JABARCENNA.COM: Headline | Portal Berita Jabar Katanya
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan


CIAMIS | JABAECENNA.COM,– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kodam III/Siliwangi, Kodim 0613/Ciamis menggelar turnamen sepak bola under 17 (U-17) antar kecamatan. Turnamen ini berlangsung dari tanggal 22 Mei 2024 hingga 15 Agustus 2024, di Lapangan Sepak Bola Eks Zipur 3, Panyingkiran, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Saya prakarsai turnamen bola Dandim Cup (ini) dalam rangka HUT Kodam III/Siliwangi ke-78. Kami mengambil turnamen bola sebagai wujud kecintaan TNI kepada generasi generasi muda bola di Indonesia yang nantinya menjadi bibit yang lebih baik di masa depan,” ujar Komandan Kodim 0613/Ciamis Letkol Inf Afiid Cahyono, S.Sos., SH., M.Han., disela pertandingan pembuka antara Panumbangan Kabupaten Ciamis melawan Pataruman Kota Banjar, Rabu (22 Mei 2024).

Kecintaan terhadap sepak bola, kata Letkol Inf Afiid Cahyono, tidak sebatas dengan mengadakan turnamen Dandim Cup U-17 saja, melaikan secara berkelanjutan dilakukan pencarian bibit disetiap kecamatan. Dimana peran TNI terutama para Babinsa dilibatkan dalam memantau dan menggali bibit muda berbakat di olah raga “si kulit bundar”.

“Kami memonitor tiap kecamatan di seluruh wilayah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis, untuk memantau generasi mulai dari Under 12, Under 17, Under 19 dan Under 23. Ini secara bertingkat dan berkelanjutan,” kata Letkol Inf Afiid Cahyono.

“Karena kita tidak punya sekolah khusus sepak bola tapi koordinasi dengan Asosiasi Sepak Bola (Askot Banjar dan Askab Ciamis) namun pembinaan ini di kecamatan kita dorong supaya menumbuhkan generasi baru sepak bola muda di Indonesia,” kata Letkol Inf Afiid Cahyono menambahkan.

Dandim berharap sepak bola ini dapat menjadi jembatan menumbuhkan kecintaan rakyat Indonesia terhadap bangsa dan negara. “Paling utama adalah menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Sportivitas dalam olah raga sehingga masyarakat terlatih dan terbina untuk melaksanakan setiap pertandingan baik menang atau kalah tetap secara sportiv,” kata Letkol Inf Afiid Cahyono.

Turnamen ini dibuka secara langsung oleh Dandim 0613/Ciamis dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar. Tampak hadir Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP Akmal SH., S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis H. Andang Firman, Wakapolres Banjar Polda Jabar Kompol Dani Prasetya SH., M.H., dan Sekretais Daerah Kota Banjar Dr. H. Soni Harison, AP., S.Sos., M.Si., membuka acara dan menyaksikan pertandingan perdana antara Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis dengan Pataruman Kota Banjar.tm


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,- Warga Perum Grand Amelia Kuningan tutup jalan akses ke pembangunan perumahan yang sedang di garap hal tersebut dilakukan akibat kemarahan dari para warga yang mengeluhkan pasilitas kebutuhan air yang selalu terkendala.

"Kami geram, kami sudah lama menghuni rumah yang ada di perum ini, namun kami selalu kesulitan dengan masalah air, seharusnya pihak pengembang lebih memperhatikan masalah ini, karena urusan air ini adalah hal yang paling penting. Bayangkan saja kalau kita menghuni rumah lalu tidak ada air untuk kebutuhan hidup apakah tidak kelabakan", ucap salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya tersebut, Rabu 22 Mei 2024


Sebenarnya permasalahan ini sering kita sampaikan kepada pihak developer, kami melalui pihak RT,RW sering menyampaikan hal ini namun kita anggap mereka seolah-olah tidak menggubris keluhan kami. Karena kami hanya selalu mendapatkan jawaban hanya diusahakan saja.

Lanjutnya, kami lakukan Penyegelan ini dilakukan sebagai bukti, bahwa tuntutan warga ini serius, mohon ditindak lanjuti. Sergahnya


Untuk diketahui, dalam pembangunan rumah subsidi seyogyanya pihak developer atau pengembang memperhatikan aspek kebutuhan warga, tidak hanya dalam sarana pembangunan berupa fisik bangunan saja, pihak pengembang juga harus mempunyai tugas dan tanggung jawab yang mesti di emban. Sebagai mana dari tugas dan tanggung jawab tersebut adalah menyediakan lahan untuk pembangunan perumahan, merancang dan membangun hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menjaga kualitas dan keamanan hunian yang dibangun, dan menyediakan fasilitas umum dan insfratruktur yang memadai.

Bila berkaca kepada tugas dan tanggung jawab developer pengembang maka bila kita melihat dari kasus yang ada di perumahan Grand Amelia maka sudah jelas pihak developer diduga apatis atas permasalahan yang ada. (Iwan)


BANJAR | JABAECENNA.COM,- Penjabat Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, S.E., S.H., M.Si., mengikuti kegiatan Pengajian Bulanan dan Doa Bersama Calon Jamaah Haji Kota Banjar tahun 2024 yang bertempat di Masjid Multazam Pusat Dakwah Islam Kota Banjar, Selasa (21/05/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0613/Ciamis, Sekretaris Daerah Kota Banjar, Perwakilan Polres Kota Banjar, Ketua MUI Kota Banjar yang diikuti oleh Calon Jamaah Haji Kota Banjar tahun 2024 serta seluruh anggota IPHI Kota Banjar.

Penjabat Wali Kota Banjar mengatakan bahwa pengajian bulanan ini merupakan salahsatu wadah penting untuk meningkatkan Ilmu pengetahuan dan keimanan kita kepada Allah SWT.


"Melalui pengajian ini kita dapat mempelajari ilmu agama seperti Al Quran, Hadist dan Fiqih, selain itu, pengajian ini menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi dan mempererat persatuan dan kesatuan umat Islam. " Ujarnya.

Lebih lanjut Pj. Wali Kota menuturkan bahwa dalam pengajian hari ini juga diikuti oleh calon Jamaah haji Kota Banjar yang akan berangkat pada tanggal 26 Mei yang berjumlah 240 orang dan tergabung dalam kloter 33.

"Pada kesempatan ini saya berpesan kepada calon jamaah haji Kota Banjar agar melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan yang telah diberikan pada saat manasik haji. Jaga kesehatan fisik serta titip doa agar Kota Banjar menjadi Kota yang baldatun Toyyibatun Warrobun Gofur. " Pungkas Pj. Wali Kota.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM, - Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Biro Perencanaan Polda Jabar Cek dan Asistensi Pelayanan Publik Polres Banjar

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K.,M.H. melalui Wakapolres Banjar Kompol Dani Prasetya, S.H.,M.H. menerima tim Biro Perencanaan (Biro Rena) Polda Jabar. (21/05/2024)

Kegiatan Biro Rena tersebut dalam ranfka monitoring, evaluasi, dan asistensi pelayanan publik di Polres Banjar.


Turut mendampingi Wakapolres Banjar, Kabag Ren AKP Asep Muli Warg Santosa, S.H., Kasiwas Iptu Budi Sumaryadi, Kasat Intelkam AKP Jajang Wahyudin, S.H., M.H., Kanit Regident Sat Lantas Ipda Eris Riski Sandi, S.H., serta Ka SPKT Aiptu Benny Irawan, S.H.

Terkait hal tersebut Kapolres Banjar melalui Wakapolres Banjar mengatakan tim melaksanakan pengecekan sarana dan pra sarana Pelayanan Publik Polres Banjar di antaranya pelayanan SIM, SKCK dan SPKT oleh Kasubbag Sisinfolap RBP Biro Rena Polda Jabar Pembina Drs. Syafrial Tanjung Selaku Tim monitoring evaluasi dan asistensi pelayanan publik.

"Hal ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dari evaluasi dan saran dari tim tersebut menjadi dasar Kami untuk perbaikan dan meningkatkan pelayanan publik," Ucap Wakapolres Banjar.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Tingkatkan Profesional dan Proposional, Kapolres Banjar Sampaikan Arahan Kepada Para Penyidik Polres Banjar dan Polsek Jajaran menyampaikan arahan dan motivasi kepada para penyidik Polres Banjar dan Polsek Jajaran di aula Presisi Mapolres Banjar. (21/05/2024).

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Banjar didampingi Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Usep Sudirman, S.H. para Kanit Reskrim, Res Narkoba, dan Kanit Reskrim Polsek Jajaran.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Banjar menyampaikan kepada para penyidik untuk mempelajari dan lebih menguasai setiap Pasal dalam KUHPidana maupun Perundangan-undangan terkait tindak pidana yang berlaku.

"Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penanganan perkara. Selain itu, untuk meningkatkan kinerja serta motivasi kepada para penyidik untuk lebih profesional dan proposional dalam menangani perkara," Ucap Kapolres Banjar.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM, - Untuk memperkuat ketahanan pangan secara mandiri, setelah terkena dampak el Nino yang menyebabkan mundurnya musim tanam karena ketersediaan air tidak mencukupi untuk pertanaman padi, Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan ( Distan ) Kota Banjar memberikan bantuan berupa pompa air, hand traktor, pemberian benih padi dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) pada kelompok tani, Selasa (21/5/2024).di halaman Perkantoran Purwaharja

Dalam laporannya, Kadistan Kota Banjar, Yoyon Cuhyon menyampaikan tujuan pemberian bantuan ini adalah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi dengan perluasan areal tanam pada sawah tadah hujan maupun peningkatan indeks pertanaman (IP).

" Kami serahkan 54 unit Pompa yang terdiri dari: 6" sebanyak unit, 4" sebanyak unit, 3" sebanyak 42 unit, dan irigasi perpompaan sebanyak 2 unit. Serta hand traktor 8 PK sebanyak 10 unit, " ucap Kadistan Kota Banjar.


Selain pompa air dan hand traktor, diserahkan juga bantuan berupa benih padi sebanyak 50.250 kg untuk sawah seluas 2.010 Ha atau 60 persen per luas sawah atau 33 persen kebutuhan petani.

" Bantuan tersebut berasal dari APBD Kota Banjar 16.000 kg untuk 640 Ha, dari TP Provinsi 13.750 kg untuk 540 Ha, dan dari APBN 20.500 kg untuk 820 Ha, " jelas Yoyon.

Program bantuan ini diapresiasi penuh oleh Pj Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati, dimana hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai swasembada beras tersebut dengan percepatan tanam melalui program pompanisasi.

" Target percepatan tanam di Kota Banjar seluas 1.208 Ha yang merupakan sawah tadah hujan. Bantuan pompa air dan traktor sebagai alat dan mesin pertanian akan menjadi dukungan bagi para petani untuk dioptimalkan dalam melakukan percepatan tanam, sehingga bisa meningkatkan musim panen. Saya berharap dengan bantuan ini dapat meningkatkan indeks pertanaman padi di kota Banjar, sehingga terjadi peningkatan produksi dan produktivitas padi, " ucap Pj Wali Kota Banjar.

Hal senada disampaikan Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf. Afiid Cahyono, S.Sos., S.H., M.Han, di mana bantuan tersebut dititipkan untuk para petani untuk melaksanakan tanam lagi sampai mencapai hasil panen yang bisa memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia.

" Kami mengajak kepada para petani, ayo kita bantu pemerintah untuk melaksanakan tanam, sehingga menghasilkan padi dan hasil tanam yang lain yang bisa mensupport negara kita menjadi negara yang tangguh.

Karena ketahanan pangan adalah sumber dari segala ketahanan yang ada di negeri ini, " ucap Dandim 0613/Ciamis.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Bau tak sedap menyeruak dari rembesan dan genangan air, sehingga mencemari lingkungan di area publik Taman Kota Lapang Bhakti.

Rembesan dan genangan air yang menimbulkan bau tidak sedap ini diduga berasal dari pembuangan limbah Rumah Makan Mie Gacoan yang baru beberapa hari melakukan grand opening.

Keberadaan Rumah Makan Mie Gacoan tersebut bersebelahan dengan area publik Taman Kota Lapang Bhakti.

Rembesan yang diduga air limbah dari penampungan internal tersebut mengakibatkan arena skateboard tergenang dan mengeluarkan bau kurang sedap. Sehingga mengganggu kenyamanan warga yang sedang berada di lokasi tersebut.

Seperti disampaikan Budi, salah seorang warga Kota Banjar yang biasa beraktifitas di sekitar Taman Kota Lapang Bhakti.



" Sebelumnya, belum pernah ada air tergenang di pintu masuk Taman Kota Lapang Bhakti dekat lampu merah. Sekarang ada genangan air yang terus mengalir dan tidak sedikit, karena sampai menggenang dan jatuh ke tanah melalui anak tangga," ucapnya.

Budi mengaku cukup terganggu dengan munculnya genangan air tersebut, karena selain membuat licin juga menimbulkan bau yang kurang sedap.

"Sangat terganggu sekali. Selain bikin licin, juga menimbulkan bau yang kurang enak. Sepertinya limbah dari saluran pembuangan di Mie Gacoan, yang merembes ke Tamkot, " jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Eri Kusmara Wardana ST., M.A.P., menyampaikan, pihaknya akan mengecek secara langsung dugaan pencemaran limbah restoran yang membanjiri area Taman Kota Lapang Bhakti.

"Kita akan cek ke lapangan, bersama dengan tim Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ," kata Eri.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kota Banjar dari partai Golkar Ir. H. Sudarsono merespon apa yang terjadi terhadap limbah restoran yang masuk area publik Taman Kota Lapang Bhakti.

Menurutnya kalau memang belum siap beroperasi jangan dipaksakan, kalau bisa ditutup dulu sampai semuanya siap.

"Kalau belum siap beroperasi dan akhirnya mengganggu lingkungan, terutama masalah saluran pembuangan dari limbah, untuk sementara mohon ditutup dulu," kata Ir. H. Sudarsono.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Pelaksanaan tes Kesamaptaan Jasmani (Samjas) tingkat Polres Banjar telah selesai, hasil tes samjas personel telah terkumpul. Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K.,M.H. memberikan hadiah kepada personel yang hasil tesnya bagus. (21/05/2024)

Pemberian hadiah tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Banjar setelah pelaksanaan apel pagi jam pimpinan.


Kapolres Banjar memberikan hadiah berupa uang tunai kepada 9 personel yang meraih nilai bagus saat pelaksanaan tes samjam tersebut. Kategori terbagi 3 sesuai dengan golongan umur, masing-masing kategori 3 personel terbaik yang mendapatkan hadiah.

Terkait hal tersebut Kapolres Banjar menyampaikan hal tersebut dilakukan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada personel untuk mempertahankan kondisi fisiknya agar mampu melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan harapan institusi.

"Dengan kondisi fisik yang prima tentunya pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan kondusifitas wilayah kota Banjar dapat berjalan dengan baik, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," Ucap Kapolres Banjar.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Penjabat Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, S.E., S.H., M.Si., menerima Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Banjar Tahun Anggaran 2023 dari BPK Perwakilan Jawa Barat yang bertempat di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta Bandung, Jumat (17/05/2024).

Berdasarkan LHP yang diterima, Pemerintah Kota Banjar kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian. Opini WTP yang diterima Kota Banjar tahun 2024 ini merupakan opini WTP yang Ke-15 dengan 13 kali diantaranya diraih secara terus-menerus. LHP Kota Banjar Tahun Anggaran 2023 diserahkan secara langsung Oleh Kepala BPK Jawa Barat, Sudarminto Eko Putra, S.E., M.M., CSFA. Bersama dengan dua Kota Lain, yaitu Kota Cimahi dan Kota Tasikmlaya.

LHP juga diterima secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjar, Drs. Dadang R. Kalyubi, M. Si., dengan didampingi oleh Inspektur Kota Banjar, Kepala BPKPD Kota Banjar serta Sekretaris DPRD Kota Banjar.

Kepala BPK Provinsi Jawa Barat menuturkan bahwa Pemeriksan Laporan keuangan Pemerintah Daerah dilakukan untuk menilai kewajaran atau kelayakan atas penyajian laporan keuangan yang telah dibuat Pemerintah Daerah.

"Pemeriksaan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pendapat atau opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan berdasar kepada kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah; efektivitas sistem pengendalian intern; kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta kecukupan pengungkapan. "Jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutan mewakili Kepala daerah yang hadir, Pj. Wali Kota Banjar menegaskan bahwa tujuan umum laporan keuangan adalah menyajikan informasi mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, saldo anggaran lebih, arus kas, hasil operasi dan perubahan ekuitas suatu entitas pelaporan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya.

"Menurut hemat kami, laporan keuangan yang kami susun sudah berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Mudah-mudahan tujuan pembangunan bisa tercapai atas penggunaan sumberdaya yang kami kelola. " Ucap Pj. Wali Kota.

Pj. Wali Kota juga menjelaskan bahwa pemeriksaan Laporan keuangan di Kota Banjar telah dilakukan oleh BPK Perwakilan Jawa Barat pada 19 Maret sampai tanggal 24 April.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim audit atas segala masukan, koreksi dan langkah perbaikan selama proses pemeriksaan tersebut. Kami juha menyadari masih terdapat kelemahan dan kekurangan dalam hal penyusunan LKPD, sehingga masih terdapat beberapa temuan yang tentunya wajib ditindaklanjuti, untuk itu kami mohon arahan serta bimbingan dari BPK Perwakilan Jawa Barat agar hasil audit tersebut dapat selesai secara tepat waktu." Ujar Pj. Wali Kota.tm




Ket.Gambar: Ketua FKPPI PC 10.16 Kuningan Agus Suryo, S.Sos, MM tengah memberi pengarahan pada rapat panitia Kopdarnas

KUNINGAN | JABARCENNA.CO.-

Penyelenggaraan silaturahmi nasional Kopdarnas IX yang direncanakan 29- 30 Juni 2024 berlokasi di Palutungan tinggal menghitung hari, FKPPI Kuningan selalu berusaha dan berdoa agar pelaksanaan Kopdarnas IX berlangsung lancar dan sukses. Ketua FKPPI PC 10.16 Kuningan Agus Suryo Septi Yudi, S.Sos.MM yang juga selaku penanggung jawab Kopdarnas IX Kuningan dihadapan peserta rapat Senin ( 19/5/2024 ) menyebutkan berdasarkan data pendaftar yang ikut Kopdarnas IX sekitar 400 orang peserta dengan jumlah yang telah mentransfer 130 peserta di dalamnya ada temen-temen dari Kuningan.

Lebih jauh Agus Suryo mengatakan untuk semua anggota FKPPI harus menjiwai apa yang menjadi landasan dan fondasi daripada organisasi FKPPI, jangan sampai hanya karena faktor kebesaran namun eksistensi terhadap organisasi betul-betul tidak diterapkan. Sehingga dengan tegas kedepan kalau ada temen-temen yang tidak siap melaksanakan tugas organisasi, tapi hanya menggunakan seragam, mohon maaf dengan hormat seragam akan kita ambil.


Ket.Gambar: Anggota FKPPI PC 10.16 Kuningan tengah serius mengikuti rapat persiapan Kopdarnas Senin ( 19/5/2024 )

Saat ini kita dihadapkan satu kegiatan yang menjadi prestise, satu kegiatan betul-betul akan menjadi bahan pembicaraan tidak hanya di Jawa Barat tetapi ditingkat nasional yaitu Kopi Darat Nasional atau Silaturahmi Nasional, memang betul belum memasyarakat secara umum, tetapi di kalangan anak-anak TNI/POLRI dengan istilah anak kolong ini betul-betul jadi trend. Sehingga temen-temen dari luar Jawa pun sangat antusias keberadaannya.

Sementara itu Ketua panitia penyelenggaraan Kopdarnas IX Yana Suryana didampingi Sekretaris Panitia Irman F menjelaskan tata tertib panitia dan tata tertib bagi peserta. Selain itu Yana mengingatkan kepada peserta agar dapat memenuhi persyaratan diantaranya melunasi dana pendaftaran untuk keperluan anggota antara lain membeli kaos seragam Kopdarnas dan atribut lainnya yang harus dipersiapkan jauh sebelum pelaksanaan. Karena waktu kegiatan Kopdarnas sudah dekat Yana menghimbau kepada anggota (peserta) yang belum melunasi dana pendaftaran agar segera membayarnya.


Ket.Gambar: Satgas FKPPI PC 10.16 Kuningan tengah diberikan arahan oleh penanggung jawab Kopdarnas, Senin ( 19/5/2024 )

Acara cukup seru dan menarik karena bersamaan dengan rapat persiapan yang berlangsung di Pendopo Lengkong Hj Rini Sujiyanti, SE,MM desa Lengkong Kec.Garawangi tersebut, dua orang anggota berulang tahun yaitu bunda Joko dan Teh Wina (19/5/2024). Semua hadirin ( peserta rapat ) spontan mengucapkan selamat ulang tahun sambil menyanyikan lagu-lagu hiburan diiringi musik organ tunggal dengan operator musik Toto Sugiarto, S.Pd. ( Andy G/BK )


BANJAR | JABARCENNA.COM, - Proses Pilkada Kota Banjar 2024 terus berjalan, berbagai persiapan terus dilakukan salah satu kontestan yang ikut dalam Pilkada Kota Banjar 2024.

Sulyanati atau akrab dipanggil Kang Uya atau Kang Komeng ini, terus berupaya untuk menjemput takdir dalam kontestasi Pilkada 2024 Kota Banjar.

Setelah sebelumnya menyerahkan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Banjar 2024 ke PDI Perjuangan dan PPP, partai berikutnya PKB.

Di ketiga Partai tersebut, Sulyanati masih tetap berkomitmen dan konsisten untuk mendaftarkan sebagai Bakal Calon B2 atau Wakil Wali Kota Banjar.


"Saya memenuhi janji saya pada saat mengambil formulir dan menyerahkannya. Dan saat ini saya masih komitmen dan konsisten untuk secara realistis untuk mengisi formulir B2 ( Wakil Wali Kota), meskipun bisa berkembang. Dan ini bisa dilihat dari respon masyarakat, karena pemimpin ini butuh legacy public, " ucapnya seusai mengembalikan formulir pendaftaran kepada Desk Pilkada DPC PKB Kota Banjar, Sabtu (18/5/2024).

Sulyanati, aktivis Eksponen Forum Peningkatan Status Kotif Banjar (FPSKB) pun menyampaikan bahwa ini sebagai ikhtiar mengawal dan memastikan Kota Banjar lebih baik ke depan.

" Saya harap PKB sesuai dengan slogan partai yang berspirit kebangsaan ini penting untuk salah satu pondasi Banjar. Dan semoga PKB dengan partai-partai yang bervisi sama, tentang keberlanjutan dan perubahan, Banjar ke depan ini bisa bergandengan tangan, " imbuhnya.

Saat mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Banjar, Sulyanati diantar perwakilan kelompok dari Petani, Serikat Petani Pasundan, Pemuda, Mahasiswa, Ulama Buruh Pekerja, sejumlah Ormas dan LSM, serta tokoh tokoh pendiri Kota Banjar dari Eksponen FPSKB


Hadir pula sekaligus memberikan dukungan drg. Darmaji sebagai salah seorang tokoh Kota Banjar dan Wakil Wali kota periode 2013-2018.

"Ini bentuk support dari beliau. Saya mentakzimi sosok beliau yang patut diteladani di Kota Banjar. Pemikiran-pemikiran, visi dan misinya dan harapannya ada yang melanjutkan.

InsyaAllah saya menjadi bagian yang melanjutkan visi misi Banjar ke depan. Bersama elemen-elemen pendiri kota Banjar semoga Banjar lebih kuat, " harapnya.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Meski Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah beri surat edaran terkait study tour, namun SMP Negeri 1 Kota Banjar, Jawa Barat, tetap melaksanakan study tour keluar provinsi. Sebanyak 273 siswa Kamis (16/5/2024) malam bertolak ke Jogjakarta menggunakan 6 bus pariwisata.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar, Kaswad, berkilah study tour ini tetap dilakukan lantaran pihak SMP Negeri 1 sudah melakukan kontrak dengan pihak travel dan hotel.

"Sirat edaran itu berlaku bagi sekolah yang belum melaksanakan study tour, sementara sekolah ini sudah melakukan kontrak dengan travel," ucap Kaswad kepada awak media.

Kaswad melanjutkan, selain soal kontrak, pihak SMP Negeri 1 Kota Banjar juga memastikan kelaikan bus bersama Dinas Perhubungan setempat. Pihak travel juga disebut menyertakan sirat keterangan sehat seluruh sopir bus.

"Bus yang digunakan untuk study tour ini keluaran tahun baru dan sudah menyertakan surat kelaikan jalan dari Dinas Perhubungan dan surat keterangan sehat," tambah Kaswad.

Sementara salah satu orang tua siswa menyebut, meski cemas namun mereka tetap mengizinkan anaknya ikut study tour. Orang tua siswa harus merogoh kocek sebesar Rp 1 juta untuk study tour selama dua hari satu malam. Ratusan siswa SMP Negeri 1 Kota Banjar itu diberangkatkan dengan 6 unit bus pariwisata asal Jawa Tengah.

"Semoga selamat sampai tujuan dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat," ucap Laila salah satu orang tua siswa.tm


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,- Ada yang menarik di perayaan puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Kabupaten Kuningan di halaman Kuningan Islamic Centre (KIC), Minggu (19/05/2024).

Ribuan pelajar peserta apel peringatan yang dikenal sebagai hari lahirnya tokoh Pendidikan Indonesia 2 Mei 1889 itu, dengan kompak memainkan angklung yang ternyata sebagai warisan Kabupaten Kuningan berasal dari Kelurahan Citangtu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Uu Kusmana, S.Sos, M.Si, mengatakan Gebyar Angklung ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan budaya asli Kuningan, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan semangat gotong royong dalam pendidikan.

“Dengan melibatkan ribuan pelajar, kami berharap dapat menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal yang sudah mendunia. Sekaligus memotivasi semangat belajar,” kata UU.


Selain Gebyar Angklung yang sebelumnya ada Gerak Jalan diikuti ribuan peserta, Uu Kusmana menyebutkan ada beberapa kegiatan telah dilaksanakan, seperti Lomba Cerdas Cermat Jenjang SD, Workshop Guru PAUD, Panen Karya Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 9, Lomba Cerdas Cermat SMP, Upacara Hardiknas, Gebyar PAUDku. Masih ada yang akan dilaksanakan, yaitu Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz dan Seminar Pendidikan.

“Melalui gerakan “Beu Sakola dan Ngamulule Angklung Beu,” mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan. Kami ingin mewujudkan semangat belajar yang menyenangkan dan membanggakan, seperti halnya angklung, warisan budaya dunia asal Kuningan,” katanya.

Ditempat yang sama Pj Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat , M.Pd menuturkan, ternyata angklung itu sumbangsih terbesarnya dari Kuningan. Angklung Diantonis tercipta dan hadir atas kolaborasi dari Pak Kutjit dan Pak Daeng. Kebersamaan dalam menghadirkan nada-nada yang mengharumkan nama bangsa yang sudah menjadi warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada tahun 2010.

Menurutnya, poin penting dari kegiatan Hardiknas ini adalah bagaimana angka rata-rata anak melanjutkan pendidikan bisa naik. Selain itu, media silaturahmi dan kolaborasi dengan semua pihak menuju Kuningan sebagai kabupaten pendidikan. “Bahkan saat ini sedang merintis yang namanya kurikulum muatan lokal bagaimana merawat, ngaruat, ngarumat Gunung Ciremai,” terangnya.




Lebih lanjut, Sekda Kuningan Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. mengatakan, bahwa keberadaan angklung menjadi ciri khas Kabupaten Kuningan. Karena terkait dengan sejarah, bagaimana transformasi angklung dari nada pentatonis menjadi diantonis lahirnya di Kuningan berkat maestro angklung Pak Kutjit (Kuwu Citangtu) dengan Pak Daeng.

“Ini akan menjadikan nafas bagi kita agar terus melestarikan tradisi angklung yang mempunyai nilai budi luhur sebagai kearifan lokal yang sudah mendunia. Mencintai Angklung, tak ubahnya mencintai alam, mencintai tradisi. Nah ini sebagai dasar kita bagaimana meyakinkan tekad, bahwa Kuningan adalah betul menjadi bagian sejarah dari perkembangan angklung,” tegasnya.

Dian mengatakan, sebagai generasi penerus tidak boleh lepas dari sejarah, angklung harus tetap menjadi sebuah kekuatan bagaimana anak-anak mengenal dan menyukai warisan tersebut. “Moal apal bakal, Mun teu apal asal” inilah asal mu asal angklung. “Gebyar Angklung menjadi bagian menjaga dan merawat tradisi budaya Kuningan,” ungkapnya. (Angga)


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,-
Pj Bupati Kuningan Raden Iip Hidajat, membuka acara Gebyar Akrab Paudku dengan tema "Membangun sinergitas dalam mewujudkan paud berkualitas" bertempat di Gor Ewangga Kuningan, Jumat (17/05/2024).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Kuningan tahun 2024 yang bertujuan untuk membangun sinergitas dalam membangun PAUD berkualitas.

Untuk diketahui bahwa rangkaian Hardiknas di Kabupaten Kuningan telah berlangsung melalui berbagai event, seperti lomba-lomba dan Upacara peringatan Hardiknas yang akan ditutup pada puncaknya hari Minggu esok dengan digelarnya kolosal angklung, hasil panen karya dan jalan sehat.

Iip sapaan akrab PJ Bupati Kuningan mengatakan, dirinya mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Gebyar Akrab Paudku Tahun 2024 ini.

“Ucapan terimakasih, penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu segenap Guru-guru Paud atas dedikasi dan pengabdiannya mengajarkan anak-anak kita. Karena Paud merupakan jenjang pendidikan yang sangat penting dalam meletakkan dasar-dasar pengembangan anak, baik fisik, mental, sosial, emosional, maupun spiritual. Paud berkualitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, dan berkarakter” Ujar Iip.

Untuk itu Iip memberikan semangat kepada segenap Guru untuk tetap konsisten dalam memberikan perhatian dan pemahaman dengan sepeunuh hati.

“Tetap semangat dan konsisten dengan menjadi tenaga pendidik penuh kasih sayang sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT” Kata Iip.

Selanjutnya, Iip berpesan terkait tiga hal kepada segenap Guru-guru Paud.

“Yang pertama adalah terus mendeteksi adanya Bullying atau perundungan disekitar Sekolah dengan memanage sedini mungkin sehingga tidak ada lagi kasus bullying di Sekolah. Kedua, ciptakan suasana dan kondusifitas belajar yang menyenangkan dengan mengajarkan moral dan etika. Dan terakhir, yang tak kalah penting, adalah agar Bapak Ibu semua dapat merawat kondisi sarana prasana Fasilitas Sekolah”./Angga


KUNINGAN – Sebagai bentuk kemitraan Pemerintah Daerah dengan media massa, Pemda Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar acara Kuningan Informatif (KUIN) sekaligus Pemberian Kartu Liputan Daerah (Karlipda) bagi wartawan baik media cetak dan media online, di Teras Pendopo Setda, Kamis 16 Mei 2024

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menjelaskan pemberian Karlipda bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara pemerintah daerah dan media dalam mentransformasikan informasi pembangunan kepada publik. Selain itu untuk mencegah penyebaran informasi berita hoaks, melakukan pendataan media massa dan wartawan, serta melengkapi identitas wartawan dalam melaksanakan peliputan.

Selanjutnya, ditindaklanjuti surat edaran ditujukan kepada Perangkat Daerah, Kelurahan, Kepala Desa, dan sekolah untuk melakukan kemitraan, apabila ada wartawan yang melaksanakan peliputan dapat memberikan informasi yang benar.

“Penggunaan Karlipda hanya berlaku untuk wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Kuningan. Pemegang Karlipda diharapkan dapat menjunjung tinggi etika dan kode etik jurnalistik, serta bersikap profesional dan tidak melanggar ketentuan hukum dan perundang-undangan,” jelasnya.

Dian mengatakan bahwa media memiliki peran untuk memberikan informasi yang berimbang dan aktual kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga menerima kritik membangun dari para wartawan sebagai bagian dari proses demokrasi.

Ditempat yang sama PJ Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat, M.Pd., menambahkan media memiliki peran dalam upaya memajukan daerah melalui publikasi. Dalam konteks ini, pemerintah daerah memberikan Karlipda sebagai bentuk kemitraan untuk membantu wartawan dalam melaksanakan tugasnya dalam penyebarluasan informasi untuk kemajuan Kabupaten Kuningan.

“Acara Kuningan Informatif (KUIN) dan pemberian Karlipda, diharapkan menjadi ruang yang efektif untuk penyebarluasan informasi dan memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan media massa. Selain itu, akan mendapatkan apresiasi atas karya jurnalistiknya. Mudah-mudah hadirnya Karlipda dapat memberikan kebermanfaatan,”harapanya.

Lebih lanjut Kepala Diskominfo, Drs. Ucu Suryana, M.Si didampingi Kabid IKP Anwar Nasihin, S.Kom, M.Si mengatakan, bahwa kegiatan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Keputusan Bupati Kuningan Nomor 060/KPTS.217-ORG./2023 tentang Pedoman Pelaksanaan Kehumasan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan. (Wn)


TASIKMALAYA | JABARCENNA.COM,- Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto, S.I.K.,M.H. melalui Wakapolres Banjar Kompol Dani Prasetya, S.H.,M.H. hadiri kegiatan Pelantikan Dan Bimtek Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di ball room Hotel Horison Tasikmalaya, Jl. Yudanegara No.63, Yudanagara, Kec. Cihideung, Kab. Tasikmalaya. (16/05/2024)

Dalam kegiatan tersebut pemateri menyampaikan paparannya, Deddy Suryadi, S.STP., M.Si Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjar memberikan materi tentang Peran dan Dukungan Pemerintah Kota Banjar Dalam Kelancaran Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.


Lalu Wakapolres Banjar memberikan materi tentang Situasi Kamtibmas Kota Banjar dan Potensi Gangguan Kamtibmas Pada Pilkada Serentak 2024. Sedangkan Mayor Inf. Dedi Suhendi Danramil 1313 Banjar memberikan materi tentang Sinergitas Antara Penyelenggara Dan Pengamanan Pilkada Serentak 2024.

Lalu, Rudi Ilham Ginanjar Ketua Bawaslu Kota Banjar memberikan materi tentang Penyelenggara Berintegritas dan Pelanggaran Dalam Pemilihan.

Terkait hal tersebut, Wakapolres Banjar menyampaikan Bahwa kegiatan tersebut merupakan Kegiatan Pelantikan dan Bimtek Anggota (PPK) Pada Pilkada Tahun 2024 Kota Banjar.

"Tentunya, Kami Polres Banjar siap mengamankan dan menyukseskan penyelenggaraan Pilkada di Kota Banjar, dengan langkah-langkah yang Kami siapkan demi Pilkada Kota Banjar yang sejuk, aman, damai, dan kondusif," Ucap Wakapolres Banjar.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Pemerintah Kota Banjar berencana melakukan pemotongan TPP ASN di Kota, di mana kondisi APBD yang sedang tidak stabil.

Adapun besar pemotongan yang diusulkan adalah 20 persen untuk ASN, 25 persen untuk tenaga kesehatan, dan 50 persen untuk P3K. Dengan adanya rencana tersebut menuai kontroversi.

Sulyanati juru bicara dari Eksponen Forum Peningkatan Status Kota Banjar, angkat bicara terkait rencana tersebut.

Menurut Sulyanati, dengan adanya defisit anggaran bahwa pemerintah berencana akan memotong atau mengambil sebagian hak daripada PNS atau PNS Kesehatan serta P3K, harapannya hal tersebut jangan dilakukan, karena tentunya akan memberatkan kehidupan ASN dan P3K.

" Harapan kami, eksekutif dan legislatif masih bisa mengupayakan tentang itu. Bagaimana menutupi defisit, sehingga hak-hak yang telah mengabdikan dan melaksanakan tugas di Pemerintahan Kota Banjar itu tidak terpotong, " ucapnya, Rabu (15/5/2024).

Sulyanati menambahkan, sebagai Eksponen Forum Peningkatan Status Kota Banjar, pihaknya ingin mengawal dan memastikan kalau memang hal-hal yang memberatkan warga Banjar sebaiknya pilihan kebijakannya jangan dilakukan.

" Kita dapat memahami, menyeimbangkan atau mencari solusi defisit ini tidak mudah. Dan kami mengapresiasi, disaat Pemerintah Kota tidak mengambil keputusan untuk menutup melalui pinjaman daerah. Namun demikian, menutup defisit dengan memotong TPP ASN dan P3K juga bukan pilihan yang tepat, " ucapnya.

Ada beberapa solusi yang ditawarkan, dan itu menjadi rujukan di beberapa daerah. Meskipun trend memotong TPP ini menjadi trend yang umum di beberapa daerah, namun di Kota Banjar hal tersebut jangan sampai dilakukan.

"Solusi yang kami tawarkan yaitu mengefisiensikan tata kelola anggaran di dalam kegiatan itu adalah pilihan yang paling rasional. Perhitungannya adalah menerima dampak resiko ketika ada efisiensi program kegiatan, secara kuantitatif tidak akan semasiv apabila dengan memotong TPP, di mana akan banyak korban, " imbuhnya.

"Jadi Perlu komitmen bersama mencari solusi untuk menutup defisit APBD di posisi fiskal. Untuk menyehatkan posisi fiskal tersebut tidak ada pilihan lain yaitu efisiensi kegiatan-kegiatan di birokrasi pemerintahan. Dan itu perlu komitmen kuat antara eksekutif dan legislatif, " tutup Sulyanati.tm


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Saat ini paguyuban mojang jajaka kota banjar sedang melaksanakan kegiatan pasanggiri tahun 2024, pasanggiri mojang jajaka tahun ini diberi tema Sétra Perçéka yaitu dalam budaya Sunda menjadi sebuah filosofi yang menekankan bahwa untuk menjadi mojang jajaka dalam mencapai kemajuan dan kesuksesan hidup memerlukan keseimbangan antara kebersihan fisik dan spiritual, serta kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.

Paguyuban Mojang & Jajaka Kota Banjar sendiri sudah ada sebelum kota banjar berdiri meskipun waktu itu dari sejarahnya masuk kedalam bagian paguyuban mojang jajaka kabupaten ciamis namun seiring dengan pemekaran kota banjar dari kabupaten ciamis dari situlah muncul beberapa orang yang peduli serta membawa nama mojang jajaka pertama ke kota banjar yaitu Atet Handiyana beserta beberapa rekan lainnya, mereka secara bersama-sama dengan spirit pembangunan banjar setelah berpisah dari kabupaten ciamis mereka bergerak untuk mempopulerkan nama mojang jajaka di kota banjar hingga generasi ke generasi saat ini mojang jajaka terus ada.

namun sangat miris disaat perjuangan para pembawa nama mojang jajaka ke kota banjar pertama orang-orang yang dulu mempopulerkan moka ke banjar dilupakan oleh generasi moka saat ini, disaat pasanggiri merupakan hajatan dari mojang jajaka itu sendiri para senior/pupuhu moka sama sekali tidak diberitanu bahkan tidak diundang dalam acara grand final mojang jajaka yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 mei 2024 di Aula Somahna Bagja Dibuana atau di Kantor Walikota Banjar.

Tentu ini bertolak belakang dengan sikap-sikap yang harus ditanamkan para mojang jajaka dimana mereka juga harus bisa menjadi agen perubahan yang bisa menghormati nilai-nilai luhur & norma. apalagi melihat dari tema pasanggiri kali ini temanya sangat filosofis yaitu Sétra Perçéka tetapi disayangkan para pengurus paguyuban mojang jajaka tidak merefleksikan arti dari tema pasanggiri tersebut.

Mojang Jajaka merupakan sebuah wadah yang didalamnya merupakan generasi muda yang mempunyai peran penting dalam menjaga serta mempromosikan budaya serta tradisi yang ada di daerah selain itu peran mojang jajaka juga sebagai duta pariwisata yang dimana mereka harus bisa mempromosikan pariwisata yang ada di suatu kota, karna mojang jajaka merupakan perwujudan dari generasi muda dari suatu daerah. dan saat ini Mojang Jajaka juga berperan penting dalam mempromosikan ekonomi kreatif di suatu daerah.

tapi saat ini sangat disayangkan setelah banyak pasanggiri dari tahun ke tahun untuk mencetak generasi baru mojang jajaka mereka sama sekali tidak menghargai sejarah moka ketika dibawa ke banjar sering dengan berjalannya pemekaran kota banjar dari kabupaten ciamis, pasti generasi moka saat ini tidak tau secara sejarah mojang jajaka pertama ke kota banjar seperti apa & perjuangan agar mojang jajaka bisa hadir di kota banjar.tm


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana tahun 2024 yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan paparkan konsep berkelanjutan.

Seperti halnya apa yang diungkapkan Sekda, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, bahwa “Konsep pembangunan yang berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kesejahteraan generasi masa depan. Dalam konteks ini, pentingnya aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup sebagai pilar utama pembangunan,” demikian diungkapnya dalam Rakerda DPPKBP3A, bertempat di RM Mayang, Rabu (15/5/2024).

Lanjutnya, pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai landasan strategis dalam meningkatkan kemampuan produktif masyarakat. Termasuk pembangunan manusia yang mencakup upaya meningkatkan pilihan-pilihan penduduk. Misalnya, hidup sehat, pendidikan, akses terhadap sumber ekonomi, pemberdayaan politik dan hak asasi manusia.

“Dalam konteks pembangunan manusia yang berwawasan kependudukan, memperkenalkan konsep pembangunan berbasis masyarakat, di mana penduduk bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subyek yang aktif terlibat dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi program-program pembangunan,” ujar Dian.

Sementara, Kepala DPPKBP3A Kab. Kuningan, Drs H Uca Somantri MSi, mengemukakan, ada lima isu kunci terkait kependudukan, termasuk pertumbuhan populasi, peningkatan jumlah remaja, dan perubahan demografi. Hal itu menjadi dasar bagi perumusan kebijakan dan program-program pembangunan di masa mendatang.

“Dalam konteks keberhasilan program Keluarga Berencana (KB), bahwa Kabupaten Kuningan berhasil memasuki posisi Bonus Demografi, di mana rasio ketergantungan penduduk terus menurun, menciptakan peluang bagi percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Uca.

Lebih lanjut dikatakan, merinci enam sub urusan terkait pembangunan keluarga berencana dan pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, yang mencakup aspek kualitas hidup perempuan, pemenuhan hak anak, dan perlindungan perempuan, sebagai prioritas dalam agenda pembangunan Kabupaten Kuningan.

“Untuk itu, pentingnya memenuhi syarat-syarat untuk menikmati bonus demografi, seperti peningkatan kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, dan tabungan, sebagai langkah krusial dalam memastikan kelangsungan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Kuningan,” papar Uca.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Fazar Supriadi Sentosa, SH, Kepala DPPKB3A Drs. H. Uca Somantri, M.Si, Kadinkes Kuningan dr. Hj. Susi Lusiyanti, MM dan undangan lainnya. (Iwan)


KUNINGAN | JABARCENNA.COM,- Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat menerima Rp. 87 Miliar untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan TA 2024 dari pemerintah pusat. Agar penyerapannya tepat guna, Pemkab Kuningan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi dan pendampingan penyaluran DAK kepada para Sekolah jenjang Paud, SD, dan SMP se-Kabupaten Kuningan di Hotel Horizon Sangkanurip, Rabu (15/03/2024).

PJ Bupati Kuningan, Iip Hidajat mengapresiasi langkah Disdikbud Kuningan yang terus konsen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengupayakan DAK fisik dari pusat sehingga mengalami kenaikan.

“Apresiasi kepada Disdikbud Kuningan karena tahun ini DAK Fisik mengalami kenaikan mencapai lebih dari 40 persen dibanding tahun lalu. Hal ini merupakan upaya kita untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kuningan” Ujar Iip.


Iip menyebutkan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mengarahkan para Kepala Sekolah dapat mempergunakan DAK Fisik dengan bertanggung jawab serta mematuhi koridor hukum yang berlaku.

“Saudara sekalian harus bertanggung jawab kepada Negara atas tugas yang diberikan kepada anda hari ini. Gunakan DAK Fisik ini untuk meningkatkan sarana dan prasarana Pendidikan yang menunjang peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Semuanya mesti transparan” Kata Iip.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kuningan UU Kusmana menyampaikan tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang DAK Fisik sehingga meningkatkan pemahaman mengenai mekanisme dan prosedur mulai dari perencanaan, pengusulan, penetapan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi.

“Selain itu diharapkan juga dapat meningkatkan akuntabilitas dan transfaransi sehingga mencegah terjadinya penyalahgunaan dana DAK fisik” Kata U. kusmana.


Menurutnya, dengan nominal Rp87,7 miliar DAK Fisik Pendidikan Kuningan 2024, akan terbagi ke dalam 3 sub bidang. Yaitu sub bidang PAUD Rp5.216.833.000 untuk alokasi 12 TK Negeri, PKBM dan SKB. Kemudian sub bidang SD Rp60.913.404.000 untuk 45 SD, tersebar di 45 desa dalam 25 kecamatan. Terakhir sub bidang SMP Rp21.661.749.000 untuk SMP Negeri.

“DAK ini untuk rehab dan pembangunan ruang kelas, ruang perpustakaan, laboratorium, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU, ruang UKS, dan rehab toilet,” sebut Kepala Disdikbud Kuningan, U Kusmana, usai Sosialisasi DAK Fisik Pendidikan 2024.

Selain rehab, DAK Fisik Pendidikan juga diperuntukan bagi pembangunan area bermain sekolah, ruang praktek, pengadaan alat multimedia., alat permainan edukatif, peralatan lab IPA, peralatan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan pengadaan alat keterampilan. (Angga/wn)
Diberdayakan oleh Blogger.