Aplikasi SMARTDIKDAS Dilaunching, Kadisdik Banjar : Semua Terintegrasi Dalam Satu Laman


BANJAR | JABARCENNA.COM,- Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Suryana,S.Pd.,M.H., bersama Sekretaris Daerah Kota Banjar, Dr. H. Soni Harison, AP., S. Sos., M. Si., menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Launching Aplikasi SMARTDIKDAS yang bertempat di SMPN 1 Banjar, Rabu (11/10).

SMART DIKDAS (Sistem Elektronik Mutasi Peserta Didik Terpadu Pendidikan Dasar) merupakan inovasi dari Dinas Pendidikan Kota Banjar. SMARTDIKDAS dirancang untuk membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan data dan informasi terkait pendidikan dasar. Dengan adanya SMARTDIKDAS, proses administrasi dan pengelolaan data d iDinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar dapat dilakukan secara digital, menggantikan metode manual yang lebih lambat dan rentan terhadap kesalahan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar mengatakan bahwa SMARTDIKDAS adalah sebuah solusi digitalisasi yang bertujuan untuk melakukan reformasi birokrasi di bidang pendidikan dasar (DIKDAS) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar.

"Sesuai dengan brand yang disematkan, SMART DIKDAS pada awal pengembangannya akan berorientasi pada pelayanan mutasi (pindah atau melanjutkan). Tetapi, pada proses perancangan lebih lanjut pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga untuk hal-hal lainnya, yaitu PPDB Online, rekomendasi studi lapangan, informasi pendidikan, regulasi, undangan, petunjuk teknis, dan hal-hal lainnya. Melalui SMARTDIKDAS, semuanya terintegrasi dalam satu laman."jelas Kadisdik.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar dalam sambutanya mengapresiasi dengan lahirnya Aplikasi SMARTDIKDAS di Kota Banjar. Menurutnya dengan adanya aplikasi ini diharapkan mampu memberi kemudahan untuk para orang tua didik baru yang dapat di akses oleh semua orang secara transfaran.

"Dengan adanya sistem digital ini, informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui platform online yang disediakan oleh SMARTDIKDAS. Salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan adalah adanya permasalahan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru berdasarkan zonasi, hal ini terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Saya berharap Dengan, SMARTDIKDAS dapat menjadi solusi yang efektif dalam digitalisasi dan reformasi birokrasi di bidang pendidikan dasar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar."pungkas Wakil Wali Kota.tm