JABARCENNA.COM: Isu | Portal Berita Jabar Katanya
Tampilkan postingan dengan label Isu. Tampilkan semua postingan


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Menyikapi perkembangan situasi keamanan terkini menghadapi May Day pada tanggal 14 Mei 2022, Lapas Banjar melaksanakan antisipasi dalam rangka pengamanan internal, bersinergi dengan Polres Kota Banjar.

Kalapas Banjar didampingi Kasi Adm Kamtib, Ka.KPLP dan jajaran melaksanakan koordinasi dengan jajaran Polres Kota Banjar yang dipimpin langsung Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. beserta Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intel dan jajaran bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banjar yang berlokasi di halaman Kantor Lapas Banjar, Jumat 13 Mei 2022.

Kalapas Banjar Muhammad Maulana menerangkan bahwa saat ini Lapas Banjar dalam keadaan aman dan kondusif, namun perlu peningkatan kewaspadaan mengingat akan adanya aksi May Day pada tanggal 14 Mei 2022.


Sebagai langkah antisipasi dan langkah progresif kami dalam melakukan upaya pencegahan yakni dengan melakukan mitigasi resiko dan Identifikasi potensi kerawanan khususnya pengamanan gedung, lingkungan kantor dan fasilitas kantor serta yang terpenting adalah menjaga agar tidak terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Identifikasi langsung potensi kerawanan di Lapas Banjar ini dilaksanakan bekerjasama dan bersinergi dengan Polres Kota Banjar yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kota Banjar dan jajarannya, terang Maulana.

Kapolres Banjar, AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. menuturkan bahwa Lapas Banjar merupakan Objek Vital yang harus menjadi perhatian Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Kota Banjar. Kami jajaran Polres Kota Banjar membantu melakukan identifikasi potensi kerawanan di Lapas Banjar. Tentunya kami berharap tidak terjadi sesuatu yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Lapas Banjar. Kami pun berpesan agar jajaran Lapas Banjar khususnya petugas pengamanan yang bertugas selalu siap dan selalu waspada dalam bertugas serta sudah memahami cara bertindak yang tepat apabila terjadi gangguan Kamtib sebagai langkah antisipatif & responsif di lapangan, tutur Ardiyaningsih

Kami sudah mengintruksikan dan melakukan monitoring kepada Petugas pengamanan khususnya yang bertugas agar selalu waspada, serta pedomani prinsip Pemasyarakatan Maju yakni Deteksi Dini, Berantas Narkoba dan Sinergi serta Back to Basic. Seluruh jajaran Lapas Banjar kami perintahkan untuk wajib melaporkan situasi dan kondisi kepada Pimpinan secara berkala serta selalu siaga dan selalu siap kapanpun jika dibutuhkan, pungkas Maulana./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Memasuki hari ke 2 Lebaran, situasi di Terminal Bus Banjar terlihat masih sepi oleh penumpang yang akan kembali balik ke tempat asal setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Hal tersebut terpantau dari Pos Pelayanan Terminal Kota Banjar dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2022, Selasa (3/5/2022).

Dalam kegiatan Patroli dan pemantauan arus balik tersebut dilakukan dengan berjalan kaki di sekitaran Terminal Bus Kota Banjar dibawah kendali Kepala Pos Pelayanan Terminal Kota Banjar AKP Hadi Winarso S.Sos, diharapkan bisa membuat masyarakat lebih tenang, aman dan nyaman dalam beraktifitas.


Di tempat terpisah Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K, M.Si. melalui Ps Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres Banjar Aipda Nandi Darmawan SH menyampaikan, dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan ( KRYD) petugas dengan berjalan kaki untuk mencegah terjadinya tindak pidana Curat, Curas dan Curanmor, serta gangguan Kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polres Banjar.

" Kami berharap, dengan hadirnya anggota Polisi dapat mencegah bertemunya niat dan kesempatan bagi pelaku kejahatan.

Tentunya kami tetap mengimbau masyarakat baik itu para Sopir Bus maupun penumpang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, " ucap Nandi./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Hari kedua Lebaran 1443 H, Polsek Banjar Polres Banjar Polda Jawa barat melaksanakan giat patroli dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas dan imbauan Prokes Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) Level 1 di wilayah hukum Polsek Banjar tepatnya di SPBU Gardu Kelurahan Banjar Kota Banjar, Selasa ( 3/5/2022).

Dalam kegiatan tersebut, memberikan imbauan Kamtibmas petugas keamanan yang berada di lokasi tersebut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman pencurian.

Himbauan mengikuti prosedur protokol kesehatan covid 19, Selain itu memberikan kontak person Polsek Banjar untuk sarana informasi dan pelayanan.

Seperti yang di sampaikan Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K, M.Si. melalui Ps Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres Banjar Aipda Nandi Darmawan SH bahwa menciptakan rasa aman dan monitoring ketersediaan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) kami lakukan setiap saat.

" Kami berharap masyarakat dapat membeli BBM seperlunya, tidak membeli secara berlebihan.

Dan ketersediaan BBM dimasa libur lebaran tersedia dengan cukup, Saat ini Keamanan ketertiban masyarakat di Kota Banjar berjalan dengan kondusif, " ucap Nandi./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Polsek Pataruman Polres Banjar Polda Jawa barat, beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H melakukan pengecekan arus mudik di Stasiun Kereta Banjar, Rabu ( 27/4/2022).

Kereta api menjadi salah satu angkutan umum yang banyak diminati masyarakat dikala mudik. Hingga H-7 suasana di Stasiun Kereta Api Banjar masih normal, belum terlihat lonjakan pemudik.

Namun demikian, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menggunakan jasa angkutan kereta api, Kapolsek Pataruman melakukan pengecekan sekaligus silaturahmi untuk menjalin komunikasi antar pimpinan.


Ditempat terpisah Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K, M.Si. melalui Ps Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres Banjar Aipda Nandi Darmawan SH. mengatakan bahwa pengecekan Stasiun Kereta Api Banjar telah siap mensukseskan arus Mudik lebaran 2022.

" Kami berharap masyarakat lebih waspada dalam perjalanan melalui jalur kereta api dan menjaga ketertiban selama perjalanan. Dan tetap menerapkan disiplin prokes, " ucap Nandi./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Samsat Di Komunitas Perempuan (Samsat DIKOPERAN) adalah sebuah inovasi yang dicetuskan oleh Samsat Kota Banjar.

Samsat Dikoperan adalah sebagai salah satu jawaban dan solusi terhadap permasalahan KTMDU dengan kepemilikan KBM atas nama perempuan di Kota Banjar. Dimana Tingginya jumlah populasi Perempuan di Kota Banjar 102.950 orang atau 49,92%, hampir Setengahnya memiliki kendaraan bermotor dan banyak yang belum melakukan daftar ulang.

Banyak Aspirasi dari Kaum Perempuan terhadap kemudahan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor.


Launching Samsat Di Komunitas Perempuan (Samsat DIKOPERAN) dilakukan di Ruang Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah ( P3DW ) Banjar, Kamis ( 21/4/2022) diresmikan oleh Wakil Wali Kota Nana Suryana yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya dengan adanya Launching Samsat Dikoperan, di mana ini merupakan inovasi yang luar biasa, ini salah satu bentuk nyata kesetaraan gender yang dilakukan oleh Samsat Kota Banjar.

" Peran serta Samsat di Kota Banjar sangat terasa sekali oleh Pemerintah Kota Banjar. Apalagi sekarang dengan adanya Samsat Dikoperan ini, saya meyakini program ini akan berjalan dengan baik.Karena kaum perempuan ini lebih piawai dalam mengedukasi. Jadi semoga dengan adanya Samsat Dikoperan dengan programnya yang sudah mantap, sumber dayanya mantap dan hasilnya juga semoga mantap, " ucap Wakil Wali Kota Banjar sesaat sebelum meresmikan Launching Samsat Dikoperan.

Sementara itu Kepala P3DW Kota Banjar Benny Suranata saat ditemui seusai Launching Samsat Dikoperan mengatakan Samsat Dikoperan ini memanfaatkan komunitas perempuan, sehingga bisa bersinergi dengan Samsat dalam rangka pelayanan.

" Nanti kita akan berkoordinasi dengan Samsat dengan mendatangkan mobil Samsat.

Ini salah satu upaya untuk menekan KTMDU, kendaraan yang tidak melakukan daftar ulang, salah satu medianya yaitu dengan komunitas perempuan. Jadi kita memanfaatkan dari sisi gender yang ada di Pemerintah Kota Banjar, " ucapnya.

Diharapkan dengan adanya Launching Samsat Dikoperan berdampak berkurangnya jumlah KTMDU kepemilikan KBM atas nama Perempuan, meningkatnya kemampuan/daya beli kaum perempuan, serta meningkatnya kesadaran kaum perempuan dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor.jelasnya.tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Polres Banjar Polda Jabar persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2022 menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H, bakal mendirikan 1 Pos Terpadu, 4 Pos Pengamanan (Pos Pam) dan 12 Pos Gatur.

Dimana pos - pos tersebut untuk mengecek syarat-syarat perjalanan, terutama vaksin booster.

Polres Banjar akan bekerjasama dengan Stakeholder lainnya di Pos Pelayanan untuk melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin saat melakukan mudik Lebaran.


Menurut Kasat Lantas Polres Banjar AKP Asep Saepuloh, SH, di temui setelah membagikan takjil di Perempatan Seponyono mengatakan dalam Operasi Ketupat Lodaya nanti, pihaknya akan menerjunkan 60 personil dan semuanya terlihat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2022.

Untuk mengantisipasi adanya kemacetan di jalur -jalur tertentu, AKP Asep mengatakan kemungkinan akan berpatokan pada 2019 sebelum pandemi.

" Mudah-mudahan untuk arus mudik tidak ada kemacetan, namun sebagai antisipasi untuk arus balik, terutama arah dari Pangandaran di daerah Tanjungsukur nanti akan ada pengalihan bisa ke Sumanding langsung ke Cimaragas atau ke Jembatan Baru, " jelasnya.

Kasatlantas Polres Banjar berpesan kepada masyarakat yang akan mudik untuk tetap mematuhi prokes, salah satunya dengan melaksanakan vaksin booster terlebih dahulu.

" Tetap taati Prokes, supaya kita yang mudik aman, yang di kampung juga aman. Dan ini tentunya sesuai dengan tag line kita saat ini yaitu Mudik Sehat Mudik Aman, " pungkasnya./Tema



JABARCENNA.COM | BANJAR,- Dalam rangka mendisiplinkan masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) 1 yang saat ini berlaku di Kota Banjar, tim gabungan yang terdiri dari TNI - Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD dan Jaber melaksanakan Apel Gabungan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Level 1 di Wilayah Kota Banjar, bertempat di Depan Makin/ Pasar Banjar Jalan Kantor Pos, Selasa ( 5/4/2022).

Dalam apel gabungan tersebut dalam rangka mendisiplinkan masyarakat yang bertujuan untuk penerapan adaptasi kebiasaan baru.

Kemudian jika ada pelanggaran dalam penegakan disiplin prokes akan diberikan sanksi secara humanis.

Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih S.I.K., M.Si melalui (Ps) Kasubsi Penerangan Masyarakat (penmas) Humas Aipda Nandi Darmawan SH menyampaikan "meskipun saat ini Kota Banjar berada di PPKM Level 1, namun pihaknya tidak akan berhenti dan lelah memberikan imbauan Protokol kesehatan covid -19 terhadap masyarakat."

" Kami akan terus mengingatkan warga masyarakat untuk tetap disiplin dalam penerapan Prokes covid 19, dan team PPKM akan melaksanakan tugas disesuaikan dengan rawannya kerumunan masyarakat di Kota Banjar, " pungkas Nandi./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Sat Sabhara Polres Banjar Polda Polda Jabar melakukan pengamanan dan pengawasan di setiap kantor perbankan yang ada di Kota Banjar.

Sebanyak 11 personil Sabhara, ditempatkan masing-masing di kantor Bank seperti Bank BRI, BCA, BNI, Mega, Mandiri, serta kantor Bank lainnya.

Disela-sela kesibukanya Kapolres Banjar, AKBP Ardiyaningsih melalui Pejabat Sementara (Ps) Kasubsi Penmas, Aipda Nandi Darmawan mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan pengamanan terhadap objek vital ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada nasabah dan pegawai Bank.

“Ini merupakan agenda rutin kami untuk melakukan pengawasan terhadap orang (nasabah) yang masuk ke Bank serta pegawai Bank, dengan tujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya, Rabu (23/3/2022).


Selain pengawasan, personil Sabhara juga melakukan edukasi dengan memberikan himbauan kamtibmas, baik kepada pegawai maupun nasabah seperti berhati-hati saat transaksi uang, serta himbauan protokol kesehatan.

Selain kepada nasabah dan pegawai Bank, personil Sabhara juga memberi himbauan

kepada Satuan Pengamanan (Satpam) untuk selalu waspada di area lingkup kantor Bank, hal ini guna mengantisipasi adanya tindak pidana kriminalitas.

“Mereka melakukan tugas penjagaan dan pengawasan selama 24 jam,” imbuh Nandi.Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Kepolisian Sektor Langensari Polres Banjar Polda Jawa Barat. Lakukan kegiatan Patroli 2803 A dalam rangka antisipasi C3, gangguan kamtibmas, premanisme dan imbauan prokes menghadapi pelaksanaan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah hukum Polsek Langensari, Selasa (22/3/2022).

Demi menciptakan rasa aman, kegiatan patroli dilakukan pada jam-jam rawan di antaranya di daerah dan objek vital, kerumunan, tempat yang rawan C3, prostitusi dan gangguan kamtibmas lainnya.

Salah satu tempat yang dikunjungi adalah Pom bensin di Langkaplancar Kecamatan Langensari, dimana didapati sekelompok pemuda yang tidak mengenakan masker.

"Kami terus mengingatkan dan mengimbau warga terkait wabah virus covid-19 agar tetap dengan adaptasi kebiasaan baru untuk hidup lebih sehat, disiplin menjalankan prokes, dengan menerapkan phsycal distancing minimal 1 meter, mengenakan masker serta mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, " ucap AKBP Ardiyaningsih S.I.K., M.Si. melalui ps.Kasubsi penmas Si Humas Aipda Nandi Darmawan SH.


Selain itu, disampaikan juga untuk mengantisipasi terjadinya pencurian di tempat-tempat yang rawan terjadinya C3, hendaknya para pemilik kendaraan selalu menggunakan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman.

" Kami juga memberikan imbauan kepada petugas SPBU agar waspada dan tetap siaga akan hal-hal yang mencurigakan, " imbuhnya.

Untuk lebih mempermudah informasi , personil juga memberikan kontak person Polsek Langensari dan memperkenalkan pelayanan Polri 110, serta aplikasi Dumas Presisi./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, sesuai dengan kriteria level situasi pandemi Covid19, Kota Banjar Kembali masuk Kategori Level 3 PPKM Wilayah Jawa Bali.

ASN merupakan salah satu motor penggerak pelaksanaan Protokol Kesehatan harus berperan lebih aktif dalam pendisiplinan masyarakat maupun bagi dirinya sendiri. Hal ini disampaikan Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M. Si., dalam acara Apel Satgas Covid-19 Kota Banjar yang bertempat di Halaman Pendopo Kota Banjar, 24 Februari 2022.

"Kita harus gas poll lagi melakukan upaya pencegahan penularan covid19 di Kota Banjar. Saya tidak mau melihat lagi ASN yang tidak menggunakan masker. Semua harus menjadi contoh penegakan protokol kesehatan." Tegasnya.

Wali Kota menambahkan, Tema hari jadi Ke19 Kota Banjar, BANGKIT BERSINERGI SEPENUH HATI, jangan hanya dijadikan slogan semata, namun momen Hari jadi ini dijadikan awal kebangkitan kita untuk kembali bergerak bersama-sama dalam upaya penanganan covid19 di Kota Banjar.

Apel diikuti oleh, Anggota Satgas Penanganan Covid19 Kota Banjar, Perwira penghubung Kodim 0613 Ciamis serta Perwakilan ASN di Kota Banjar./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. Pimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 dengan didampingi oleh Wakapolres Banjar Kompol Lalu Wira Sutriana K., Amd., Kasat Res Narkoba, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim Polres Banjar di Lobi Mapolres Banjar. (31/12)

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Banjar menjelaskan rekapan hasil kinerja Polres Banjar selama 1 tahun terutama pada Satuan Reskrim, Satuan Res Narkoba, dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Banjar dengan dihadiri oleh rekan-rekan awak media elektronik, cetak, maupun online.

Kapolres Banjar mengawali pemaparan pada kasus C3 yakni Curat (Pencurian Pemberatan), Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor) Roda dua, dan Curanmor Roda Empat, Perbandingan Kasus curat pada tahun 2020 yakni sebanyak 22 Kasus dan kasus yang berhasil diselesaikan sebanyak 18 kasus, sedangkan tahun 2021 sebanyak 19 Kasus dengan penyelesaian sebanyak 12 Kasus.

Selanjutnya untuk kasus Curas sebanyak 2 kasus pada tahun 2020, sedangkan tahun 2021 sebanyak 2 kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 1 kasus, untuk kasus Curanmor roda dua pada tahun 2020 sebanyak 21 Kasus dan diselesaikan sebanyak 9 kasus sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 19 kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 10 Kasus, untuk kasus curanmor roda empat pada tahun 2020 sebanyak 1 kasus dan 2021 sebanyak 3 kasus.

“Jika dibandingkan kasus C3 tahun 2021 dengan tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 6.5%” Ucap Kapolres Banjar pada awak media.

Sedangkan untuk secara keseluruhan kasus pada tahun 2020 sebanyak 124 Kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 92 kasus dengan persentase penyelesaian perkara 74,2%, sedangkan pada tahun 2021 kasus sebanyak 115 Kasus berhasil diselesaikan sebanyak 83 Kasus atau 72.1%.

Sedangkan pada satuan Res Narkoba perbandingan pada tahun 2020 sebanyak 16 Kasus dan berhasil diselesaikan sebanyak 12 Kasus atau 75%, sedangkan pada tahun 2021 kasus sebanyak 17 Kasus dan berhasil menyelesaikan sebanyak 20 Kasus atau 117,64%.

“Terjadi kenaikan penyelesaian perkara pada satuan Res Narkoba pada tahun 2021 ini 117,64% yang mana kasus pada tahun 2020 diselesaikan pada tahun 2021” Ucap Kapolres Banjar.

Sedangkan pada Unit Gakkum satuan Lantas Polres Banjar pada tahun 2020 terjadi 55 kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) sedangkan pada tahun 2021 terjadi sebanyak 46 kejadian.

“Pada kejadian Laka Lantas pun mengalami penurunan sebanyak 16,36%, namun Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuhi peraturan lalu lintas dan utamakan keselamatan” pungkas Kapolres Banjar./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Tren perkembangan perkara itu kepada perkara pencurian. Jadi di Kota Banjar ini tren nya adalah Pencurian. Kedua adalah Kesusilaan dan Ketiga kesehatan.

Jadi tren perkara di tahun 2021 di Kota Banjar yaitu Pencurian. Perkara ini sudah banyak yang dieksekusi. Penuntutan ada 98 dan eksekusi ada 115 perkara. Kenapa eksekusi lebih banyak karena ada sisa perkara yang putus di bulan Januari 2021.

Kendala sidang dilakukan secara online, dimana sinyal menjadi kendala. Satu sisi secara subtansi sidang online tidak ada kendala karena penanganan perkara masih bisa dilakukan.

Pidana Khusus masih belum selesai dalam penanganan perkara PBB. Sekarang masih sidang yang akan lewat ke tahun berikutnya. Dimana kerugian negara itu Rp.229 juta. Tinggal dilakukan penuntutan saja.

Pemulihan keuangan negara hanya ada di Datun. Sekitar 2,1 Miliar. Sedangkan penyelamatan keuangan negara Rp.37 juta yang kita lakukan gugatan perdataan.

Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kita buatkan teratur ketika masuk, disiapkan tempat parkir yang nyaman, kemudian masuk kedalam PTSP diberikan sebuah pelayanan yang secara maksimal. Mau ketemu siapa menggunakan SOP yang ada tentu dengan menggunakan protokol kesehatan.

Harapan kedepan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat para pencari keadilan yang membutuhkan bantuan hukum akan semakin membaik lagi. Tentu dengan kemampuan yang ada pada kita./Tema


Oleh: Yuyun Suminah, A. Md
(Seorang Guru dan Pegiat Literasi)

Menyediakan konten yang biasa diproduksi oleh sejumlah lembaga media penyiaran, baik itu radio maupun televisi di Tanah Air ternyata beberapa media masih ada yang nakal, menyiarkan konten-konten yang bukan saja tak ramah bagi anak dan perempuan, tapi juga berbahaya bagi mereka.

Menurut Roni Tabroni M.Si, Koordinator Bidang Kelembagaan Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat. "Januari hingga November 2021 saja tercatat setidaknya 54 konten siaran yang masuk dalam kategori konten tak ramah anak dan perempuan". Itu baru di Jawa Barat saja. Jumlahnya tentu bisa lebih banyak jika kita menghitungnya dalam skala nasional. (TribunJabar.com 03/12/21)

Bila kita telisik lebih jauh kenapa konten-konten negatif tersebut marak bahkan konten yang membahayakan bagi perempuan dan anak karena itu semua buah dari sistem kapitalisme. Sebuah sistem aturan yang lahir dari akal manusia yang memiliki keterbatasan dalam menyelesaikan masalah. Standar perbuatannya hanya materi semata dan memisahkan nilai agama dari kehidupan.

Maka menjadi hal yang wajar beberapa media dalam sistem kapitalisme hanya memikirkan keuntungan dan pasar. Apalagi didukung oleh para influencer yang diberikan kebebasan membuat konten. Rela melakukan apapun demi konten walaupun konten yang dibuat unfaedah jauh dari nilai-nilai agama.

Padahal media merupakan perantara antara pemimpin dan rakyat bahkan tempat lahirnya segala informasi, mengemas informasi dan lainnya dengan konten yang mudah diakses dan bermanfaat bagi masyarakat. Jauh berbeda dengan konten-konten yang ditawarkan dalam sistem Islam yang terikat dengan aturan yang lahir dari Sang Maha Pencipta.

Media dalam Islam sebagai sarana penyebar peradaban Islam, sebagai sarana dakwah menyampaikan syariat Allah. Karena Islam adalah sistem yang paripurna aturannya selain mengatur perkara ibadah termasuk mencakup semua kehidupan seperti ekonomi, pergaulan, pendidikan dan lainnya.

Dalam Islam, media massa (wasaail al’ilam) berfungsi strategis dalam melayani ideologi Islam (khidmat al-mabda` al-islami) baik di dalam maupun di luar negeri (Sya’rawi, 1992). Itu artinya konten yang disajikan memberikan segala jenis informasi terkait dalam maupun luar negeri

Konten-konten yang disajikan oleh lembaga penyiaran tak lepas dari nilai-nilai agama, seperti Islam melarang keras konten yang mengumbar aurat, baik berupa foto, tulisan maupun video. Melarang membuat konten yang memuat unsur kekerasan, yang tidak ada manfaatnya menurut syariat.

Selain itu konten yang diproduksi harus mendidik seperti menginformasikan terkait sain, akhlaq dalam kehidupan sehari-hari dan lainnya. Media juga jadi perantara negara atau seorang pemimpin untuk menginformasikan terkait kondisi negara seperti kebijakan yang dibuat seorang pemimpin yang harus diketahui oleh masyarakat.

Dengan demikian konten-konten yang diproduksi oleh lembaga penyiaran akan selalu berlomba-lomba melahirkan konten positif atau bermanfaat. Karena didukung oleh peran negara dalam mengaturnya yang disesuaikan syariat Islam. Karena negara punya tanggungjawab penuh terhadap rakyatnya.

"Imam (Khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas pengurusan rakyatnya.” (HR al-Bukhari)

Dengan demikian media dalam Islam tidak ada tempat bagi konten negatif yang bisa merusak pemikiran. Namun, justru akan menjadi sarana belajar bagi rakyat baik prihal dunia maupun akhirat. Wallahua'lam.


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Wakil Walikota Banjar H Nana Suryana mengahadiri acara Forum Nasional Stunting Komitmen dan Aksi Bersama Percepatan penurunan Stunting di Indonesia secara Virtual di Aula Dinas DPPKB kota Banjar, Selasa 14/12-21.

Masalah stunting masih menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi mengganggu potensi Sumber Daya Manusia (SDM). Saat ini, status Indonesia masih berada di urutan ke-4 dunia dan urutan ke-2 di Asia Tenggara terkait kasus balita stunting. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Tanoto Foundation mengadakan Forum Nasional Stunting 2021.


Kegiatan dibuka oleh Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin yang diikuti oleh Kepala BKKBN serta Para Kepala Daerah melalui Virtual.

Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana,S.Pd., mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi oleh Kepala DPPKB Kota Banjar.

Wapres menuturkan, saat ini, satu dari tiga balita di Indonesia mengalami stunting, mengingat angka prevalensi stunting di Indonesia kini masih tercatat mencapai 27 persen. Persoalan yang menentukan masa depan bangsa ini perlu segera ditangani dengan strategi efektif, yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi semua pihak.

Komitmen tersebut, lanjut Wapres, terdiri atas komitmen untuk menempatkan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama pelaksanaan pembangunan; komitmen untuk mengoptimalkan mobilisasi sumber daya; dan komitmen untuk menguatkan koordinasi, pemantauan dan evaluasi, dalam memastikan program berjalan dengan baik.

Selain itu, Wapres meminta Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) selaku Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting, untuk menguatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan di tingkat Pusat, Daerah, hingga Desa/Kelurahan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana, S.Pd., mengatakan Stunting merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan dengan bersama-sama. Penanganan Stunting merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan generasi dimasa depan yang sehat dan cerdas.

"ya, generasi masa depan yang sehat ditentukan oleh generasi sekarang. Kolaborasi dan kerjasama yang baik sangat diperlukan dalam menangani masalah stunting. Seluruh Perangkat Daerah terkait, harus dapat memastikan bahwa intervensi dan sumber daya yang diperlukan untuk percepatan penurunan stunting tersedia, dan menjangkau hingga kelompok sasaran, yaitu remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita,” jelasnya.tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Pemerintah Kota Banjar gencar melakukan edukasi warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Woro-woro kerap dilakukan oleh Wali Kota dengan cara berkeliling ke pelosok wilayah dengan menggunakan kendaraan double cabin milik Satpol PP Kota Banjar.

Kamis (8/7-21), Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si menyusuri pemukiman warga di wilayah Desa Balokang Kecamatan Banjar untuk ingatkan warga melaksanakan protokol kesehatan.

Menurut data, di Desa Balokang sebanyak 84 warga sedang melakukan isolasi mandiri. Untuk itu, Wali Kota mengharapkan bantuan para tetangga untuk memenuhi kebutuhan makan secara bergiliran.

"sekarang saat yang tepat untuk saling berbagi. Jangan sampai warga yang sedang isolasi mandiri keluar masuk untuk memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu bagi yang sedang melakukan isolasi mandiri harus disiplin, jangan berkeliaran. Tetap dirumah saja untuk menghindari penularan kepada orang lain", jelasnya.


Wali Kota menambahkan, Kota Banjar sedang menerapkan PPKM Darurat sampai tanggal 20 Juli 2021. Wali Kota mengingatkan kepada seluruh warga untuk patuh dan taat kepada Aturan PPKM Darurat. Pelanggaran PPKM Darurat akan dikenakan hukuman denda melalui sidang ditempat secara langsung yang digelar di Alun-alun Kota Banjar.

"telah banyak pelanggar yang disidangkan. persidangan bagi pelanggar sudah dilaksanakan supaya memberikan efek jera bagi masyarakat. Saya berharap masyarakat semakin taat dan patuh dengan aturan PPKM Darurat ini"ujar wali Kota./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Masa penerapan Penberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Pemerintah Daerah Kota Banjar bersama Kabupaten Cilacap siap bersinergi menekan angka mobilitas masyarakat. Ini dilakukan untuk mencegah dan melindungi masyarakatnya dari paparan virus corona.

"Kita siap bersinergi melakukan penyekatan dalam rangka PPKM Darurat agar menurunkan mobilitas warga. Tujuan dari PPKM Darurat ini untuk menyelamatkan warga masyarakat dari paparan Covid-19," ujar Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji kepada awak media saat meninjau bersama Pos Penyekatan Perbatasan Jabar-Jateng, Cijolang Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu 7/7-21.

Lebih lanjut Bupati Cilacap Tatto menjelaskan bahwa penyekatan ini akan dilakukan selama pelaksanaan PPKM Darurat yakni hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang. Ini merupakan hal yang penting, apalagi wilayah perbatasan bukan hanya antar kota/kabupaten melainkan antar provinsi.

"Ini harus ketat. Apabila ini tidak dilakukan, apapun kita kerjanya akan sia-sia (penanaganan covid-19)," tutur Tatto.

Namun, kata Tatto, penyekatan, perdagangan dan ekonomi, tidak boleh berhenti, karena ini akan menjadi masalah. Tapi, kesadaran-kesadaran baik masyarakat Cilacap dan Kota Banjar maupun Ciamis dan lainnya juga dibutuhkan.

"Kita sebagai kepala daerah harus sama-sama menjaga agar taat menerapkan protokol kesehatan. Lindungi warganya, menjadi pahlawan, menjadi relawan untuk warganya. Jangan sampai mati, jangan sampai sakit karena Covid-19, mari kita jaga," tuturnya.

Tatto berharap, PPKM Darurat ini kita sukses menjaga dan melindungi masyarakat dari paparan Covid-19. "Rumah sakit Cilacap dan Banjar saling mengisi dan kita saling komunikasi. Komunikasi kita gencarkan untuk melindungi masyarakatnya agar terhindar dari paparan Covid-19," pungkas Tatto.

Saat peninjauan di Pos Perbatasan Cijolang Jabar-Jateng tampak hadir Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K., M.Si., Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, SH., S.I.K., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Banjar Ade Hermawan, SH., M.H., Pabung Dim 0613/Ciamis Mayor Czi Budi Arianto, Kasat Lantas Polres Banjar AKP Purwadi, SH., M.A.P., Kadishub Kota Banjar, Kasatpol PP Kabupaten Cilacap dan unsur instansi terkait lainnya mendampingi Walikota Banjar dan Bupati Cilacap.tema


JABARCENNA.COM | BANJAR,- Kasus positif Covid 19 di Kota Banjar, Jawa Barat dalam dua pekan ini meningkat drastis. Bahkan ruang rawat pasien di dua rumah sakit rujukan yakni RSUD Banjar Dan RS Asih Husada, terlaporkan penuh. Dampaknya, banyak warga yang terkonfirmasi positif Covid 19 dengan gejala ringan, terpaksa isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Menurut yani ibnu mukmin, Seiring merangkak naik warga yang isolasi mandiri, permintaan alat kesehatan seperti *_Oximeter_* dan tabung oksigen meningkat tajam. Beberapa toko penjual alat kesehatan seperti toko Nusantara Medika di jalan Pegadaian mengaku sudah kehabisan stok Oximeter dan tabung oksigen sejak sepekan lalu. Pasokan dari Jakarta dan Bandung, juga sulit didapat, Sabtu 26/6-21.

"Terakhir saya mendapat kiriman sebanyak 8 buah tabung oksigen langsung terjual habis tapi hingga kini saya belum mendapat kiriman lagi," jelas penjual alat kesehatan, Yani Ibnu Mukmin.

Lantaran pasokan langka, harga alat kesehatan pun mulai merangkak naik. Untuk satu buah Oximeter yang biasa dijual Rp.100 ribu, kini bisa mencapai Rp.200 ribu. Sementara satu set tabung oksigen kini dijual kisaran Rp.1,5 juta dari sebelumnya Rp.1,1 juta.

Oximeter adalah alat pengukur kadar oksigen dalam darah. Alat ini biasa digunakan untuk mereka yang mengalami gejala sesak nafas./Tema


JABAECENNA.COM | BANJAR,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Banjar, melakukan penyemprotan Disinfektan di lokasi yang saat ini sedang melaksanakan Lockdown yaitu RT 02 RW 08 Dusun Sampih Desa Rejasari Langensari kota Banjar, Jumat (18/6-2021).

Lockdown dilakukan setelah sebelumnya 26 warga dinyatakan positif covid-19.


Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19, penyemprotan Disinfektan dilakukan di sepanjang jalan atau gang di Lingkungan tersebut, termasuk juga rumah warga dan mesjid.

Uman Suhaman petugas BPBD Kota Banjar yang melakukan penyemprotan mengatakan penyemprotan Disinfektan sangat diperlukan karena lokasi tersebut merupakan zona merah.

"Kami melakukan penyemprotan Disinfektan sehubungan daerah ini merupakan daerah zona merah, dan saat ini tengah lockdown," ujarnya seusai penyemprotan Disinfektan.

Ditambahkan Uman, "Walaupun sudah disemprot, warga yang saat ini tengah melakukan isolasi mandiri, diharapkan untuk tidak keluar rumah apalagi berkeliaran dan tetap untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan". Imbuhnya./Tema


JABARCENNA.COM | BANJAR - Puluhan personel Kepolisian Resor Banjar Polda Jabar melaksanakan pengamanan aksi damai bela Palestina di kawasan Alun Alun Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat siang (21/05)

Pengamanan Aksi Damai ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H., didamping Wakapolres Banjar Kompol Lalu Wira Sutriana K, A.Md., dan Para Kabag serta Kasat Polres Banjar. Sebanyak 78 personel gabungan satuan fungsi diterjunkan dan dibantu puluhan personel gabungan dari Kodim 0613/Ciamis dan Satpol PP Kota Banjar.

Pantauan di lapangan, pengamanan tidak hanya dilakukan di sekitaran lokasi Alun Alun Kota Banjar. Beberapa kendaraan patroli Satuan Lalu Lintas mengawal konvoi kendaraan massa aksi damai bela Palestina mengelilingi pusat Kota Banjar.


Selain itu juga tampak terlihat konvoi kendaraan roda dua Satuan Sabhara Polres Banjar Polda Jabar mengikuti iring-iringan massa yang berkeliling kota sambil menyerukan seruan solidaritas Palestina. Tim patroli roda dua juga bersiaga di sekitaran Alun Alun tempat penyampaian orasi massa aksi bela Palestina.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K., M.H., mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya gangguan Kamtibmas di selama aksi. Sehingga peserta aksi damai dapat menyuarakan pendapatnya dengan nyaman dan aman.

"Kehadiran kami aparat keamanan dalam rangka untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan masyarakat dapat merasa nyaman saat menyampaikan aspirasi kepeduliannya terhadap apa yang terjadi di Palestina," kata Kapolres.

"Sampai akhir kegiatan berjalan lancar, aman dan damai. Tidak terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, kata Kapolres, personel yang bertugas juga melaksanakan himbauan kepada warga masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti menerapkan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menbatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

"Disini kami juga tidak lupa selalu mengingatkan kepada warga masyarakat untuk selalu mempedomani protokol kesehatan yang 5M. Kedisiplinan protokol kesehatan menjadi kunci bersama memutus rantai penyebaran Covid-19," tandasnya.

Sebelum pelaksanaan Aksi, personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP mengikuti Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan di Mapolres Banjar. Aksi damai bela Palestina diikuti oleh kurang lebih 400 orang yang tergabung dalam Aliansi Gabungan Umat Muslim dan Ormas se-Kota Banjar.

Sebagai informasi, konvoi yang dilakukan mengelilingi pusat Kota Banjar dari dan berakhir di Alun Alun Banjar. Melintasi Jalan Letjen Suwarto hingga Simpang Empat Soponyono, Cimenyan, dan Simpang Tiga KPP Kota Banjar.

.Tema


JABARCENNA.COM | KUNINGAN - Pengambilan formulir pendaftaran bakal calon ketua / formatur KNPI Kabupaten Kuningan periode 2021-2023 sudah berakhir pada pukul 23.59, Rabu (18/5/2021), dari lima kandidat yang mengambil formulir tersebut terdapat politisi, mantan politisi hingga honorer inspektorat.

Kelima kandidat tersebut adalah, Masuri sebagai Incumbent Ketua KNPI Kuningan sekaligus Eks Politisi PPP, Yaya Politisi PKS yang juga Tokoh Pemuda Garawangi, Yusuf Dandi Asih, cukup dikenal sebagai aktivis juga Eks Sekretaris Media Center Acep-Ridho tahun 2018 lalu, Hendri sebagai Honorer Inspoektorat dan Fahmi Alamsyah Eks Sekjen Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI).

Hal tersebut mendapat perhatian Ade Wahyudi, tokoh pemuda Awirarangan yang aktif di Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) DPC Kabupaten Kuningan.

"Munculnya lima kandidat menjadikan pemilihan KNPI lebih kompetitif, tidak seperti periode lalu yang dipilih secara aklamasi karena hanya satu calon," ungkap pria yang akrab disapa Qinoy, salah seorang tokoh pemuda Awirarangan kepada jabarcenna.com, Kamis (20/5)

Namun, kata Qinoy, dengan adanya kandidat dari politisi, eks politisi, honorer inspektorat ini jangan sampai menjadikan KNPI Kabupaten Kuningan terlibat politik, apalagi menjadi alat kekuasaan.

"KNPI jangan terlibat politik praktis, apalagi menjadi alat kekuasaan. KNPI harus bersikap kritis terhadap semua kebijakan pemerintah agar terarah sepenuhnya pada kesejahteraan masyarakat," ungkap pemuda yang juga aktif sebagai pengurus Paguron Pencak Silat PPCA ini.

Menurut Qinoy, KNPI sebagai wadah tempat berkumpulnya organisasi kepemudaan hendaknya tidak memihak kepada salah satu calon atau pun partai tertentu. Sehingga saat pemilihan umum atau Pilkada usai suara pemuda tidak akan terhalang oleh peta politik dalam pemerintahan.

Qinoy berharap, KNPI dapat terus menunjukkan eksistensinya sebagai mitra pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan peran dan fungsi sosial, serta memberikan masukan yang konstruktif bagi pembangunan Kabupaten Kuningan sesuai dengan bidang tugas yang diembannya.

.Iwn
Diberdayakan oleh Blogger.