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi.

Pada Tahun Akademik 2018-2019 ini, STAI Sukabumi mewisuda sebanyak 458 orang, terdiri dari 88 orang wisudawan Program Magister dan 370 orang wisudawan Sarjana untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Sejak wisuda pertama pada 1978, STAI sudah meluluskan sebanyak 17.015 orang. Hingga saat ini, STAI memiliki mahasiswa aktif yang berjumlah 3.800 orang.

“Tema saya hari ini pendidikan, tadi menghadiri wisuda STAI Sukabumi Sarjana dan Pascasarjana. Kemudian ikut mewisuda para hafiz Quran Yayasan Adzkia. Ini menandakan konsep Lahir Batin sedang berlari kencang,” tutur Emil.

“Mudah-mudahan Sukabumi memberi contoh bahwa hidup ini tidak hanya urusan infrastruktur atau fisik saja tapi juga seimbang urusan lahir batinnya dengan memperkuat keagamaan di generasi muda kita. Saya hadir untuk mendukung semangat itu,” tegasnya.

Di hadapan para wisudawan STAI Sukabumi, Emil mengajak para lulusan perguruan tinggi di Jawa Barat khususnya STAI Sukabumi berkiprah untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir dan Batin secara produktif kompetitif.

Artinya SDM Jabar tidak hanya menguasai bidang keilmuannya saja namun ditunjang dengan kompetensi lain seperti digital skill dan kemampuan berbahasa asing yang baik.

“Jadi, para lulusan perguruan tinggi di Jawa Barat khususnya STAI Sukabumi ini, tambahi ilmu yang sudah diperoleh di kampusnya dengan kemampuan serba digital. Dakwahnya kalau bisa digital, menyebarkan kebaikan via digital,” kata Emil.

.Hms/nenkli

Peserta UKW melakukan photo bersama usai pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan di Ala Wisma Permata Kuningan, Kamis (34/10/2019)
JabarCeNNa.com, Kuningan - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kuningan, melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan khususnya Bidang Humas Pemkab Kuningan, sukses menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tahap 2 tahun 2019. 

"Terima kasih kepada Pemkab Kuningan khususnya bidang Humas dalam kerjasamanya, tanpa adanya kerjasama dengan pihak Pemkab Kuningan kegiatan UKW ke 2 ini tidak mungkin akan terlaksana karena dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Ini tidak sedikit membutuhkan anggaran yang cukup lumayan besar, "kata Ketua PWI Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP yang juga ketua pelaksana UKW saat memberikan sambutan penutupan UKW di Aula Wisma Permata Kuningan, Kamis (24/10/2019). 

"Semoga hal seperti ini bisa terus berlangsung di tahun berikutnya,"ucapnya 

Iyan, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut menyukseskan acara tersebut. 

"Kepada Dirut UKW pusat, Ketua PWI Jawa Barat, dan para penguji yang telah menguji para peserta UKW sekarang, saya ucapkan terima kasih karena kegiatan UKW sekarang bisa berjalan dengan lancar. Meski hasil kegiatan UKW ini dikatakan tadi oleh tim penguji masih ada peserta yang dinyatakan belum kompeten, namun secara keseluruhan tak ada kendala berarti,"ungkap Iyan 

Menurut Iyan, ini adalah sejarah bagi PWI Kuningan. Karena sudah dua kali bisa menyelenggarakan UKW gratis, namun yang gratis bagi wartawan kuningan, untuk wartawan diluar kuningan seperti Kabupaten Bandung Barat, Cirebon dan Subang itu dikenakan biaya.

UKW kali ini jenjang Muda/Madya.  Ini terselenggara berkat kerjasama dengan pihak Humas Pemkab Kuningan,ungkapnya

Sementara itu, Bupati Kuningan yang melalui pihak Humas Pemda Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M. Si., diwakili Kasubag Publikasi dan Dokumentasi, Acep Tisna, mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan ini di tahun-tahun berikutnya. 

"Mudah-mudahan di tahun berikutnya Pemkab Kuningan bisa terus bekerjasama dan terus mendukung dalam pelaksanaan UKW ini, karena ini sebagai peran serta pemerintah dalam bekerjasama dengan pihak PWI Kuningan. Sehingga kegiatan UKW bisa terus di selenggarakan di tahun-tahun berikutnya,"kata Acep 

Acep berjanji Humas Pemda Kuningan, akan terus mendukung kegiatan ini di tahun-tahun berikutnya. 

"Insya Allah Pemkab Kuningan melalui bidang kehumasan tetap mendukung kegiatan ini, minimal untuk tahun-tahun berikutnya" jelasnya. 

Salah seorang perwakilan peserta, Agus Salam, mengaku gembira bisa mengikuti acara ini. Meski sempat grogi di awal-awal mengikuti UKW, tetapi akhirnya semua berjalan dengan lancar. 

"Terima kasih kepada PWI Kuningan dan Pemkab Kuningan yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Sebelumnya saya sudah ikut namun gagal (belum kompeten). Tapi untuk sekarang Insyaallah lolos uji kompetensi, "ujar lelaki yang akrab disapa Gusbur ini 

Dalam UKW yang diselenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis (23-24/10) tersebut, dikatakan Wawan Djuwarna selaku ketua tim penguji mengatakan, "dari 29 yang mendaftar, satu peserta tidak melanjutkan UKW karena dinyatakan sakit. Dari 28 yang mengikuti, para penguji memutuskan ada 3 peserta yang dianggap belum berkompeten,"terangnya 

Dirut UKW Pusat, Prof. Dr. Rajab Sitonga mengatakan, selama UKW yang dilaksanakan selama dua hari ini yang bekerja sama dengan PWI Jawa Barat, PWI Kuningan dan Humas Pemda Kuningan alhamdulillah berjalan lancar. 

"Saya mengapresiasi penuh atas berjalannya kegiatan UKW ini, meski tadi dikatakan masih ada 3 peserta yang di anggap belum kompeten tapi bagi peserta yang masih belum kompeten masih bisa ikut UKW di tahun berikutnya dan rencananya 6 bulan kedepan akan ada UKW di Cirebon diharapkan bagi yang belum kompeten untuk bisa ikut kembali di tahun yang akan datang,"ucap Rajab


.Iwan

JabarCeNNa.com, Sukabumi - Pohon tua tumbang menimpa satu rumah milik warga di Kp. Lebaksiuh Rt.32 Rw.11 Desa Sukamaju Kecamatan Kadudampit  Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/10/2019)

Akibatnya, satu rumah milik Jamaludin dan istrinya Heni  mengalami kerusakan parah. Beruntung saat kejadian pemilik rumah tidak sedang berada di dalam.

"Kejadian tersebut merupakan bencana alam yang disebabkan oleh pohon yang sudah rapuh, karena telah berumur puluhan tahun dan disaat ada angin kencang  tumbanglah pohon itu" ujar warga setempat.

Penghuni mendengar suara gemuruh lalu tidak lama kemudian pohon setinggi kurang lebih 10 meter itu, langsung tumbang dan menimpa rumah milik warga.

Rumah Jamaludin berukuran 8x12 meter persegi, tertimpa pohon pada bagian teras, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 10 juta," kata Jamaludin.


.Erik S.S

JabarCeNNa.com, Banjar - Hari Santri Nasional ke 4 dalam rangka Sholawat Akbar di laksanakan di Taman kota Banjar, Selasa (22/10/2019)

Kegiatan Hari Santri Nasional di hadiri Oleh Walikota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih M.Si selaku Inspektur Upacara, wakil Walikota Banjar H. Nana Suryatna, Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, Perwakilan dari Batakyon 323/Raider, Kapolres Banjar, Kasat Lantas, tokoh Agama, para Alim Ulama, para OPD kota Banjar dan Santri se kota Banjar.

Sebelum menyampaikan sambutan dibacakan dulu Ikrar Santri yang di ucap ulang oleh Peserta Upacara. Dalam sambutannya Walikota Banjar menyampaikan Presiden RI Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober adalah hari Santri Nasional. Ada Sembilan poin yang di sampaikan oleh Inspektur Upacara.

Inspektur Upacara menambahkan agar di kota Banjar kita tingkatkan kampung tadarus one day one juz, one day one lembar, ucap Inspektur Upacara

.Tema

JabarCeNNa.com, Ciamis - Taruna Siaga Bencana  (Tagana) Kabupaten Ciamis, menggelar serangkaian kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. 

Pelatihan Mitigasi dan Diklat Kebencanaan Pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TSM)" adalah bagian dari program kegiatan yang dilaksanakan.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari  pada Sabtu dan Minggu, Tanggal 19 - 20 Oktober 2019 yang bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ini di ikuti Sekitar 60 orang siswa-siswi SMA, SMK, MA, yang ada diwilayah Kecamatan Lakbok, Purwadadi, Banjarsari, Banjaranyar, Pamarican, Cidolog, Cimaragas, dan Cisaga."ungkap Dudung Hidayat selaku pelaksana.
"Kegiatan Mitigasi dan Diklat Kebencanaan Pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah ini"kata Dudung

Dalam kegiatan tersebut para relawan Tagana Kabupaten Ciamis, mengenalkan jenis bencana, strategi kesiapsiagaan, mitigasi, pelatihan pertolongan pertama, layanan psikososial dan simulasi menghadapi bencana, kepada para siswa. 

Dan para relawan Tagana, juga membekali dan mengenalkan para siswa, terkait tanda petunjuk jalur evakuasi, pengenalan simbol bahaya, serta pengorganisasian penanggulangan bencana di satuan pendidikan."ungkapnya

Dan terkait sasaran pengenalan bencana pada siswa karena anak-anak yang paling berisiko menjadi korban saat bencana melanda," katanya.

Dengan kegiatan Pelatihan Mitigasi, dan Diklat Kebencanaan Pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) ini, diharapkan para siswa di Sekolah bisa paham bagaimana cara melakukan evakuasi saat bencana melanda.

Terpisah, Ketua FK Tagana Kabupaten Ciamis, Ade Waluya, menjelaskan bahwa dengan adanya program Tagana Masuk Sekolah (TMS) diharapkan semakin banyak siswa, khususnya yang ada diwilayah Kabupaten Ciamis, faham akan kondisi lingkungan, daerah yang rawan bencana, serta bagaimana bisa selamat saat bencana terjadi.

"Pelatihan Mitigasi dan Diklat Kebencanaan Pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) ini sangat penting untuk dilaksanakan, sebagai salah satu cara untuk mengenalkan, serta menularkan soal kesiapsiagaan bencana pada siswa", Ujar Ade Waluya 

Ade Waluya, berharap dengan kegiatan Pelatihan Mitigasi dan Diklat Kebencanaan Pada Satuan Pendidikan Melalui Program Tagana Masuk Sekolah (TMS) yang diberikan oleh FK Tagana Kabupaten Ciamis ini, membuat para siswa-siswi diwilayah Kabupaten Ciamis, khususnya yang berada dan tinggal di kawasan rawan bencana semakin siap, dan siaga, saat terjadi musibah bencana terjadi. Harapnya.

.Tema

Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP
JabarCeNNa.com, Kuningan - Sesuai dengan surat keputusan penugasan Nomor : 547/PWI-P/LXXIII/2019, satu dari enam orang penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerjasama dengan Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan, adalah Direktur UKWnya sendiri, yakni Rajab Ritonga.

Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP., menyebutkan, ia telah mendapatkan informasi dari PWI Provinsi Jawa Barat dan pusat, bahwa ada enam orang penguji berpengalaman yang telah bersertifikat untuk diterjunkan pada pelaksanaan UKW tanggal 23-24 Oktober 2019 di Wisma Permata kompleks Stadion Mas’ud Wisnu Saputra Kuningan.

Keenam penguji yang sudah sangat memahami Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Pers Nomor : 40 tahun 1999 dan peraturan pers lainnya tersebut, terdiri dari H. Wawan Djuarna (Bandung), Ati Suprihatin (Bandung), Ar Lubis (Jakarta), Rajab Ritonga (Jakarta), Widodo (Bandung) dan Sakti Sawung Umbaran (Jakarta). Serta Admin, Widiawati (Jakarta).

Mereka akan menguji wartawan media cetak, media elektronik dan media online berdasarkan elemen kompetensi wartawan. Meliputi, kompetensi umum atau kompetensi dasar yang dibutuhkan semua orang yang bekerja sebagai wartawan, kompetensi inti atau kompetensi wartawan dalam melaksanakan tugas-tugas umum jurnalistik. Dan kompetensi khusus atau kompetensi yang dibutuhkan wartawan dalam menjalankan tugas-tugas khusus jurnalistik.

“Berdasarkan surat keputusan penugasan dan konfirmasi dengan admin pusat, bahwa salah satu pengujinya adalah Pak Direktur UKW beserta penguji-penguji berkompeten lainnya sehingga menjadi kebanggaan tersendiri karena berdampak cukup bagus bagi Kabupaten Kuningan,” ujarnya, kemarin.

Tujuan dari pelaksanaan UKW, lanjut lulusan terbaik Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) II tingkat Jawa Barat, selain berupaya meningkatkan kualitas, sebenarnya sebagai upaya nyata dalam membantu mempasilitasi dan memudahkan wartawan Kota Kuda yang benar-benar aktif untuk bisa ikut uji kompetensi tanpa harus mengeluarkan biaya serupiah pun, kecuali wartawan luar daerah. “Sebagian besar peserta UKW tanggal 23-24 Oktober mendatang, adalah wartawan Kuningan sehingga digratiskan karena kegiatannya bekerjasama dengan Bagian Humas Setda. Kecuali jurnalis perwakilan luar daerah, dikenakan biaya,” jelasnya.

Admin Tim Penguji UKW, Widiawati, menyebutkan, pada kegiatan UKW yang diselenggarakan PWI bekerjasama dengan Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan untuk keduakalinya tersebut, Direktur UKW PWI Pusat, Rajab Ritonga akan menjadi penguji beserta lima penguji lainnya dari Bandung dan Jakarta.


(Iwan)

JabarCeNNa.com, Kuningan - Penetapan Calon Kepala Desa dan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan, berjalan tertib dan meriah. Pengundian nomor urut bertempat di Gedung Serbaguna Desa Cikaso, Minggu, (20/10/2019).

Hadir dalam pengundian nomor urut Calon Kades yakni Camat Kramatmulya Dian penti Asmara, Ketua Panitia Pilkades, serta seluruh Calon Kades, tokoh agama, pemuda dan masyarakat.

Dikatakan Camat Kramatmulya Dian Penti Asmara, "Wilayah Kecamatan Kramatmulya ada 9 Desa yang melaksanakan Pilkades" ucap Dian

Sejauh ini hasil pantauan dilapangan, Dian mengungkapkan, para Calon di Desa Cikaso memaparkan Visi Misinya dengan lengkap semua dari para calon sedangkan hasil kunjungan saya di beberapa desa belum ada yang seperti ini. "Hanya Desa Cikaso saja yang melakukan paparan visi misi."Kata Dian

Dan acaranya secara kebetulan kita berbarengan dengan acara pelantikan presiden dan wakil presiden,"ungkapnya

Sebelumnya, Penetapan Balon Kepala Desa Cikaso ditandai dengan memecahan balon berisikan secarik kertas bernomor urut 1 hingga No 4. 

Hasil undian nomor urut dari  ke 4 Calon Kades tersebut diantaranya, Kandidat Sobarudin mendapatkan Nomor 1(satu), Supriatna Nomor 2(dua), Hidayat Nur Nomor 3(tiga) dan untuk Nomor urut ke 4(empat) didapat Jafar Sidik.

Pemilihan Kepala Desa tersebut rencananya akan di gelar pada tanggal 3 Nopember 2019 secara serentak diwilayah Kabupaten Kuningan.


.iwn

JabarCeNNa.com, Banjar - Polres Banjar bersama Kodim 0613 ciamis, menggelar apel gelar pasukan terkait operasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, yang akan berlangsung 20 Oktober 2019 mendatang. Apel gelar pasukan ini digelar di halaman Mapolres Banjar, Jumat (19/10/2019).

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polres Banjar dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondisif serta antisipasi kerawanan gangguan kamtibmas yang akan terjadi menjelang, saat dan pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024,” ungkap Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana,SIK

Usai acara gelar pasukan Kapolres Banjar di dampingi Waka Polres Banjar dan Kabag Ops mengecek seluruh kelengkapan personil dan kendaraan yang akan digunakan dalam pengamanan.

Kapolres mengingatkan kepada seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Personel pengamanan, kata Kapolres harus betul-betul memahami dan menguasai rincian tugas, aturan dalam menghadapi segala perkembangan situasi di lapangan dan berpedoman pada SOP yang berlaku.

Kapolres mengatakan perkembangan situasi kamtibmas secara umum masih terpantau aman dan terkendali menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Meski demikian. ia menekankan kepada seluruh personel harus mengangisipasi potensi gangguan dan ancaman yang dapat mengganggu jalannya pelantikan.

“Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam setiap kegiatan terutama pada saat melaksanakan pengamanan di lapangan. Dalam hal pengamanan kegiatan jangan underestimate namun harus overestimate,” tegas Kapolres.

.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar - Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Banjar raih penghargaan dari Internasional Council for Small Business (ICSB) atau lembaga yang mengadakan pembinaan UMKM, Jumat (18/10/2019).

Menurut KadisPerindagKop, Saefudin, ISSB ini ada 4 pilar yakni pilar Pemerintahan, Pilar Akademik, Pilar Pelaku Usaha dan Pilar Peneliti.

"Banjar mendapatkan kategori police maker atau Pemerintah yang peduli terhadap UMKM".Ujarnya

Saefudin juga menuturkan sejauh ini Pemkot Banjar dalam hal ini memberikan perhatian terhadap perkembangan usaha mikro kecil menengah melalu kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Banjar. tuturnya

"Dengan adanya Banjar produktif, salah satu tindak lanjutnya Pemerintahan kota Banjar akan meluncurkan kampung produktif yang masih di garap konsepnya".kata Saefudin

Pihaknya mengharapkan kedepan agar program-program pemerintah, swasta dan masyarakat bisa berkelanjutan dan Terintegrasi.

Ia juga berharap dengan adanya penghargaan ini diharapkan bisa memotivasi UMKM dan pembina UMKM dalam hal ini pemerintah untuk selalu meningkatkan mensejahterakan untuk meningkatkan daya beli."demikian dikatakan Saefudin

.Tema

JabarCeNNa.com, Parigi - Jajaran Koramil 1321/Parigi mewujudkan keinginan Nenek Sajem memiliki rumah layak huni dan nyaman untuk ditempati.

Nenek Sajem yang hidup sebatang kara yang tinggal di gubuk di Rt.04 Rw.09 Desa Parakan Manggu Kecamatan Parigi yang jauh dari kata layak, kini mendapatkan perhatian dari unsur Satgas TMMD Kodim 106/Ciamis.

Secara kebetulan Satgas TMMD 106 Kodim 0613/,Ciamis sedang bertugas lewat di gubug Nene Sajem dan melihat sedang duduk sambil makan di gubug yang tidak layak di huni tersebut sontak membuat Pelda Furqon Komara Babinsa Koramil 1321/Parigi terketuk hatinya untuk menolong dan membantu Nenek Sajem sambil menyuapi sarapan pagi.

Nenek Sajem usianya sudah tidak muda lagi serta tenaganya sudah lemah dan mengalami kendala kesehatan. "saya prihatin dengan kondisi Nenek Sajem" ucap Pelda Furkon Komara sambil menyuapi Nene Sajem.

Sehari-hari hidup Nenek Sajem hidup sebatangkara dan untuk keperluan makan mengandalkan dari pemberian anaknya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

Atas dasar keprihatinan tersebut, Satgas TMMD 106 Kodim 0613/Ciamis Pelda Furkon bersama anggotanya membangun rumah layak huni di sebelah gubug yang di tempati oleh Nenek Sajem tersebut.


.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar - Terkait dengan santernya pemberitaan PDAM Balokang Patrol yang sebelumnya juga mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara, sampai dengan detik ini PDAM Balokang Patrol masih belum menemukan titik terang terkait bagaimana nasib kedepannya.

Asisten Daerah 2 Kota Banjar, Agus Eka yang juga menjabat Dewan Pengawas PDAM, pihaknya menuturkan, "Sejauh ini Pemerintah Kota Banjar belum menerima sepenuhnya hak PDAM Balokang Patrol karena pembangunan tersebut bersumber dana dari APBN dan dibangun oleh BBWS Citanduy."ujar Agus Kamis, (17/10/2019)

"Kan pelimpahan itu kalo udah selesai. mungkin masih proses, nanti jika sudah uji bersama baru di serah terimakan ke Pemda. Itu pun serah terima pengelolaan dulu".Ucap Agus

Agus juga menambahkan dan menanggapi terkait beberapa waktu lalu diadakannya hearing oleh DPC LSM penjara.

Menurut Agus, PDAM hanya sebagai User nantinya, itupun jika sudah diserahkan tapi sejauh ini belum di serahkan jadi PDAM tidak bisa semena-mena memfungsikan karena masih di ranah BBWS.

"Baiknya serah terima kelola tapi sejauh ini belum karena masih proses mereka (BBWS), jadi kita letakan saja pada porsi nya,"kata Agus

Sementara Pelaksana Teknis Air Baku BBWS, Surahman saat dimintai keterangan melalui via telepon pihaknya tidak bisa memberikan informasi dan hanya bisa menjawab "maaf saya tidak bisa menentukan waktunya, saya lagi sibuk," jawab Surahman 

.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar - Bersiaga menjaga otoritas yang penting dan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Banjar Polda Jabar juga menggelar doa bersama dan tausiah bersama personil Polres Banjar selesai melaksanakan Shalat Duha, Kamis (17/10-19).

Doa bersama dan tausiah dipimpin oleh Ustad Amaswara LC hal tersebut untuk mendoakan agar kota Banjar tercipta situasi aman dan kondusif menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024.

Doa dan Tausiah bersama yang diawali salat duha dilangsungkan di Mesjid At Taubah lingkung Polres Banjar.

Doa bersama tersebut dihadiri oleh Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, SIK Waka Polres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh, bersama PJU Polres Banjar dan Personil Anggota Polres Banjar 

Kapolres Banjar juga berharap dengan doa bersama ini personil Polri baik di Jakarta maupun personil Polres Banjar mendapat kekuatan serta kesehatan yang diberikan oleh Alloh SWT demi lancarnya tugas Kepolisian dalam mengamankan jalannya Pelatikan Presiden dan Wakil Presiden 

Lebih lanjut Doa bersama dipimpin Ustad Amaswara LC ,doa bersama diawali pembacaan Asmaul Husna “Melalui kegiatan ini kami meminta kepada Allah agar pelantikan Presiden berlangsung lancar dan aman, baik di Jakarta maupun di Banjar Jawa Barat,” ungkap Iptu Helmizar sebagai Ketua DKM Masjid At Taubah Polres Banjar

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat bersama-sama menjaga suasana agar tetap kondusif, karena Indonesia merupakan rumah untuk kita semua,” imbuhnya.

.Tema

JabarCeNNa.com, Banjar - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang akan berlangsung tanggal 20 Oktober 2019 mendatang, Walikota Banjar DR Hj Ade UU Sukaesih Msi menghimbau kepada seluruh warga kota Banjar untuk menjaga situasi keamanan dan mensukseskan pelantikan.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Walikota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih Msi, terkait persiapan Pemerintah kota Banjar dalam mengamankan situasi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tahun 2019.

Walikota juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menolak segala ajakan Radikalisme, Terorisme dan Anarkisme dari orang orang yang tidak bertanggung jawab, baik itu ajakan lewat Media Sosial,jelasnya

“Saya Hj. Ade Uu Sukaesih sebagai Walikota Banjar bersama sama dengan seluruh warga masyarakat kota Banjar menolak radikalisme, menolak terorisme, menolak anarkisme. kita jaga kondusifitas. Mari kita sambut pelantikan Presiden pada tanggal 20 Oktober nanti, dengan penuh suka cita dan mempererat kebersamaan kita,” ucap Walikota Banjar di Pendopo.

.Tema

JabarCeNNa.com, Ciamis - Warga Dusun Bantarsari Desa Kertajaya Kecamatan Mangunjaya bekerja bersama Anggota Koram 1318 secara beramai-ramai mengerjakan pembuatan irigasi yang di prakarsai oleh Pamong Desa setempat.

Sejumlah anggota Koramil 1318/Padaherang terlihat membantu warga untuk membantu meringankan pekerjaan warga yang termasuk wilayah binaan Koramil 1318/Padaherang ini. 

Disela waktu pelaksanaan pekerjaan, Danpos Kecamatan Mangunjaya Koramil 1318/Padaherang, Pelda Jambari saat ditemui jabarcenna.com mengatakan kami selalu siap membantu masyarakat dalam pekerjaan apapun kami akan selalu siap membantu masyarakat,"ujarnya, Rabu (16-10/2019) 

Pembangunan ini dialokasikan dari Anggaran Desa Kertajaya untuk pembangunan irigasi karena dipandang perlu dan penting untuk menunjang perekonomian warga sekitar, jelasnya.

Kegiatan pembangunan irigasi ini diawasi oleh Pak Dede dari pihak BBWS, pembangunan irigasi ini disposisikan sedemikian rupa agar air yang mengalir tepat sasaran dan bisa mengairi sawah sesuai kebutuhan. Irigasi ini rencananya akan dibangun sepanjang 187 Meter dengan Lebar 50 cm dan kedalaman 60 cm, "katanya

"Kami harap dengan adanya Anggota dari Koramil 1318/Padaherang menambah semangat warga untuk bekerja dan hasil yang diinginkan sesuai rencana" pungkas Pelda Jambari.

.Tema
Diberdayakan oleh Blogger.